Sep 18, 2026
Hukum

SEOUL — Menhan Korsel Melawat ke Kroasia Bahas Kesepakatan Roket Chunmoo

Menteri Pertahanan Korea Selatan, Ahn Gyu-back, dijadwalkan melakukan kunjungan kerja resmi ke Kroasia pekan ini. Langkah diplomasi tingkat tinggi ini dila

SEOUL — Menhan Korsel Melawat ke Kroasia Bahas Kesepakatan Roket Chunmoo

Menteri Pertahanan Korea Selatan, Ahn Gyu-back, dijadwalkan melakukan kunjungan kerja resmi ke Kroasia pekan ini. Langkah diplomasi tingkat tinggi ini dilakukan dalam rangka mematangkan proses negosiasi final terkait ekspor sistem peluncur roket ganda (MLRS) canggih K239 Chunmoo buatan industri pertahanan Negeri Ginseng tersebut.

Kunjungan Ahn ke Zagreb mempertegas ekspansi agresif Seoul dalam memenetrasi pasar alutsista kawasan Eropa Tengah dan Timur. Setelah sukses mengamankan kontrak senilai miliaran dolar AS dengan Polandia dan Rumania, Korea Selatan kini membidik Kroasia sebagai mitra strategis baru guna memperkuat lini pertahanan artileri negara anggota NATO tersebut.

Kronologi dan Agenda Utama Diplomasi Pertahanan

Rangkaian kunjungan Menhan Ahn Gyu-back ke Kroasia akan berfokus pada pembahasan teknis, jadwal pengiriman, serta skema pendanaan alutsista. Berikut adalah tahapan agenda penting yang dijadwalkan berlangsung selama lawatan tersebut:

  1. Pertemuan bilateral dengan Menteri Pertahanan Kroasia untuk menyelaraskan persepsi keamanan regional.
  2. Presentasi kapabilitas operasional serta keunggulan teknologi sistem peluncur roket K239 Chunmoo.
  3. Diskusi transfer teknologi awal serta dukungan perawatan jangka panjang (MRO) bagi militer Kroasia.
  4. Penandatanganan kerangka kesepakatan awal (MoU) kerja sama industri pertahanan bilateral.

Sistem K239 Chunmoo menjadi salah satu komoditas ekspor pertahanan unggulan Korea Selatan karena kemampuannya menembakkan berbagai jenis kaliber amunisi, mulai dari roket tanpa pemandu hingga rudal taktis berakurasi tinggi dengan jangkauan lebih dari 200 kilometer.

Analisis Strategis: Daya Tarik Alutsista Korea Selatan

Keputusan Kroasia untuk melirik sistem persenjataan Korea Selatan tidak lepas dari dinamika geopolitik Eropa pasca-konflik Ukraina. Banyak negara Eropa yang berupaya melakukan modernisasi alutsista secara cepat namun terkendala antrean produksi industri pertahanan Barat yang cukup panjang.

"Korea Selatan menawarkan kombinasi yang sangat sulit ditandingi oleh produsen lain: kapasitas produksi yang masif, waktu pengiriman yang sangat cepat, serta fleksibilitas dalam transfer teknologi," ungkap Kim Dong-yub, analis senior dari Institute for Far Eastern Studies di Seoul.

Berikut adalah perbandingan ringkas antara sistem K239 Chunmoo dengan standar sistem artileri roket konvensional yang kerap menjadi pertimbangan negara pembuat keputusan:

Parameter Evaluasi K239 Chunmoo (Korea Selatan) Sistem Artileri Konvensional
Jarak Tembak Maksimal 80 km hingga 290 km 30 km hingga 70 km
Kapasitas Peluncuran 12 Roket / 2 Rudal Taktis 6 Roket Standar
Estimasi Waktu Pengiriman 12 - 18 Bulan 36 - 48 Bulan
Fleksibilitas Amunisi Multi-kaliber (230mm, 239mm, KTSSM) Tunggal / Terbatas

Implikasi Geopolitik dan Target Ekspor Industri Seoul

Pemerintah Korea Selatan di bawah kepemimpinan Presiden Yoon Suk-yeol telah menetapkan target ambisius untuk menjadi eksportir senjata terbesar ke-4 di dunia pada tahun 2027. Kesepakatan potensi ekspor Chunmoo ke Kroasia, yang diperkirakan bernilai hingga US$ 500 juta, akan semakin memperkokoh posisi Seoul di pasar pertahanan global.

"Kerja sama pertahanan antara Korea Selatan dan negara-negara Eropa Central-Timur bukan lagi sekadar transaksi jual-beli senjata biasa, melainkan pembentukan fondasi kemitraan strategis jangka panjang yang saling menguntungkan," mengutip pernyataan resmi Kementerian Pertahanan Korea Selatan.

Jika kesepakatan ini terealisasi, Kroasia akan menjadi negara Eropa kedua setelah Polandia yang mengoperasikan sistem Chunmoo. Langkah ini sekaligus memperkuat interoperabilitas standar pertahanan modern di kawasan tersebut di tengah ketidakpastian lanskap keamanan global saat ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User