Sep 18, 2026
Hukum

DENPASAR — Peresmian Puskesmas Ramah Ibu-Anak Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026

Upaya Pemerintah Kota Denpasar dalam memprioritaskan kesehatan ibu dan anak memasuki babak baru yang penuh dengan persiapan matang. Bangunan fisik yang ber

DENPASAR — Peresmian Puskesmas Ramah Ibu-Anak Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026

Upaya Pemerintah Kota Denpasar dalam memprioritaskan kesehatan ibu dan anak memasuki babak baru yang penuh dengan persiapan matang. Bangunan fisik yang berdiri kini menjanjikan peningkatan mutu layanan kesehatan dasar bagi warga ibu kota Provinsi Bali tersebut. Kendati fisik bangunan telah rampung, operasional penuh Puskesmas Ramah Ibu dan Anak ini dipastikan harus sedikit bergeser dari rencana awal demi melengkapi sarana dan prasarana pendukung yang memadai.

Keputusan penundaan peresmian ini diambil agar fasilitas pelayanan publik tersebut benar-benar siap beroperasi secara paripurna saat diluncurkan. Seluruh kesiapan medis, mulai dari alat peraga, fasilitas pendukung, hingga administrasi pengadaan instrumen medis mutakhir harus dipastikan rampung secara legal dan transparan melalui skema anggaran daerah.

Menunggu Anggaran Perubahan untuk Fasilitas Maksimal

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menegaskan bahwa penyesuaian jadwal peresmian sangat bergantung pada mekanisme alokasi dana dalam penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026. Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri Sidang Paripurna DPRD Kota Denpasar pada Kamis, 17 September 2026.

"Itu kan harus ada penetapan APBD Perubahan. Karena ada beberapa barang yang harus disiapkan di perubahan ini melalui anggaran perubahan," ujar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat memberikan keterangan resmi.

Menurut Jaya Negara, kesempurnaan pelayanan menjadi prioritas utama ketimbang ketergesaan meresmikan gedung semata. Pemkot Denpasar juga berencana mengundang Menteri Kesehatan Republik Indonesia untuk menyaksikan langsung kesiapan operasional fasilitas tersebut secara menyeluruh. “Beliau harus juga melihat kesiapan kita secara pelayanan dan juga alat-alat pendukungnya, prasarana pendukung,” tambah Wali Kota. Ia memproyeksikan target peluncuran secara resmi akan dilaksanakan pada Oktober 2026.

Skema Layanan Bertahap dan Akreditasi BPJS

Di sisi lain, mekanisme pelayanan kesehatan bagi masyarakat telah dipetakan secara bertahap. Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Anak Agung Ayu Agung Candrawati, menjelaskan bahwa pasca-peresmian pada Oktober mendatang, puskesmas akan terlebih dahulu memberikan pelayanan khusus bagi pasien umum.

Bagi masyarakat yang mengandalkan jaminan BPJS Kesehatan, pihak dinas mengimbau agar bersabar. Layanan BPJS ditargetkan baru bisa diakses secara penuh pada tahun 2028. Penundaan integrasi BPJS ini disebabkan oleh prosedur regulasi yang mewajibkan setiap fasilitas kesehatan baru melalui proses akreditasi resmi terlebih dahulu sebelum menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Kesiapan Fasilitas dan Sumber Daya Manusia

Untuk menunjang operasional harian, fasilitas kesehatan ini dibekali dengan tenaga medis yang komprehensif serta sarana penunjang tindakan darurat di lapangan.

Komponen Layanan Detail Kesiapan Fasilitas
Tenaga Medis Dokter Umum, Dokter Gigi, Perawat, Bidan, dan Analis Kesehatan
Armada Darurat 2 Unit Ambulans Siaga 24 Jam
Layanan Unggulan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED)
Akses BPJS Kesehatan Target Beroperasi Tahun 2028 (Pasca-Akreditasi)

Fokus Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

Kehadiran fasilitas Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) menjadi salah satu keunggulan utama dari puskesmas ini. Fasilitas PONED dipersiapkan khusus untuk menangani persalinan normal tanpa komplikasi secara cepat, terjangkau, dan aman bagi ibu maupun bayi yang baru lahir.

Dengan sinergi antara kesiapan anggaran di APBD Perubahan 2026 dan pemenuhan tenaga medis profesional, Pemkot Denpasar optimistis Puskesmas Ramah Ibu dan Anak ini akan menjadi percontohan fasilitas kesehatan tingkat pertama yang responsif, inklusif, dan berkualitas tinggi di Pulau Dewata.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User