Sekelompok Orang Mengaku Keluarga Saksi Partai Demokrat Mengamuk di Gedung MK

JAKARTA — Sekelompok orang yang mengaku sebagai anggota keluarga Sulaiman, saksi yang dihadirkan Partai Demokrat dalam sidang sengketa hasil Pemilihan Presiden 2014, mengamuk di Gedung I Mahkamah Ko...

Sekelompok Orang Mengaku Keluarga Saksi Partai Demokrat Mengamuk di Gedung MK

JAKARTA — Sekelompok orang yang mengaku sebagai anggota keluarga Sulaiman, saksi yang dihadirkan Partai Demokrat dalam sidang sengketa hasil Pemilihan Presiden 2014, mengamuk di Gedung I Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu. Peristiwa tersebut terjadi di tengah berlangsungnya sidang lanjutan perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) presiden dan wakil presiden yang dipimpin Ketua MK Hamdan Zoelva.

Berdasarkan pantauan di lokasi, keributan bermula ketika sejumlah orang itu tiba di area gedung dan menyampaikan protes dengan suara keras. Mereka menuntut penjelasan terkait kesaksian Sulaiman yang dinilai telah merugikan pihak keluarga. Suasana sempat tidak kondusif karena teriakan mereka terdengar hingga ke sejumlah ruangan di Gedung I MK.

"Mereka datang dan mengaku sebagai keluarga saksi. Situasi sempat memanas, tetapi petugas langsung menenangkan mereka agar tidak mengganggu jalannya persidangan," kata seorang petugas pengamanan internal MK di Jakarta, Rabu.

Kronologi Kericuhan

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kelompok tersebut masuk ke kawasan gedung MK dengan mengikuti prosedur pemeriksaan seperti pengunjung sidang lainnya. Namun, setibanya di dalam, mereka langsung menanyakan keberadaan Sulaiman dan menyatakan keberatan atas keterangan yang disampaikan saksi tersebut dalam persidangan.

Emosi kelompok itu meningkat ketika permintaan mereka untuk bertemu langsung dengan Sulaiman tidak dapat dipenuhi petugas. Beberapa di antaranya berteriak dan memukul-mukulkan tangan, sehingga menarik perhatian pengunjung sidang serta awak media yang sedang meliput jalannya persidangan.

"Kami meminta mereka menyampaikan aspirasi dengan tertib. Semua pihak harus menghormati proses hukum yang sedang berjalan di Mahkamah Konstitusi," ujar petugas tersebut.

Petugas Keamanan Bertindak Cepat

Petugas pengamanan dalam Gedung MK langsung mendekati kelompok itu dan meminta mereka menenangkan diri. Sejumlah personel kepolisian yang berjaga di kawasan MK juga turut membantu proses pengamanan agar kericuhan tidak meluas.

Setelah dilakukan dialog selama beberapa waktu, kelompok yang mengaku keluarga Sulaiman itu akhirnya bersedia menurunkan tensi protesnya. Petugas kemudian meminta mereka meninggalkan area persidangan agar tidak mengganggu jalannya pemeriksaan saksi-saksi yang masih berlangsung di ruang sidang utama.

Sejumlah pengunjung sidang yang berada di lokasi mengaku sempat terkejut dengan teriakan yang terdengar. Namun, mereka menilai respons petugas cukup cepat sehingga kegaduhan tidak berlangsung lama.

Tidak ada korban jiwa maupun kerusakan berarti dalam peristiwa ini. Petugas juga tidak melakukan penahanan terhadap anggota kelompok tersebut karena situasi berhasil dikendalikan melalui pendekatan persuasif.

Persidangan Tetap Berlangsung

Meski sempat diwarnai kericuhan, jalannya sidang PHPU presiden dan wakil presiden di ruang sidang utama Gedung MK tetap berlangsung sesuai jadwal. Majelis hakim konstitusi melanjutkan agenda pemeriksaan keterangan saksi dan ahli yang dihadirkan para pihak.

Sebagaimana diketahui, MK tengah memeriksa permohonan yang diajukan pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa terhadap penetapan hasil rekapitulasi Pemilihan Presiden 2014 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dalam proses persidangan, pemohon menghadirkan sejumlah saksi untuk membuktikan dugaan pelanggaran yang mereka sampaikan.

Sulaiman merupakan salah satu saksi yang keterangannya didengar majelis hakim. Dalam kesaksiannya, ia menyampaikan sejumlah hal terkait pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di daerah tempatnya bertugas. Keterangan itulah yang kemudian memicu reaksi keras dari sejumlah orang yang mengaku sebagai anggota keluarganya.

Mahkamah Konstitusi merupakan lembaga negara yang menjaga ketertiban pelaksanaan sidang secara ketat. Setiap pihak yang hadir diwajibkan mematuhi tata tertib, baik di dalam ruang sidang maupun di seluruh kawasan gedung.

Hingga sore hari, situasi di kawasan Gedung MK dilaporkan telah kembali kondusif. Aktivitas persidangan dan pelayanan di gedung tersebut berjalan normal seperti semula. Petugas keamanan menyatakan akan meningkatkan pengawasan terhadap setiap pengunjung sidang guna mencegah terulangnya peristiwa serupa di kemudian hari.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User