Seberapa Besar Anggaran MBG yang Bakal Dipangkas? Ini Kata Waka BGN
Jakarta - Pemerintah tengah mengkaji ulang alokasi anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu flagship program administrasi Prabowo Subianto. Hal ini diungkapkan oleh W
Jakarta - Pemerintah tengah mengkaji ulang alokasi anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu flagship program administrasi Prabowo Subianto. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Agustina Arumsari, yang akhirnya membuka suara terkait kabar adanya pemangkasan dana dalam jumlah besar untuk program yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia tersebut.
Dalam keterangan resmi yang diterima Apaberita.com, Arumsari membenarkan bahwa pihaknya kini tengah melakukan efisiensi dan refocusing anggaran. Meski begitu, ia enggan membeberkan angka pasti terkait besaran pemangkasan yang akan dilakukan hingga proses internal diselesaikan.
"Ya benar, kami sedang melakukan efisiensi atau refocusing anggaran. Angka pastinya menyusul," ujar Arumsari kepada wartawan, Sabtu (27/6/2026).
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan isu yang berkembang pesat di tengah upaya pemerintah untuk mengoptimalkan penggunaan dana negara. Program MBG sendiri merupakan salah satu program prioritas yang menargetkan jutaan siswa sekolah dan kelompok masyarakat rentan gizi di seluruh penjuru Tanah Air. Dengan adanya kebijakan efisiensi anggaran, publik pun menanti detail teknis mengenai sejauh mana refocusing akan berdampak pada cakupan layanan, jumlah penerima manfaat, serta kualitas nutrisi yang disalurkan.
Sementara itu, kabar efisiensi anggaran MBG muncul tak lama setelah berkembangnya berbagai keluhan dari masyarakat terkait dihentikannya sementara program MBG selama masa libur sekolah. Berdasarkan laporan media kami, Kantor Staf Presiden (KSP) diketahui telah menerima sejumlah aspirasi dan keluhan warga mengenai dampak sosial yang timbul akibat penghentian layanan nutrisi tersebut di tengah komunitas penerima manfaat yang mengandalkan asupan bergizi dari program pemerintah.
Menanggapi dinamika tersebut, pihak BGN menegaskan bahwa proses refocusing anggaran masih dalam tahap pembahasan internal yang cermat. Keputusan final terkait besaran anggaran serta mekanisme penyaluran yang disesuaikan diharapkan dapat segera diumumkan kepada publik dalam waktu dekat. Masyarakat dihimbau untuk menunggu kejelasan resmi agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait nasib program yang menjadi harapan besar bagi generasi muda Indonesia dalam memperoleh asupan gizi yang memadai dan berkelanjutan.
Comments (0)