Samsung Galaxy S26 Ultra Hadirkan Fitur AI Photo Assist
SEOUL — Samsung Electronics resmi memperkenalkan Galaxy S26 Ultra dalam acara Galaxy Unpacked yang digelar di Seoul, Korea Selatan, Rabu (15/1/2026). Pener
SEOUL — Samsung Electronics resmi memperkenalkan Galaxy S26 Ultra dalam acara Galaxy Unpacked yang digelar di Seoul, Korea Selatan, Rabu (15/1/2026). Penerus lini flagship ini membawa sejumlah peningkatan signifikan, dengan fokus utama pada kemampuan kecerdasan buatan (AI) yang lebih terintegrasi ke dalam pengalaman fotografi mobile.
Salah satu fitur yang menjadi sorotan adalah AI Photo Assist, sebuah sistem pengeditan berbasis kecerdasan buatan generatif yang memungkinkan pengguna melakukan manipulasi gambar kompleks hanya dengan perintah teks atau gestur sederhana. Fitur ini merupakan evolusi dari Galaxy AI yang diperkenalkan pada seri S24, kini hadir dengan pemrosesan on-device yang lebih cepat dan akurat.
“Kami ingin memberikan kebebasan kreatif tanpa batas bagi pengguna. AI Photo Assist bukan sekadar filter atau alat pengeditan biasa — ia memahami konteks gambar secara mendalam dan memberikan hasil yang natural dalam hitungan detik,” ujar TM Roh, President and Head of Mobile eXperience Business Samsung Electronics.
Kemampuan AI Photo Assist
AI Photo Assist pada Galaxy S26 Ultra mampu melakukan sejumlah tugas pengeditan yang sebelumnya hanya bisa dilakukan oleh profesional menggunakan perangkat lunak desktop. Fitur-fitur tersebut meliputi:
- Object Relighting: Mengubah arah dan intensitas pencahayaan pada subjek tertentu tanpa memengaruhi elemen lain dalam frame.
- Generative Fill & Expand: Memperluas area gambar di luar batas asli, di mana AI akan mengisi area kosong dengan konten yang sesuai secara kontekstual.
- Style Transfer Presets: Menerapkan gaya visual dari lukisan terkenal atau fotografer legendaris ke foto pribadi, disesuaikan secara adaptif dengan komposisi gambar.
- Portrait Depth Remapping: Mengatur ulang depth of field setelah foto diambil, termasuk memindahkan titik fokus dan mengubah intensitas bokeh.
Seluruh pemrosesan AI Photo Assist berjalan pada chipset Exynos 2600 (untuk pasar global) atau Snapdragon 8 Gen 5 for Galaxy (pasar tertentu), dengan Neural Processing Unit (NPU) yang diklaim 40% lebih cepat dibandingkan generasi sebelumnya. Samsung menegaskan bahwa pemrosesan dilakukan sepenuhnya on-device, sehingga data gambar tidak meninggalkan perangkat kecuali pengguna secara eksplisit memilih opsi cloud processing untuk tugas yang sangat berat.
Spesifikasi Kamera dan Perangkat Keras
Galaxy S26 Ultra mempertahankan konfigurasi quad-camera dengan peningkatan signifikan pada sensor utama. Kamera utama menggunakan sensor ISOCELL HP6 200MP dengan ukuran piksel 0,64μm dan kemampuan pixel binning 16-in-1 untuk menghasilkan gambar 12,5MP dalam kondisi minim cahaya. Kamera telefoto periskop kini mendukung zoom optik 10x dengan peningkatan aperture menjadi f/2.8, sementara kamera ultrawide 50MP baru memiliki sudut pandang 120 derajat dengan koreksi distorsi berbasis AI.
Perangkat ini dibekali baterai 5.500mAh — meningkat 500mAh dari S25 Ultra — dengan dukungan pengisian cepat 65W kabel dan 25W nirkabel. Layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,9 inci dengan refresh rate adaptif 1-144Hz dan kecerahan puncak mencapai 3.200 nits.
Ketersediaan dan Harga
Galaxy S26 Ultra akan tersedia dalam tiga varian warna saat peluncuran awal: Titanium Black, Titanium Gray, dan Titanium Blue. Samsung mengonfirmasi pre-order dimulai pada 22 Januari 2026, dengan ketersediaan di toko mulai 5 Februari 2026. Harga untuk pasar Indonesia diproyeksikan mulai dari Rp22.999.000 untuk varian 12GB/512GB, dan Rp26.999.000 untuk varian 16GB/1TB.
Comments (0)