Oct 09, 2026
Politik

SalamAir Terbang Perdana Muscat-Medan, Pemerintah Optimistis Wisman Timur Tengah Meningkat

DELI SERDANG — Pemerintah Indonesia resmi memperkuat konektivitas internasional melalui penerbangan perdana maskapai SalamAir dengan rute Muscat–Medan. Pesawat tersebut mendarat di Bandar Udara In...

SalamAir Terbang Perdana Muscat-Medan, Pemerintah Optimistis Wisman Timur Tengah Meningkat

DELI SERDANG — Pemerintah Indonesia resmi memperkuat konektivitas internasional melalui penerbangan perdana maskapai SalamAir dengan rute Muscat–Medan. Pesawat tersebut mendarat di Bandar Udara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, yang menandai dibukanya jalur udara langsung antara Kesultanan Oman dan Indonesia bagian barat. Pembukaan rute ini ditetapkan sebagai bagian dari upaya strategis memperluas pasar wisatawan mancanegara, khususnya dari kawasan Timur Tengah.

Penerbangan Perdana dan Penyambutan Resmi

Kedatangan pesawat perdana SalamAir di Kualanamu disambut melalui seremoni resmi yang melibatkan perwakilan pemerintah pusat, pemerintah daerah, otoritas bandara, serta jajaran manajemen maskapai. Dalam acara tersebut, pemerintah menegaskan bahwa pembukaan rute ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian penjajakan kerja sama penerbangan yang telah dibahas dalam forum bilateral antara Indonesia dan Oman.

“Pembukaan rute Muscat–Medan ini adalah keputusan strategis yang kami sambut baik. Ini bukan sekadar penerbangan baru, melainkan jembatan yang menghubungkan dua kawasan dengan potensi ekonomi dan pariwisata yang besar,” ujar seorang pejabat pemerintah yang hadir dalam seremoni penyambutan, sebagaimana disampaikan dalam keterangan resminya.

Menurut penjelasan yang disampaikan dalam acara tersebut, pemilihan Kualanamu sebagai titik pendaratan didasarkan pada posisi strategis bandara itu sebagai pintu gerbang utama Pulau Sumatra. Infrastruktur bandara dinilai telah memenuhi standar internasional untuk melayani penerbangan jarak menengah dari kawasan Teluk.

Dampak terhadap Kunjungan Wisatawan Mancanegara

Pemerintah menyatakan optimismenya bahwa rute ini akan mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan mancanegara asal Timur Tengah. Kawasan Sumatra Utara dan sekitarnya dinilai memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan dari negara-negara Teluk, mulai dari destinasi alam Danau Toba, kekayaan kuliner, hingga potensi wisata halal yang terus dikembangkan.

Selain aspek pariwisata, sambungan udara langsung ini juga diproyeksikan memperlancar arus kunjungan bisnis, kunjungan keluarga, serta aktivitas keagamaan dan pendidikan. Selama ini, penumpang dari Oman dan sekitarnya harus transit di beberapa hub penerbangan sebelum tiba di Sumatra Utara, sehingga biaya dan waktu tempuh menjadi lebih tinggi.

“Dengan adanya penerbangan langsung, waktu tempuh menjadi lebih efisien dan biaya perjalanan lebih kompetitif. Ini akan berdampak langsung pada peningkatan angka kunjungan,” kata pejabat tersebut menambahkan.

Pemerintah juga menyoroti pentingnya sinergi antara maskapai, pengelola bandara, pelaku industri pariwisata, dan pemerintah daerah dalam memastikan okupansi penerbangan tetap terjaga. Berbagai promosi destinasi dan paket wisata disebut akan disiapkan untuk mengisi kursi pesawat pada tahap awal pengoperasian.

Penguatan Hubungan Bilateral Indonesia-Oman

Pembukaan rute ini dipandang sebagai langkah konkret dalam mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Oman. Kedua negara memiliki kepentingan ekonomi yang saling melengkapi, terutama di sektor perdagangan, energi, dan pariwisata. Kehadiran konektivitas udara langsung dinilai akan mempermudah komunikasi bisnis dan mempercepat realisasi peluang investasi.

Dalam jangka panjang, pemerintah berharap rute Muscat–Medan dapat berkembang menjadi jalur yang berkelanjutan dan mendorong pembukaan rute-rute baru dari kawasan Timur Tengah ke berbagai kota di Indonesia. Hal ini sejalan dengan target nasional untuk meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap produk domestik bruto serta menciptakan lapangan kerja di daerah.

Sejumlah pihak menilai keberhasilan rute ini akan sangat bergantung pada konsistensi promosi, kualitas layanan, dan kemudahan akses dari bandara menuju destinasi wisata unggulan. Pemerintah daerah diminta aktif memfasilitasi transportasi lanjutan serta menyiapkan amenitas yang ramah bagi wisatawan mancanegara.

Dengan disahkannya operasional penerbangan perdana ini, Indonesia menegaskan komitmennya membuka diri terhadap pasar global. Pemerintah akan terus menindaklanjuti kerja sama dengan berbagai maskapai internasional guna memperluas jaringan konektivitas dan memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi utama di Asia Tenggara.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User