Saham JELI dan JECK Langsung Mentok ARA di Hari Pertama Pencatatan
Dua perusahaan baru resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia hari ini. PT Niramas Utama Tbk (JELI) dan PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECK) menjadi emiten kedua dan ketiga yang tercatat se
Dua perusahaan baru resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia hari ini. PT Niramas Utama Tbk (JELI) dan PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECK) menjadi emiten kedua dan ketiga yang tercatat sepanjang tahun 2026.
Pada pembukaan perdagangan pagi tadi, saham JELI langsung melonjak menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA) sebesar 25% ke level Rp 1.125 per lembar. Sementara saham JECK nyaris menyentuh ARA dengan kenaikan 24,8% ke harga Rp 1.560 per saham.
Keduanya langsung diserbu investor begitu jam perdagangan dibuka, mencerminkan minat pasar yang tinggi terhadap dua emiten baru ini.
Dalam aksi korporasi IPO ini, JELI melepas sebanyak 266 juta saham baru. Jumlah tersebut setara dengan 21,01% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah pencatatan. Dari hasil penawaran umum, JELI berhasil meraih dana segar sebesar Rp 239,4 miliar yang akan digunakan untuk mendukung rencana pengembangan usaha ke depan.
Penguatan tajam pada saham JELI dan JECK ini tidak terlepas dari prospek bisnis kedua perusahaan yang bergerak di sektor yang sama, yaitu industri pengolahan dan distribusi produk makanan. Investor tampaknya optimistis terhadap kinerja kedua emiten ini di tengah tren konsumsi masyarakat yang terus bertumbuh.
Pantauan Apaberita.com, saham kedua emiten ini diperkirakan masih akan melanjutkan penguatan pada sesi perdagangan berikutnya mengingat tingginya permintaan beli yang belum sepenuhnya terpenuhi. Namun, investor tetap diimbau untuk selalu berhati-hati dan mempertimbangkan risiko sebelum mengambil keputusan investasi.
Comments (0)