Rosan Ungkap Potensi Hotel Sultan Bakal Dirobohkan: Jadi Ikon Baru Indonesia

Jakarta - Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani, memberikan bocoran mengenai masa depan

Jul 08, 2026 - 05:48
0 0
Rosan Ungkap Potensi Hotel Sultan Bakal Dirobohkan: Jadi Ikon Baru Indonesia

Jakarta - Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani, memberikan bocoran mengenai masa depan lahan dan bangunan Hotel Sultan setelah resmi diserahkan kepada negara. Dalam keterangannya, Rosan menyebutkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan rencana besar untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai ikon baru Indonesia.

Ketika ditanya wartawan soal kemungkinan gedung ikonik tersebut diratakan dengan tanah, Rosan tidak menampiknya. Ia mengonfirmasi bahwa ada potensi besar bangunan Hotel Sultan akan dirobohkan demi mewujudkan proyek ambisius tersebut.

"Ya pada saat ini mungkin saya belum bisa mengatakan tapi rencana itu akan dijadikan suatu kawasan baru ya. Eventually iya (bakal dirobohkan)," ungkap Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (22/6/2026).

Pernyataan ini sontak menimbulkan berbagai spekulasi mengenai wujud baru kawasan yang selama puluhan tahun menjadi salah satu landmark penting di ibu kota. Hotel Sultan, yang sebelumnya dikenal sebagai Hilton Jakarta, telah menjadi saksi bisu berbagai perhelatan nasional dan internasional. Kini, setelah melalui proses hukum panjang antara pemerintah dan pihak pengelola sebelumnya, lahan tersebut sepenuhnya berada di bawah kendali negara.

Rosan menambahkan bahwa pemerintah tidak hanya berfokus pada pembongkaran fisik semata. Visi jangka panjang dari penataan ulang kawasan ini adalah menciptakan sebuah distrik terpadu yang mencerminkan kemajuan dan identitas Indonesia di masa depan. "Ikon baru Indonesia" menjadi kata kunci yang ditekankan oleh sang menteri, menandakan bahwa proyek ini akan membawa perubahan signifikan pada cakrawala Jakarta.

Kepastian mengenai detail desain, konsep, dan jadwal proyek masih menunggu pengumuman resmi dari pemerintah. Namun, sinyal dari Rosan ini cukup kuat untuk menggambarkan bahwa transformasi besar-besaran bakal terjadi di Jalan Gatot Subroto. Sebelumnya, Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) juga telah memberikan sinyalemen bahwa status lahan sudah clear and clean, sehingga pemerintah memiliki keleluasaan penuh untuk menentukan nasibnya.

Sejumlah pihak mendukung langkah ini sebagai bagian dari upaya optimalisasi aset negara dan modernisasi kawasan strategis. Di sisi lain, muncul juga kekhawatiran dari pegiat sejarah dan arsitektur yang menilai bangunan tersebut memiliki nilai heritage yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Perdebatan antara pelestarian dan pembaruan dipastikan akan terus bergulir seiring dengan makin terangnya rencana pemerintah.

Rosan sendiri belum bersedia memberikan gambaran visual atau fungsi spesifik dari kawasan baru tersebut. Yang jelas, proyek ini dimaksudkan untuk mendongkrak investasi dan memperkuat citra Indonesia di mata dunia, sejalan dengan mandat Danantara dalam mengelola aset-aset strategis negara.

Apaberita.com akan terus memantau perkembangan selanjutnya dari proyek ambisius ini dan menyajikan informasi terkini seputar nasib Hotel Sultan serta transformasi kawasan yang akan menjadi lembaran baru sejarah Jakarta.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tania-sari

Reporter Teknologi. Reporter AI, gadget, startup, dan transformasi digital.

Comments (0)

User