Rekayasa Lalu Lintas Situasional Diterapkan di Sekitar JIS Jelang Konser Avenged Sevenfold
JAKARTA — Penutupan dan pengaturan lalu lintas secara terbatas dan situasional ditetapkan di sejumlah ruas jalan di sekitar kawasan Jakarta International Stadium (JIS) menjelang konser grup musik Av...
JAKARTA — Penutupan dan pengaturan lalu lintas secara terbatas dan situasional ditetapkan di sejumlah ruas jalan di sekitar kawasan Jakarta International Stadium (JIS) menjelang konser grup musik Avenged Sevenfold. Kebijakan tersebut disahkan sebagai langkah menindaklanjuti prediksi lonjakan volume kendaraan serta antusiasme penonton yang diperkirakan memadati arena berkapasitas besar tersebut.
Berdasarkan keputusan dalam rapat koordinasi lintas instansi, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional, bergantung pada perkembangan kepadatan arus kendaraan di lapangan. Petugas gabungan dari kepolisian, dinas perhubungan, serta pengelola kawasan ditetapkan bersiaga di titik-titik rawan kepadatan sejak beberapa jam sebelum acara dimulai hingga proses pembubaran massa usai konser.
Penutupan Bersifat Situasional dan Terbatas
Juru bicara kepolisian lalu lintas menegaskan bahwa penutupan ruas jalan tidak dilakukan secara menyeluruh, melainkan hanya pada segmen yang dinilai kritis terhadap penumpukan kendaraan. "Penutupan dan pengaturan lalu lintas dilakukan secara terbatas dan situasional di beberapa ruas jalan sekitar kawasan JIS," ujar pejabat tersebut dalam keterangan resminya, Kamis.
Ia menambahkan bahwa skema pengalihan arus disiapkan untuk mencegah kemacetan total di jalur utama menuju stadion. Pengendara dari arah dalam kota diarahkan melalui rute alternatif yang telah ditetapkan, sementara kendaraan menuju kawasan sekitar diimbau memanfaatkan jalur lingkar untuk menghindari titik padat.
Menurut data yang dihimpun, konser bertajuk besar ini diproyeksikan menarik puluhan ribu penonton dari dalam dan luar Jakarta. Angka tersebut menjadi dasar penghitungan kebutuhan rekayasa lalu lintas, termasuk pengaturan lampu lalu lintas, penyiapan kantong parkir, serta penambahan rambu pengalihan sementara di persimpangan strategis.
Rekayasa Ditopang Pengaturan Parkir dan Angkutan Umum
Selain pengaturan arus, pemerintah daerah menyatakan telah menyiapkan kantong parkir terpusat di beberapa lokasi yang terhubung dengan layanan angkutan umum. Penonton dianjurkan menggunakan moda transportasi massal guna menekan kepadatan kendaraan pribadi di sekitar stadion.
Dinas perhubungan menetapkan sejumlah titik penjemputan dan pengantaran untuk kendaraan daring agar tidak menumpuk di mulut jalan menuju arena. Petugas juga diterjunkan untuk mengatur antrean penonton pada jam kedatangan dan jam pembubaran, yang umumnya menjadi puncak kepadatan.
"Penutupan dan pengaturan lalu lintas secara terbatas dan situasional akan diterapkan di beberapa ruas jalan sekitar kawasan JIS," tegasnya.
Pihak pengelola kawasan menyatakan bahwa rekayasa ini bersifat dinamis. Artinya, apabila arus kendaraan kembali normal, penutupan dapat dibuka lebih cepat. Sebaliknya, jika terjadi penumpukan signifikan, penutupan dapat diperluas sesuai kebutuhan di lapangan.
Imbauan kepada Pengendara dan Penonton
Masyarakat diimbau memantau informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas sebelum berangkat. Pengendara yang tidak berkepentingan diminta menghindari jalur menuju JIS pada jam-jam sibuk acara untuk mengurangi beban ruas jalan sekitar.
Kepolisian juga mengingatkan pentingnya ketertiban berlalu lintas dan kepatuhan pada arahan petugas. Pelanggaran yang menghambat arus, seperti parkir liar dan berhenti sembarangan, dinyatakan akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan penetapan rekayasa lalu lintas ini, penyelenggara berharap rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar. Koordinasi antarinstansi dinyatakan terus dilakukan hingga seluruh tahapan konser selesai dan arus kendaraan kembali normal di kawasan Jakarta International Stadium.
Comments (0)