JAKARTA — Penutupan dan pengaturan lalu lintas secara terbatas dan situasional akan diterapkan di sejumlah ruas jalan di sekitar kawasan Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, menjelang penyelenggaraan konser grup musik Avenged Sevenfold. Kebijakan tersebut ditetapkan sebagai langkah antisipatif untuk mengurai kepadatan kendaraan serta menjamin keselamatan pengguna jalan selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Berdasarkan keterangan resmi yang dihimpun redaksi, rekayasa lalu lintas ini bersifat tidak permanen dan akan disesuaikan dengan kondisi arus kendaraan di lapangan. Petugas akan melakukan penutupan secara situasional pada ruas-ruas jalan tertentu apabila volume kendaraan dinilai sudah melampaui kapasitas, terutama pada jam-jam kedatangan dan kepulangan penonton.
Ruas Jalan yang Menjadi Perhatian
Sejumlah ruas jalan di sekitar kawasan JIS menjadi perhatian utama dalam pengaturan lalu lintas tersebut. Pengaturan mencakup penyesuaian arus kendaraan, pengalihan jalur, serta penempatan petugas di titik-titik rawan kepadatan. Langkah ini menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi lintas instansi yang melibatkan unsur kepolisian, dinas perhubungan, dan pengelola kawasan.
"Penutupan dan pengaturan lalu lintas secara terbatas dan situasional akan diterapkan di beberapa ruas jalan sekitar kawasan JIS," demikian pernyataan resmi yang disampaikan kepada media, Selasa (26/8/2025).
Dalam rapat koordinasi tersebut, disepakati bahwa setiap kebijakan penutupan jalur harus mempertimbangkan dampak terhadap mobilitas warga sekitar. Oleh karena itu, skema pengalihan arus dirancang agar tetap membuka akses bagi kendaraan darurat, penghuni kawasan, serta angkutan umum yang melintas.
Antisipasi Lonjakan Volume Kendaraan
Pengelola kawasan dan aparat kepolisian memperkirakan akan terjadi lonjakan volume kendaraan yang signifikan pada hari pelaksanaan konser. Ribuan penonton diprediksi menuju JIS menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Kondisi itu berpotensi menimbulkan antrean panjang di jalur-jalur utama menuju stadion.
Guna mengantisipasi hal tersebut, sejumlah rekayasa teknis disiapkan, antara lain pengaturan siklus lampu lalu lintas, penambahan rambu petunjuk arah, serta penyiapan kantong parkir di titik tertentu. Penonton diimbau memanfaatkan angkutan umum dan layanan transportasi publik yang telah disiapkan untuk mengurangi beban jalan.
Petugas juga akan menempatkan personel di simpul-simpul transportasi, seperti pintu keluar tol, persimpangan utama, dan akses masuk kawasan. Penempatan ini bertujuan memastikan arus kendaraan bergerak dan mencegah kemacetan total pada jam sibuk.
Imbauan bagi Pengguna Jalan
Masyarakat yang tidak berkepentingan dengan kegiatan konser diimbau menghindari ruas-ruas jalan menuju JIS pada jam-jam padat dan mencari jalur alternatif. Pengendara diminta mematuhi arahan petugas serta memantau informasi lalu lintas terkini melalui kanal resmi.
Bagi penonton yang tetap menggunakan kendaraan pribadi, disarankan tiba lebih awal guna menghindari penumpukan kendaraan menjelang acara dimulai. Kendaraan diarahkan menuju lokasi parkir yang telah ditetapkan agar tidak menimbulkan parkir liar di badan jalan.
Dinas terkait menegaskan bahwa seluruh kebijakan pengaturan lalu lintas bersifat dinamis. Jika kondisi arus dinilai kembali normal, penutupan jalur akan dibuka secara bertahap. Sebaliknya, apabila kepadatan meningkat, petugas dapat memperluas cakupan pengaturan sesuai kebutuhan lapangan.
Koordinasi lintas sektor terus dilakukan hingga hari pelaksanaan. Keputusan akhir mengenai pola penutupan dan pengalihan arus akan ditetapkan berdasarkan pemantauan langsung di lapangan, dengan mengutamakan keselamatan, kelancaran, dan kenyamanan seluruh pengguna jalan di kawasan JIS dan sekitarnya.
Comments (0)