Ragam Berita: Misi NASA, Lukisan Kuno, hingga Reforma Agraria
Jakarta, Apaberita – Sejumlah peristiwa penting lintas sektor terjadi dalam beberapa hari terakhir. Wahana antariksa New Horizons milik NASA kembali aktif setelah 321 hari hibernasi, siap mengirimka...
Jakarta, Apaberita – Sejumlah peristiwa penting lintas sektor terjadi dalam beberapa hari terakhir. Wahana antariksa New Horizons milik NASA kembali aktif setelah 321 hari hibernasi, siap mengirimkan data ilmiah dari jarak 9,5 miliar kilometer dari Bumi. Sementara itu, sebuah lukisan karya Jan Brueghel the Elder yang berusia lebih dari 400 tahun mengungkap perilaku langka kelelawar pemangsa burung, mendahului catatan sains modern. Di dalam negeri, PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) membukukan laba bersih Rp27,9 miliar pada tahun buku 2025 dari hasil mengelola kebun sawit seluas 1,7 juta hektare, memicu pertanyaan atas efisiensi perusahaan pelat merah. Di Nusa Tenggara Barat, Kementerian Kehutanan bersama Manggala Agni dan Masyarakat Peduli Api berjibaku memadamkan kebakaran savana seluas 1.956 hektare di Taman Nasional Tambora guna melindungi ekosistem dan ekonomi warga. Terakhir, Badan Bank Tanah (BBT) mengalokasikan sekitar 11.700 hektare tanah untuk pelaksanaan reforma agraria yang tersebar di sedikitnya 11 provinsi, dengan Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Penajam Paser Utara ditetapkan sebagai lokasi percontohan. Berikut rangkuman Apaberita.
Misi New Horizons NASA Kembali Aktif di Jarak 9,5 Miliar Kilometer
Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menegaskan bahwa wahana New Horizons telah bangun dari fase hibernasi selama 321 hari pada awal pekan ini. Wahana yang diluncurkan pada 2006 ini kini berada di wilayah Sabuk Kuiper, tepian Tata Surya, pada jarak sekitar 9,5 miliar kilometer dari Bumi. Dalam keterangan tertulisnya, pihak NASA menyatakan bahwa New Horizons akan kembali mengirimkan data ilmiah mengenai partikel bermuatan, plasma, dan debu antariksa di lingkungan yang minim gangguan dari Matahari. Misi ini merupakan kelanjutan eksplorasi setelah terbang melintasi Pluto pada 2015 dan objek Arrokoth pada 2019. Para ilmuwan meyakini data yang dikirimkan dapat memperkaya pemahaman mengenai pembentukan Tata Surya awal.
Lukisan Jan Brueghel Abad ke-17 Rekam Perilaku Langka Kelelawar
Para peneliti yang dipublikasikan pada awal 2025 mengungkap bahwa lukisan “The Animals Entering Noah’s Ark” karya Jan Brueghel the Elder yang dibuat pada 1611 mendokumentasikan kelelawar malam besar (Nyctalus lasiopterus) sedang memangsa seekor burung. Temuan ini didasarkan pada detail cengkeraman kelelawar pada tubuh burung di cabang pohon yang terlukis dengan akurat. Perilaku tersebut baru tercatat secara ilmiah pada tahun 2025 melalui pengamatan langsung oleh ornitolog. Sebelumnya, para ahli mengira kelelawar besar hanya memangsa serangga besar seperti kumbang. “Penggambaran ini menjadi bukti bahwa seniman Renaisans telah mengamati interaksi ekologis yang kompleks dan mendahului sains modern,” demikian tulis tim peneliti dalam jurnal sejarah alam terkemuka. Lukisan ini kini menjadi artefak penting yang menjembatani seni dan pengetahuan ekologi masa lalu.
Kinerja Agrinas Palma Dipertanyakan: Laba Bersih Rp27,9 Miliar dari 1,7 Juta Hektare
PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) membukukan laba bersih sebesar Rp27,9 miliar pada tahun buku 2025, angka yang dianggap janggal oleh sejumlah pengamat karena perusahaan mengelola kebun sawit seluas 1,7 juta hektare. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar di Jakarta, manajemen hanya menyampaikan laporan pendapatan dari produksi tandan buah segar dan minyak sawit mentah tanpa merinci efisiensi biaya operasional. Sebagai perbandingan, perusahaan perkebunan swasta dengan luas lahan di bawah 200 ribu hektare lazim mencetak laba bersih di atas Rp500 miliar. Kondisi ini memicu dugaan pemborosan anggaran atau tata kelola yang lemah. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui juru bicaranya menyatakan akan segera menindaklanjuti hasil RUPS. “Kami akan mengevaluasi kinerja Agrinas Palma untuk memastikan tata kelola yang baik dan memenuhi prinsip transparansi,” ujar pejabat terkait. Rencana audit kinerja dipastikan akan dilakukan dalam waktu dekat.
Kebakaran Savana di TN Tambora Meluas, 1.956 Hektare Terdampak
Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem menegaskan bahwa kebakaran savana di Taman Nasional Tambora, Nusa Tenggara Barat, hingga hari ini telah menghanguskan 1.956 hektare lahan. Tim Manggala Agni bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) dan unsur TNI/Polri masih berjibaku melakukan pemadaman darat dan udara. Kepala Balai TN Tambora menyatakan, “Kami memprioritaskan perlindungan habitat satwa endemik seperti rusa timor dan burung gosong, serta permukiman warga di sekitar kawasan.” Namun, upaya pemadaman terkendala angin kencang dan medan perbukitan yang sulit. Kebakaran savana merupakan fenomena tahunan di musim kemarau, akan tetapi luas area terbakar tahun ini tercatat lebih besar 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pihak berwenang telah menetapkan status siaga darurat dan menambah helikopter water bombing untuk mempercepat pemadaman.
Reforma Agraria: 11.700 Hektare Dialokasikan, Cianjur dan Penajam Jadi Percontohan
Badan Bank Tanah (BBT) mengalokasikan sedikitnya 11.700 hektare tanah untuk program reforma agraria pada 2025. Kepala BBT, dalam Rapat Koordinasi di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, menetapkan Kabupaten Cianjur (Jawa Barat) dan Kabupaten Penajam Paser Utara (Kalimantan Timur) sebagai lokasi percontohan. Tanah yang dialokasikan berasal dari tanah telantar, hutan produksi konversi, dan pelepasan kawasan hutan yang telah ditetapkan melalui keputusan menteri. Berdasarkan data BBT, total redistribusi tanah tahap pertama ini menyasar petani kecil, buruh tani, dan masyarakat adat. “Kami menargetkan 50.000 sertifikat diterbitkan pada akhir 2026 melalui mekanisme legalisasi aset dan redistribusi tanah yang transparan,” ujar Kepala BBT. Program ini merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2021 tentang Bank Tanah. Sebanyak 11 provinsi menjadi lokasi sasaran, antara lain Jawa Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Timur.
[TAGS]: NASA, New Horizons, Lukisan Jan Brueghel, Agrinas Palma, Kebakaran Tambora, Reforma Agraria, Berita Indonesia, Apaberita [SOCIAL_TWEET]: Ragam berita: Misi NASA New Horizons bangun di jarak 9,5 M km. Lukisan abad-17 ungkap kelelawar pemangsa burung. Laba Agrinas Palma hanya Rp27,9 M dari 1,7 juta ha. Kebakaran TN Tambora capai 1.956 ha. Reforma agraria BBT 11.700 ha. #Apaberita [SOCIAL_FB]: Lima peristiwa penting mewarnai pekan ini: wahana antariksa NASA kembali mengirim data dari tepian Tata Surya, rahasia ekologi terlukis di kanvas abad ke-17, sorotan terhadap BUMN sawit, perjuangan padamkan api di Tambora, hingga alokasi lahan reforma agraria. Simak selengkapnya di Apaberita. #NASA #Agraria #Lingkungan [SOCIAL_TG]: 📡 New Horizons NASA aktif lagi di 9,5 M km. 🦇 Lukisan Brueghel rekam kelelawar makan burung. 🌴 Agrinas Palma laba Rp27,9 M (1,7 juta ha). 🔥 1.956 ha savana Tambora terbakar. 🏞️ 11.700 ha tanah reforma agraria. Selengkapnya: Apaberita [SOCIAL_THREADS]: Dari antariksa sampai agraria: NASA bangunkan wahana legendaris, lukisan kuno simpan fakta sains, BUMN sawit dipertanyakan, kebakaran tambora meluas, dan 11.700 ha siap diredistribusi. Baca di Apaberita.
Comments (0)