Puan Maharani Terima Audiensi Parlemen Remaja Terbaik 2024 dan 2025

Ketua DPR RI Puan Maharani menerima audiensi peserta Parlemen Remaja (Parja) Terbaik tahun 2024 dan 2025 dalam pertemuan formal yang diselenggarakan di Ruang Kerja Ketua DPR, Gedung Nusantara III, Kom...

Puan Maharani Terima Audiensi Parlemen Remaja Terbaik 2024 dan 2025

Ketua DPR RI Puan Maharani menerima audiensi peserta Parlemen Remaja (Parja) Terbaik tahun 2024 dan 2025 dalam pertemuan formal yang diselenggarakan di Ruang Kerja Ketua DPR, Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (12/8/2026). Audiensi tersebut dihadiri oleh puluhan delegasi remaja terpilih yang sebelumnya telah lolos seleksi ketat melalui serangkaian uji kompetensi keparlemenan di tingkat daerah hingga nasional. Kehadiran generasi muda dalam lingkungan legislatif ini ditetapkan sebagai bagian dari program pembentukan karakter kebangsaan yang berdasarkan UU Nomor 17 Tahun 2017 tentang Perlindungan Anak serta berbagai keputusan internal DPR mengenai pengembangan demokrasi partisipatif.

Parlemen Remaja sebagai Wadah Demokrasi Partisipatif

Dalam keterangan resmi yang disampaikan usai pertemuan, dijelaskan bahwa program Parlemen Remaja bukan sekadar simulasi rapat biasa, melainkan forum edukasi legislatif yang memberikan ruang bagi siswa sekolah menengah untuk memahami proses pengambilan keputusan negara secara langsung. Para peserta yang hadir telah melalui tahapan seleksi yang melibatkan penjurian dari berbagai Fraksi di DPR RI, dengan parameter penilaian mencakup pemahaman terhadap tata tertib sidang, keterampilan argumentasi, dan kemampuan menyusun naskah akademik rancangan undang-undang.

Panitia penyelenggara menyampaikan bahwa kegiatan tahun ini mengusung tema relevan terkait peran generasi muda dalam menghadapi tantangan ketahanan nasional dan transformasi digital. Seluruh agenda disahkan melalui mekanisme Rapat Koordinasi antarfraksi yang berlangsung sebelum pelaksanaan audiensi utama. Ketua Pelaksana Parlemen Remaja 2025 menyatakan bahwa proses seleksi yang berlangsung selama tiga bulan tersebut melibatkan lebih dari 1.200 sekolah dari 34 provinsi di Indonesia.

Pesan Ketua DPR RI kepada Delegasi Remaja

"Parlemen Remaja merupakan investasi strategis bagi masa depan bangsa. Partisipasi aktif kalian dalam setiap Pleno dan komisi simulasi adalah bukti bahwa demokrasi Indonesia memiliki cadangan kualitas yang kuat," ujar Puan Maharani usai menerima audiensi.

Puan Maharani menegaskan bahwa DPR RI terus berkomitmen untuk menindaklanjuti berbagai masukan konstruktif yang muncul dari forum-forum peranakan seperti Parlemen Remaja. Ia menyatakan bahwa sejumlah rekomendasi dari peserta Parja tahun lalu telah menjadi bahan pertimbangan dalam rapat kerja panitia khusus yang membahas revisi regulasi terkait pendidikan kewarganegaraan. Menurutnya, pemahaman dini mengenai mekanisme pembentukan undang-undang akan membentuk generasi yang mampu berkontribusi secara kritis terhadap kebijakan publik.

Ketua DPR RI tersebut juga mengingatkan bahwa demokrasi yang sehat memerlukan partisipasi dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk kalangan pelajar. Ia memaparkan bahwa keputusan strategis yang diambil oleh para legislator dewasa ini akan berdampak langsung pada kondisi kehidupan generasi muda dua hingga tiga dasawarsa mendatang. Oleh karena itu, simulasi parlemen yang diikuti oleh para peserta Parja diharapkan dapat menjadi bekal intelektual dalam menyikapi dinamika kenegaraan di masa depan.

Komitmen Penguatan Peran Generasi Muda

Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Parlemen Remaja 2024 menyampaikan bahwa program ini telah berhasil melahirkan alumni yang kini aktif dalam rapat-rapat organisasi kepemudaan di tingkat kampus dan daerah. Data yang dihimpun panitia menunjukkan bahwa 78 persen alumni Parja melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi dengan fokus pada disiplin ilmu hukum tata negara, ilmu politik, dan administrasi publik. Angka tersebut menyatakan adanya korelasi positif antara paparan dini terhadap praktik legislatif dengan minat kaum muda untuk terlibat dalam dunia kebijakan.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan peserta Parlemen Remaja 2025 dari Provinsi Kalimantan Timur membacakan hasil resolusi bersama yang telah disahkan dalam sesi Pleno peserta sehari sebelum audiensi. Resolusi tersebut antara lain memuat usulan agar DPR RI secara rutin membuka akses kunjungan edukatif bagi siswa dari daerah terpencil dan perbatasan. Usulan tersebut langsung diterima dengan baik oleh Puan Maharani yang berjanji akan membawa masukan tersebut ke Rapat Koordinasi pimpinan DPR pada periode sidang mendatang.

Audiensi yang berlangsung selama kurang lebih 90 menit tersebut juga dihadiri oleh staf ahli Sekretariat Jenderal DPR, perwakilan Badan Legislasi, serta anggota Tim Penggerak Parlemen Remaja dari berbagai Fraksi. Acara diakhiri dengan penyerahan cenderamata kenegaraan dan dokumentasi resmi yang akan diarsipkan sebagai bagian dari catatan legislasi DPR RI periode 2024-2029. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan mengacu pada protokol kenegaraan yang ditetapkan dalam pedoman penyelenggaraan hubungan masyarakat lembaga legislatif.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User