Proyek Energi Terbarukan Indonesia Dipresentasikan ke Raksasa Perbankan Global di London

Proyek Energi Terbarukan Indonesia Dipresentasikan ke Raksasa Perbankan Global di London Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, secara langsung memaparkan potensi besar proyek Energi Baru Terbarukan (

Jul 08, 2026 - 18:43
0 0
Proyek Energi Terbarukan Indonesia Dipresentasikan ke Raksasa Perbankan Global di London

Proyek Energi Terbarukan Indonesia Dipresentasikan ke Raksasa Perbankan Global di London

Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, secara langsung memaparkan potensi besar proyek Energi Baru Terbarukan (EBT) Indonesia kepada sejumlah lembaga keuangan internasional kelas dunia. Presentasi tersebut berlangsung di sela gelaran London Climate Action Week, sebuah forum bergengsi yang mempertemukan para pemangku kepentingan global dalam upaya pengendalian perubahan iklim.

Politisi Fraksi PAN itu menemui jajaran petinggi bank-bank yang tergabung dalam Glasgow Financial Alliance for Net Zero (GFANZ). Aliansi ini merupakan koalisi global lembaga keuangan terkemuka yang berkomitmen mempercepat transisi menuju ekonomi nol emisi. Dalam pertemuan tertutup tersebut, Eddy menyampaikan visi besar pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terkait percepatan transisi energi dan aksi nyata pengendalian iklim.

"Selain itu saya juga menyampaikan potensi proyek Energi Baru Terbarukan (EBT) dan peluang pembiayaan bagi bank-bank yang memiliki kepedulian tinggi terhadap green financing," ujar Eddy dalam keterangan tertulisnya, Minggu (28/6/2026).

Lembaga keuangan raksasa yang hadir dalam pertemuan tersebut mencakup jajaran nama-nama elite perbankan global, di antaranya Deutsche Bank, Citi, Standard Chartered, HSBC, MUFG, dan Bank of America. Kehadiran bank-bank investasi papan atas ini menandakan meningkatnya minat investor internasional terhadap portofolio proyek hijau yang sedang dikembangkan Indonesia.

Langkah diplomasi keuangan ini dinilai strategis mengingat kebutuhan pendanaan untuk transisi energi Indonesia mencapai ratusan miliar dolar dalam beberapa dekade mendatang. Pemerintah Indonesia tengah gencar mencari skema pembiayaan inovatif dan kemitraan strategis guna mempercepat pengembangan pembangkit listrik tenaga surya, bayu, panas bumi, hingga hidro di berbagai wilayah Tanah Air. Komitmen Indonesia untuk mencapai target net zero emission pada 2060 atau bahkan lebih cepat memerlukan dukungan penuh dari komunitas keuangan global.

Eddy menekankan bahwa kebijakan Presiden Prabowo sangat memperhatikan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. Hal ini membuka peluang besar bagi lembaga keuangan yang memiliki instrumen pembiayaan hijau untuk berinvestasi di sektor EBT Indonesia. Pertemuan di London ini diharapkan menjadi titik awal masuknya aliran modal baru ke proyek-proyek energi bersih nasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan diplomasi iklim global.

Demikian laporan Apaberita.com dari gelaran London Climate Action Week yang mempertemukan delegasi Indonesia dengan para pemimpin sektor keuangan dunia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
putri-anggraini

Fact Checker. Memverifikasi klaim publik dan informasi viral.

Comments (0)

User