Pria Diduga Curi Kabel Gardu PLN di Sunter Agung Tersengat Listrik
JAKARTA — Seorang pria yang diduga hendak mencuri kabel listrik di dalam gardu distribusi milik PT PLN (Persero) di kawasan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, tersengat aliran lis...
JAKARTA — Seorang pria yang diduga hendak mencuri kabel listrik di dalam gardu distribusi milik PT PLN (Persero) di kawasan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, tersengat aliran listrik bertegangan tinggi pada Jumat (7/8/2026). Korban dievakuasi warga dalam kondisi luka bakar di sekujur tubuh dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Peristiwa itu sontak memicu kehebohan di permukiman padat penduduk tersebut. Sejumlah warga yang tengah beraktivitas di sekitar lokasi berhamburan mendatangi gardu setelah mendengar suara letusan keras yang disusul teriakan dari dalam bangunan gardu.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata di lokasi, peristiwa bermula ketika terdengar suara letupan dari dalam gardu listrik pada pagi hari. Warga yang curiga kemudian mendekat dan mendapati seorang pria tergeletak di dalam gardu dengan kondisi tubuh mengalami luka bakar.
Warga lantas berupaya menarik pria tersebut keluar dari gardu agar tidak terjebak lebih lama di area yang masih dialiri listrik. Proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian karena warga khawatir ikut tersengat arus listrik.
"Awalnya terdengar suara seperti ledakan dari arah gardu. Setelah kami periksa, ada orang di dalam dengan kondisi tubuh melepuh. Kami langsung menariknya keluar dan meminta pertolongan," ujar seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut di lokasi.
Diduga kuat, pria itu masuk ke dalam gardu untuk memotong dan mengambil kabel listrik. Namun, saat beraksi, ia menyentuh bagian instalasi yang masih dialiri arus bertegangan tinggi hingga akhirnya tersengat dan terpental.
Kondisi Korban
Akibat sengatan listrik tersebut, korban mengalami luka bakar serius. Sejumlah bagian tubuhnya dilaporkan melepuh, mulai dari tangan hingga bagian dada. Warga yang menolong segera menghubungi petugas medis dan membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan intensif.
"Kondisinya cukup parah. Kulitnya melepuh di beberapa bagian. Kami utamakan menyelamatkan nyawanya terlebih dahulu," kata warga lain yang ikut membantu proses evakuasi.
Hingga berita ini disusun, identitas lengkap korban masih dalam pendalaman petugas. Aparat kepolisian telah memeriksa lokasi kejadian dan meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap motif serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Bahaya Menyentuh Instalasi Listrik
Gardu distribusi merupakan instalasi vital yang mengalirkan listrik bertegangan menengah hingga 20.000 volt sebelum diturunkan menjadi tegangan rendah untuk disalurkan ke rumah-rumah pelanggan. Menyentuh bagian mana pun di dalam gardu tanpa peralatan dan kewenangan dapat berakibat fatal, mulai dari luka bakar serius hingga kematian.
PLN berulang kali mengingatkan masyarakat agar tidak mendekati, apalagi membuka atau mengutak-atik instalasi ketenagalistrikan. Selain membahayakan nyawa, tindakan merusak atau mengambil aset ketenagalistrikan juga dapat mengganggu pasokan listrik ke masyarakat dan menimbulkan pemadaman.
"Masyarakat diminta tidak menyentuh instalasi listrik dalam kondisi apa pun. Jika melihat kejanggalan atau orang tidak dikenal di sekitar gardu, segera laporkan kepada petugas atau melalui layanan pengaduan resmi," tegas seorang petugas PLN yang menangani kejadian tersebut.
Ancaman Pidana bagi Pelaku
Dari sisi hukum, perbuatan mengambil kabel atau komponen jaringan listrik tanpa hak dapat dijerat dengan ketentuan pidana pencurian sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Jika perbuatan itu menimbulkan gangguan terhadap penyediaan tenaga listrik untuk kepentingan umum, pelaku juga dapat dikenakan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan.
Kasus pencurian kabel dan komponen jaringan bukan kali pertama terjadi. Aksi semacam ini kerap dipicu tingginya nilai jual tembaga di pasaran. Namun, risiko yang dihadapi pelaku jauh lebih besar ketimbang keuntungan yang diperoleh, sebagaimana dialami pria di Sunter Agung ini.
Petugas kepolisian menyatakan akan menindaklanjuti kasus ini setelah kondisi korban memungkinkan untuk dimintai keterangan. Sementara itu, petugas teknis telah memeriksa gardu guna memastikan tidak ada kerusakan yang mengganggu pasokan listrik warga sekitar.
Comments (0)