Pramono Sebut 4 Juta Komuter Per Hari Jadi Biang Kemacetan Jakarta

Apaberita.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan bahwa kemacetan parah di Ibu Kota bukan semata-mata dipicu oleh aktivitas warga Jakarta sendiri. Dalam sebuah kesempatan, i

Jul 07, 2026 - 23:35
0 0
Pramono Sebut 4 Juta Komuter Per Hari Jadi Biang Kemacetan Jakarta

Apaberita.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan bahwa kemacetan parah di Ibu Kota bukan semata-mata dipicu oleh aktivitas warga Jakarta sendiri. Dalam sebuah kesempatan, ia menyebut ada sekitar 4 juta komuter dari wilayah penyangga yang setiap hari masuk dan keluar Jakarta, sehingga membuat lalu lintas semakin padat, terutama pada jam-jam sibuk pagi dan sore hari.

Pernyataan itu disampaikan Pramono di hadapan ribuan warga yang memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada acara Malam Puncak Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-499 Jakarta, Sabtu malam (27/6/2026). Awalnya, ia menanggapi keluhan seorang warga asal Maluku yang kini bermukim di Bekasi. Warga tersebut menyuarakan keresahannya soal sulitnya akses transportasi dan kemacetan yang ia hadapi setiap hari saat bekerja di Jakarta.

Keluhan Warga dan Jawaban Gubernur

Menurut laporan media kami di lokasi, Pramono mendengarkan langsung aspirasi warga dan memberikan tanggapan yang cukup gamblang. Ia menjelaskan bahwa tantangan mobilitas di Jakarta tidak bisa hanya diselesaikan dari dalam kota, melainkan harus dipandang secara lebih luas, mencakup Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek).

"Setiap hari, lebih dari 4 juta orang dari daerah penyangga masuk ke Jakarta untuk bekerja, sekolah, atau beraktivitas lainnya. Sore harinya mereka kembali pulang. Inilah yang membuat kemacetan luar biasa di banyak titik, terutama di pintu-pintu masuk dan keluar kota," ujar Pramono seperti dikutip Apaberita.com.

Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI tidak tinggal diam. Berbagai proyek strategis tengah digenjot, termasuk pengembangan sistem transportasi massal yang terintegrasi. Ia menyebut, jika warga dari Bodetabek bisa beralih dari kendaraan pribadi ke moda transportasi publik yang nyaman dan tepat waktu, maka tekanan terhadap jalan-jalan protokol Jakarta akan berkurang drastis.

Bukan Hanya Soal Kendaraan

Orang nomor satu di DKI itu juga menyoroti pentingnya sinergi antarwilayah. Menurutnya, penyelesaian masalah kemacetan tidak bisa hanya diandalkan pada kebijakan di dalam batas administrasi Jakarta. Harus ada kerja sama yang lebih erat dengan pemerintah daerah sekitar untuk menata rute, jadwal, dan tarif angkutan umum agar lebih kompetitif dibandingkan membawa kendaraan pribadi.

Dalam dialog yang berlangsung akrab tersebut, Pramono juga mengapresiasi semangat warga yang datang dari Bekasi dan daerah penyangga lain untuk turut memeriahkan puncak HUT Jakarta. Ia menilai kehadiran mereka menjadi bukti bahwa Jakarta adalah milik bersama, meskipun mobilitas tinggi mereka turut memberi beban pada infrastruktur kota.

Dari pantauan Apaberita.com, acara Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta berlangsung meriah dengan sejumlah pertunjukan seni dan hiburan. Namun di tengah kemeriahan itu, persoalan transportasi dan kemacetan tetap menjadi isu yang paling hangat dikeluhkan warga. Pramono berjanji akan terus mempercepat pembangunan transportasi publik yang menjadi andalan untuk mengurangi beban lalu lintas harian akibat pergerakan jutaan komuter itu.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bagus-nugroho

Editor Ekonomi. Editor isu pasar, bisnis, dan moneter.

Comments (0)

User