Pramono Anung Panggil Manajemen Ojol, Cari Solusi Parkir yang Tak Ganggu Trotoar

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengambil langkah tegas untuk mengatasi masalah parkir kendaraan ojek online (ojol) yang kerap memakan badan trotoar dan ruang publik. Pramono menyatakan

Jul 07, 2026 - 23:53
0 0
Pramono Anung Panggil Manajemen Ojol, Cari Solusi Parkir yang Tak Ganggu Trotoar

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengambil langkah tegas untuk mengatasi masalah parkir kendaraan ojek online (ojol) yang kerap memakan badan trotoar dan ruang publik. Pramono menyatakan akan segera memanggil pihak manajemen perusahaan ojol untuk merumuskan solusi bersama. Langkah ini diambil karena penertiban parkir liar yang dilakukan selama ini dinilai belum efektif tanpa adanya kerja sama dari perusahaan aplikator.

Menurut laporan Apaberita.com, persoalan ojol yang parkir sembarangan di atas trotoar telah menjadi keluhan warga Jakarta dalam beberapa tahun terakhir. Trotoar yang seharusnya menjadi hak pejalan kaki justru berubah menjadi tempat mangkal dan parkir motor, memaksa pejalan kaki untuk turun ke badan jalan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Tanggung Jawab Bersama

Pramono menegaskan bahwa permasalahan ini tidak bisa hanya dibebankan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Ia menekankan pentingnya tanggung jawab bersama antara pemerintah dan perusahaan penyedia layanan transportasi daring.

"Saya sudah meminta dan memanggil manajemen ojol untuk bersama-sama menangani ini. Nggak mungkin hanya pemerintah DKI Jakarta yang menangani," tegas Pramono di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Pemprov DKI menilai perusahaan ojol memiliki data dan kemampuan untuk mengarahkan pengemudi mereka ke titik-titik parkir yang aman dan tertib. Dengan pengaturan melalui aplikasi, titik mangkal pengemudi seharusnya bisa dikendalikan untuk tidak mengganggu ruang publik dan kelancaran arus lalu lintas.

Upaya Penataan Trotoar

Pemprov DKI Jakarta saat ini tengah gencar melakukan penertiban dan penataan trotoar di berbagai titik rawan di Jakarta. Namun, upaya ini kerap menemui jalan buntu karena belum adanya sistem yang terintegrasi dengan platform ojol. Pramono berharap pertemuan dengan manajemen nantinya akan menghasilkan skema kerja sama yang konkret, termasuk penyediaan lokasi parkir khusus dan pengaturan waktu tunggu pengemudi.

Apaberita.com juga mencatat bahwa Pemprov DKI sebelumnya telah menyiapkan beberapa lokasi parkir khusus sepeda motor di sekitar stasiun dan pusat perbelanjaan. Namun, pemanfaatannya oleh pengemudi ojol masih minim. Ke depan, Pemprov berencana memperbanyak fasilitas parkir tersebut dan mengintegrasikannya dengan sistem navigasi yang digunakan pengemudi ojol.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tania-sari

Reporter Teknologi. Reporter AI, gadget, startup, dan transformasi digital.

Comments (0)

User