Polri Dukung Kejagung Tetapkan Sekretaris Deputi BGN Jadi Tersangka
Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyatakan dukungan dan penghormatan penuh terhadap langkah Kejaksaan Agung (Kejagung) yang menetapkan Sekretaris Deputi Bidang Promosi dan Kerj
Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyatakan dukungan dan penghormatan penuh terhadap langkah Kejaksaan Agung (Kejagung) yang menetapkan Sekretaris Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional (BGN), Lalu Muhammad Iwan (LMI), sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Mitra Badan Gizi (MBG). Dukungan ini disampaikan langsung oleh Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Johnny Eddizon Isir, dalam keterangan tertulis yang diterima oleh media kami, Kamis (2/6/2026).
Penetapan tersangka oleh Kejagung tersebut merupakan bagian dari upaya pemberantasan korupsi yang sedang digencarkan oleh pemerintah. Polri menegaskan bahwa institusinya konsisten dalam memerangi tindak pidana korupsi di semua lini, tanpa pandang bulu. "Polri mendukung dan melaksanakan pemberantasan tindak pidana korupsi. Polri mendukung dan menghormati proses penegakan hukum dalam kasus korupsi MBG yang dilakukan Kejaksaan Agung," tegas Isir.
"Polri mendukung dan melaksanakan pemberantasan tindak pidana korupsi. Polri mendukung dan menghormati proses penegakan hukum dalam kasus korupsi MBG yang dilakukan Kejaksaan Agung."
— Irjen Johnny Eddizon Isir, Kadiv Humas Polri
Kasus ini menyoroti dugaan penyimpangan dalam tata kelola Mitra Badan Gizi, sebuah program di bawah BGN yang bertujuan untuk meningkatkan kerja sama dan promosi di bidang gizi nasional. Meskipun rincian lengkap mengenai peran LMI dan bentuk korupsi yang terjadi belum diungkap secara publik, penetapan tersangka ini menunjukkan adanya indikasi kuat pelanggaran hukum yang serius.
Langkah Kejaksaan Agung ini mendapat respons positif dari berbagai pihak, termasuk Polri, sebagai bentuk sinergi antarlembaga penegak hukum. Polri menekankan pentingnya kerja sama dan saling mendukung dalam setiap proses hukum untuk menciptakan efek jera bagi pelaku korupsi. "Kami akan terus mendukung setiap upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh institusi lain, terutama dalam pemberantasan korupsi," tambah Isir.
Dengan adanya dukungan dari Polri, diharapkan proses hukum terhadap Lalu Muhammad Iwan dapat berjalan transparan dan akuntabel. Publik pun menanti perkembangan selanjutnya dari penyelidikan yang sedang dilakukan oleh Kejagung, serta langkah-langkah selanjutnya untuk mengungkap seluruh jaringan dan kerugian negara yang ditimbulkan dalam kasus ini.
Laporan Apaberita.com akan terus memantau dan menyajikan informasi terkini terkait perkembangan kasus dugaan korupsi tata kelola MBG di Badan Gizi Nasional ini.
Comments (0)