Apaberita.com, Jakarta - Lebih dari dua hari setelah periode kritis 72 jam pertama berlalu, puluhan ribu orang masih din

IRC menilai, upaya bantuan yang berjalan saat ini masih jauh dari memadai. Dalam pernyataan resminya, lembaga kemanusiaan tersebut menyoroti kesenjangan antara respons yang ada dengan kebutuhan mende

Jul 08, 2026 - 05:01
0 0
Apaberita.com, Jakarta - Lebih dari dua hari setelah periode kritis 72 jam pertama berlalu, puluhan ribu orang masih din

IRC menilai, upaya bantuan yang berjalan saat ini masih jauh dari memadai. Dalam pernyataan resminya, lembaga kemanusiaan tersebut menyoroti kesenjangan antara respons yang ada dengan kebutuhan mendesak di lapangan.

“Skala respons tidak sebanding dengan skala kebutuhan kemanusiaan,” tegas IRC.

Kamar Mayat Darurat di Pelabuhan La Guaira

Di tengah keputusasaan yang meluas, kota pelabuhan La Guaira menjadi saksi bisu duka mendalam. Sejumlah ruangan di pelabuhan utama kini dialihfungsikan menjadi kamar mayat darurat, tempat keluarga korban menanti dengan cemas untuk mengidentifikasi jenazah orang-orang terkasih.

Andrea Montilla adalah satu dari banyak warga yang harus duduk berjam-jam di kursi plastik, menunggu kepastian. Dua kerabatnya, sepupu berusia 14 tahun dan sang nenek, telah ditemukan meninggal di antara reruntuhan sebuah gedung apartemen pada malam sebelumnya. Sementara itu, ibu dari sepupunya tersebut masih belum diketahui nasibnya.

“Ini sangat menyakitkan, penantian sangat lama,” ujar Montilla dengan suara pilu.

Perjuangan di Balik Reruntuhan

Kisah perjuangan tragis datang dari Darvin Silva (37). Pria itu menceritakan bagaimana ia berusaha mati-matian menyelamatkan ibunya yang tertimpa tiang-tiang bangunan yang ambruk. Dengan peralatan seadanya, ia berjuang seorang diri mengeluarkan jenazah sang ibu dari timbunan puing.

“Saya harus berusaha untuk mengeluarkan ibu saya dari sana dengan tangan kosong, dengan palu, dengan kapak... Anda tidak bisa membayangkannya,” kenang Silva, dikutip laporan Apaberita.com.

Sementara itu, harapan untuk menemukan korban selamat semakin memudar. Regu penyelamat masih terus melakukan pencarian, namun skala kehancuran yang masif serta kendala logistik menjadi hambatan besar. IRC dan organisasi kemanusiaan lainnya mendesak peningkatan bantuan internasional agar krisis kemanusiaan di Venezuela tidak semakin memburuk.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rizky-amelia

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan peristiwa penting.

Comments (0)

User