Polisi Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Medan Merdeka Saat Demo Buruh

JAKARTA, Apaberita — Kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan Medan Merdeka dan sekitarnya, Jakarta Pusat, menyusul aksi unjuk rasa b

Jul 09, 2026 - 15:25
0 0
Polisi Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Medan Merdeka Saat Demo Buruh

JAKARTA, Apaberita — Kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan Medan Merdeka dan sekitarnya, Jakarta Pusat, menyusul aksi unjuk rasa buruh yang berlangsung di depan Istana Kepresidenan pada Kamis (12/6/2025). Pengalihan arus mulai diterapkan pukul 09.00 WIB dan bersifat situasional menyesuaikan eskalasi massa.

Kronologi dan Cakupan Rekayasa

Berdasarkan data dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, sebanyak 1.200 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi dan mengelola arus lalu lintas. Rekayasa difokuskan pada tiga titik penyekatan utama: Simpang Harmoni (utara), Simpang Gambir (timur), dan Simpang Budi Kemuliaan (selatan). Keputusan penutupan akses diambil setelah massa demonstran—yang diperkirakan mencapai 5.000 hingga 7.000 orang—mulai memadati area Monas dan menjalar ke badan Jalan Medan Merdeka Barat sekitar pukul 08.30 WIB.

Arus lalu lintas dari arah Harmoni menuju Medan Merdeka Barat dialihkan ke kiri menuju Jalan Veteran. Sementara itu, kendaraan dari arah Gambir menuju Medan Merdeka Timur dibelokkan ke Jalan Pejambon. Akses dari Jalan Budi Kemuliaan menuju Medan Merdeka Selatan juga ditutup total dan dialihkan ke Jalan Abdul Muis.

Rute Alternatif yang Disiapkan

Polisi menyiapkan sejumlah rute alternatif bagi pengendara yang hendak melintasi kawasan ring satu Istana. Berikut jalur pengalihan yang direkomendasikan:

  • Dari Utara ke Selatan: Gunakan Jalan Veteran — Jalan Suryopranoto — Jalan Gajah Mada.
  • Dari Timur ke Barat: Melewati Jalan Pejambon — Jalan Medan Merdeka Timur (sisi paling kanan) — Jalan Perwira.
  • Dari Selatan ke Utara: Gunakan Jalan Abdul Muis — Jalan Fachrudin — Jalan Haji Agus Salim.

Durasi dan Sifat Rekayasa

Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ridwan Santoso, menegaskan bahwa rekayasa bersifat dinamis dan situasional. "Kami buka-tutup arus menyesuaikan pergerakan massa. Jika situasi sudah kondusif dan massa mulai membubarkan diri, akses akan segera dinormalkan," ujarnya saat ditemui di Posko Simpang Harmoni.

"Kami imbau masyarakat untuk menghindari kawasan Medan Merdeka dan memantau akun media sosial @TMCPoldaMetro untuk pembaruan arus lalu lintas. Saat ini, situasi masih terkendali namun volume massa cukup signifikan."

Hingga pukul 14.00 WIB, rekayasa masih diberlakukan secara penuh di tiga titik penyekatan. Kepadatan arus terpantau mengular di Jalan Gajah Mada hingga sekitar 800 meter ke arah utara dan di Jalan Abdul Muis sepanjang 600 meter ke arah selatan. TransJakarta mengalihkan rute koridor 1 (Blok M-Kota) untuk tidak melintasi halte Monas dan Gambir sementara waktu.

Dampak terhadap Akses Publik

Akses pejalan kaki menuju Stasiun Gambir dari sisi Monas turut dibatasi. Penumpang KRL dan kereta jarak jauh diarahkan menggunakan pintu masuk dari Jalan Pejambon. Sementara itu, wisatawan yang hendak mengunjungi kawasan Monas diminta menunda kunjungan hingga aksi berakhir. Area Monas ditutup sementara oleh pengelola sejak pukul 08.00 WIB.

Polda Metro Jaya mencatat tidak ada insiden berarti dalam pengamanan aksi hingga laporan ini diturunkan. Rekayasa lalu lintas diperkirakan akan berlanjut hingga massa membubarkan diri, dengan target normalisasi arus paling lambat pukul 17.00 WIB.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User