Polisi Jakbar Tangkap Pria Nyabu, Sabu Tersimpan di Casing HP
Dini hari di Jalan Mangga Dua Raya, kawasan Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat, masih menyisakan sunyi yang tiba-tiba pecah oleh gerak cepat petugas. Sebu
Dini hari di Jalan Mangga Dua Raya, kawasan Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat, masih menyisakan sunyi yang tiba-tiba pecah oleh gerak cepat petugas. Sebuah operasi rutin kepolisian seketika berubah menjadi pengungkapan modus penyembunyian narkoba yang tak biasa. Seorang pria muda yang semula berusaha bersikap tenang mendadak gelagapan ketika ponselnya diperiksa lebih teliti — di sanalah semua kepura-puraan berakhir.
Adalah MAW (21), pria yang kini harus berurusan dengan Polsek Tamansari setelah petugas menemukan sabu tersimpan rapi di dalam casing telepon genggamnya. Modus yang sekilas sederhana namun efektif mengelabui mata, kali ini buyar di hadapan naluri tajam tim Reskrim yang tengah menggelar patroli rutin.
Jejak Dini Hari yang Membongkar Kedok
Operasi kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Tamansari, Kompol Egy Irwansyah, bermula dari pemantauan aktivitas mencurigakan di Jalan Mangga Dua Raya. Petugas yang sudah terbiasa membaca gelagat pengguna narkoba segera mendekati MAW. Pemuda itu tampak berusaha bersikap tenang, namun gerak tangannya yang kaku saat memegang ponsel justru membangkitkan curiga.
“Kasus ini terungkap dari operasi rutin yang kami gelar dini hari tadi. Petugas mengamankan seorang pria berinisial MAW, usia 21 tahun,” ujar Kompol Egy Irwansyah saat dikonfirmasi.
Saat digeledah, awalnya tidak ditemukan barang terlarang di saku atau tas MAW. Namun, insting polisi memerintahkan untuk memeriksa setiap celah yang mungkin menjadi tempat persembunyian. Ketika ponsel dalam genggaman pria itu dibalik dan casing-nya dibuka perlahan, seonggok bungkusan plastik bening berisi kristal putih menampakkan diri — di situlah titik terang kasus ini bermula.
Modus “Sederhana” yang Berbahaya
Menyimpan sabu di balik casing ponsel mungkin terlihat sebagai upaya minim risiko. Ponsel adalah benda yang hampir tak pernah lepas dari pemiliknya, dan memeriksanya secara mendetail bukan hal pertama yang dilakukan mayoritas orang. MAW diduga memanfaatkan celah ini: casing HP dengan lapisan silikon atau plastik keras yang longgar dapat menyisipkan paket-paket kecil sabu tanpa terlihat dari luar.
Barang bukti sabu yang ditemukan tak langsung disebutkan jumlah pastinya oleh polisi, namun cukup untuk menjerat MAW dengan pasal penyalahgunaan narkotika. Langkah petugas mengungkap modus ini memperlihatkan betapa pengguna terus berevolusi dalam menyiasati deteksi, sekaligus menegaskan bahwa celah sekecil apa pun tak akan luput dari pemeriksaan kepolisian yang semakin terbiasa dengan trik-trik baru.
Penindakan Tanpa Kompromi
Polsek Tamansari menegaskan bahwa operasi dini hari tersebut adalah bagian dari strategi rutin untuk menekan peredaran narkoba di wilayah padat seperti Pinangsia. Kompol Egy menyampaikan bahwa temuan ini bukan sekadar penangkapan biasa, melainkan pengingat bagi publik akan bahaya laten narkoba yang bisa bersembunyi di balik benda sehari-hari.
“Kami akan terus mengembangkan kasus ini. Modus penyimpanan seperti ini bisa jadi digunakan juga oleh jaringan pengedar. Kami tidak akan berhenti pada satu orang,” tegas Kompol Egy.
Kini MAW mendekam di sel tahanan. Dari balik jeruji, pria 21 tahun itu mungkin baru menyadari bahwa casing ponsel yang semula dianggap perlindungan, justru menjadi kunci yang membukakan pintu penjara baginya. Kasus ini sekaligus menjadi bukti bahwa perang melawan narkoba terus menemui titik-titik penyamaran baru yang harus diantisipasi dengan kewaspadaan tanpa henti.
Jakarta Barat, 12 Juli 2025
Comments (0)