Polda Riau Gelar Doa Lintas Agama, Refleksi 80 Tahun Pengabdian Bhayangkara
Pekanbaru - Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggelar Doa Bersama Lintas Agama di Ruang Tribrata, Markas Polda Riau, Kota Pekanbaru. Mengusung semangat keb
Pekanbaru - Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggelar Doa Bersama Lintas Agama di Ruang Tribrata, Markas Polda Riau, Kota Pekanbaru. Mengusung semangat kebersamaan dan toleransi, kegiatan ini menjadi momen refleksi mendalam bagi jajaran kepolisian atas perjalanan panjang selama delapan dekade dalam mengemban tugas melindungi, melayani, dan mengayomi masyarakat.
Berdasarkan laporan yang dihimpun Apaberita.com, acara khidmat tersebut dibuka secara resmi oleh Wakapolda Riau, Brigadir Jenderal Polisi Hengki Haryadi. Beliau hadir mewakili Kapolda Riau, Inspektur Jenderal Polisi Herry Heryawan, yang pada waktu bersamaan tengah berada di Jakarta untuk melaksanakan gladi resik menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tingkat nasional.
Perjalanan 80 Tahun Bukan Sekadar Usia
Dalam sambutannya, Brigjen Hengki Haryadi menekankan bahwa delapan dekade perjalanan Korps Bhayangkara bukanlah semata-mata pertambahan angka usia. Lebih dari itu, peringatan ini merupakan sarana introspeksi dan evaluasi total terhadap kualitas pengabdian institusi Polri kepada bangsa dan negara.
"Perjalanan 80 tahun Polri bukanlah sekadar bertambahnya usia. Ini adalah refleksi mendalam agar kami semakin dicintai rakyat dan semakin profesional dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," ujar Wakapolda dalam sambutannya yang dikutip Apaberita.com.
Kehadiran para Pejabat Utama (PJU) Polda Riau serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menambah kekhidmatan suasana. Tak ketinggalan, sejumlah tokoh dan pemuka agama dari berbagai latar belakang kepercayaan turut memanjatkan doa, menandakan eratnya sinergi antara aparat keamanan dan elemen masyarakat sipil dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Doa lintas agama ini dipanjatkan sebagai wujud syukur atas dedikasi para personel, sekaligus permohonan agar Polri senantiasa diberikan kekuatan dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks. Momentum ini juga menegaskan komitmen Polda Riau untuk menjadikan keberagaman sebagai pilar pemersatu dalam menciptakan keamanan yang inklusif.
Selain berdoa, acara ini juga menjadi ruang silaturahmi yang hangat antara jajaran kepolisian dengan para pemangku kepentingan daerah. Diharapkan, semangat kebersamaan yang terjalin dapat terus memperkuat stabilitas keamanan di Provinsi Riau menjelang dan sesudah puncak Hari Bhayangkara pada 1 Juli mendatang. Kegiatan ini membuktikan bahwa di usia ke-80, Polri kian mendekatkan diri pada nilai-nilai spiritual dan sosial kemasyarakatan.
Comments (0)