PM Inggris Keir Starmer Dikabarkan Akan Mundur, Pengumuman Dinanti Senin Depan

London — Kabar mengejutkan datang dari pusat pemerintahan Inggris. Perdana Menteri Keir Starmer dikabarkan akan mengumumkan pengunduran dirinya pada Senin besok, mengakhiri spekulasi yang telah ber

Jul 08, 2026 - 00:13
0 0
PM Inggris Keir Starmer Dikabarkan Akan Mundur, Pengumuman Dinanti Senin Depan

London — Kabar mengejutkan datang dari pusat pemerintahan Inggris. Perdana Menteri Keir Starmer dikabarkan akan mengumumkan pengunduran dirinya pada Senin besok, mengakhiri spekulasi yang telah berlangsung selama berbulan-bulan tentang masa depan kepemimpinannya. Isu ini semakin santer setelah beredar laporan dari sejumlah media di Inggris yang menyebut Starmer telah mengambil keputusan final di tengah tekanan politik yang terus meningkat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Apaberita.com dari berbagai sumber pada Minggu (21/6/2026), rencana pengunduran diri tersebut muncul pertama kali dalam pemberitaan sebuah surat kabar terkemuka di Inggris. Meskipun demikian, sumber dari dalam pemerintahan menyatakan bahwa Starmer saat ini masih fokus sepenuhnya pada tanggung jawabnya sebagai perdana menteri dan belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Downing Street.

Tekanan Politik Memuncak

Posisi Starmer sebagai pemimpin Partai Buruh dan Perdana Menteri Inggris sebenarnya telah menghadapi ancaman serius sejak awal tahun ini. Popularitasnya merosot menyusul berbagai kebijakan yang dinilai kontroversial dan hasil yang kurang memuaskan di sejumlah pemilihan daerah. Namun, situasi menjadi semakin genting ketika saingan internalnya, Andy Burnham, berhasil memenangkan sebuah kursi parlemen strategis dalam pemilihan sela pada Jumat (19/6) lalu.

Kemenangan Burnham di daerah pemilihan yang sebelumnya menjadi basis pendukung Starmer itu tidak hanya menjadi tamparan telak, tetapi juga memberikan momentum politik yang cukup untuk meluncurkan tantangan formal terhadap kepemimpinan ketua partai. Dengan kursi baru di Dewan Rakyat, Burnham kini memiliki platform yang kuat untuk menggalang dukungan dari sesama anggota parlemen yang sudah lama tidak puas dengan arah kebijakan Partai Buruh di bawah Starmer.

"Perdana Menteri tetap fokus pada jabatannya dan tidak akan terburu-buru mengambil keputusan yang hanya didasari oleh spekulasi media," ujar sumber di lingkungan pemerintahan kepada Apaberita.com. "Namun, kami tidak bisa menutup mata bahwa dinamika internal partai telah berubah secara signifikan dalam beberapa hari terakhir."

Jalan Menuju Penggantian Pemimpin

Mekanisme di tubuh Partai Buruh mensyaratkan seorang penantang harus mengumpulkan dukungan dari sejumlah tertentu anggota parlemen sebelum mengajukan mosi tidak percaya. Kemenangan Burnham di pemilihan sela tersebut diyakini telah mengamankan jumlah dukungan yang dibutuhkannya, membuat posisi Starmer semakin terhimpit. Jika Starmer benar-benar mengundurkan diri pada Senin nanti, Partai Buruh harus segera memulai proses suksesi yang berpotensi membawa perubahan besar pada lanskap politik Inggris.

Apapun hasilnya, peristiwa ini menjadi salah satu guncangan politik paling signifikan bagi Inggris pasca-Brexit. Investor dan mitra dagang internasional akan mencermati dengan seksama setiap perkembangan dari London, mengingat pengaruh langsungnya terhadap stabilitas ekonomi dan kebijakan luar negeri Inggris Raya. Hingga saat ini, masyarakat menunggu konfirmasi resmi dari Downing Street yang dijadwalkan akan menyampaikan keterangan pers pada Senin pagi waktu setempat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tania-sari

Reporter Teknologi. Reporter AI, gadget, startup, dan transformasi digital.

Comments (0)

User