PKS Dukung Istri Eks Wali Kota Bandung Maju di Pilkada
BANDUNG - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi memberikan dukungan kepada Siti Muntamah, istri almarhum Oded M Danial, untuk maju dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung 2024. Keputusan...
BANDUNG - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi memberikan dukungan kepada Siti Muntamah, istri almarhum Oded M Danial, untuk maju dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung 2024. Keputusan tersebut diumumkan dalam Rapat Koordinasi Pimpinan Wilayah PKS Jawa Barat yang digelar di Kantor DPW PKS Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Bandung, pada Senin (19/8/2024).
Siti Muntamah yang akrab disapa Ummi Oded menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan estafet kepemimpinan suaminya yang wafat pada Desember 2021. "Saya siap dan berkomitmen untuk membawa Bandung lebih baik, melanjutkan program-program yang telah dirintis almarhum," ujar Ummi Oded dalam keterangan pers usai rapat.
Ketua DPW PKS Jawa Barat, Ahmad Syaikhu, menegaskan bahwa partainya telah melalui proses panjang dalam menentukan calon kepala daerah untuk Kota Bandung. "Setelah melalui berbagai pertimbangan dan penjaringan, kami memutuskan untuk mengusung Ummi Oded sebagai calon wali kota. Beliau memiliki rekam jejak yang kuat dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan," kata Ahmad Syaikhu.
Latar Belakang dan Dukungan Politik
Ummi Oded bukanlah nama asing di panggung politik Bandung. Selama mendampingi suaminya menjabat sebagai Wali Kota Bandung periode 2018-2021, ia aktif dalam berbagai program pemberdayaan perempuan dan anak. Ia juga dikenal sebagai tokoh yang dekat dengan masyarakat melalui kegiatan keagamaan dan sosial di berbagai kecamatan.
Dukungan PKS ini menjadi modal penting bagi Ummi Oded untuk bersaing dalam kontestasi Pilkada Bandung. Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung, PKS memiliki 10 kursi di DPRD Kota Bandung hasil Pemilu Legislatif 2024. Jumlah tersebut memenuhi syarat minimal untuk mengusung pasangan calon, yaitu 20 persen dari total 50 kursi DPRD.
"Kami yakin dengan elektabilitas dan kapasitas Ummi Oded. Beliau adalah sosok yang mampu merangkul semua elemen masyarakat," tegas Ahmad Syaikhu.
Pengamat politik dari Universitas Padjadjaran, Firman Manan, menilai langkah PKS mengusung istri almarhum wali kota merupakan strategi untuk memanfaatkan basis massa yang sudah terbentuk. "Figur Ummi Oded memiliki keuntungan dari sisi popularitas dan simpati publik. Namun, ia tetap harus membuktikan kapabilitasnya dalam debat publik dan program kerja," ujar Firman.
Persaingan Pilkada Bandung 2024
Pilkada Bandung 2024 diprediksi akan berlangsung ketat. Selain Ummi Oded, sejumlah nama telah muncul sebagai calon potensial, termasuk mantan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, dan Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandung, Erwin. Hingga saat ini, belum ada pasangan calon yang resmi mendaftar ke KPU Kota Bandung.
Komisioner KPU Kota Bandung, Agus Nugraha, menyatakan bahwa tahapan pendaftaran pasangan calon akan dibuka pada 27-29 Agustus 2024. "Kami mengimbau semua partai politik untuk segera menyelesaikan koalisi dan mempersiapkan berkas pendaftaran sesuai peraturan yang berlaku," kata Agus dalam konferensi pers di kantor KPU.
Ummi Oded sendiri belum mengumumkan siapa calon wakil wali kota yang akan mendampinginya. Namun, ia mengisyaratkan bahwa pengumuman akan dilakukan dalam waktu dekat. "Kami masih berkomunikasi dengan beberapa tokoh. Insya Allah dalam pekan ini kami sampaikan ke publik," ungkapnya.
Program Prioritas dan Visi Misi
Dalam kesempatan yang sama, Ummi Oded memaparkan sejumlah program prioritas yang akan dijalankan jika terpilih. Fokus utama adalah penanganan banjir, kemacetan, dan peningkatan kualitas pendidikan. "Bandung menghadapi tantangan besar. Saya ingin memastikan infrastruktur dasar seperti drainase dan transportasi publik menjadi perhatian serius," jelasnya.
Ia juga berkomitmen untuk memperkuat ekonomi kreatif yang menjadi tulang punggung perekonomian Kota Bandung. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor ekonomi kreatif menyumbang sekitar 30 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Bandung. "Kami akan memfasilitasi pelaku UMKM dan startup lokal agar naik kelas," tambah Ummi Oded.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Fraksi PKS DPRD Kota Bandung, Dedi Kurniawan, menyatakan bahwa partainya akan mendukung penuh program-program tersebut. "Kami akan menjadi mitra kritis yang konstruktif. Semua program harus berpihak pada kepentingan warga," tegas Dedi.
Pilkada Bandung 2024 dijadwalkan berlangsung pada 27 November 2024. KPU Kota Bandung menargetkan partisipasi pemilih mencapai 80 persen, meningkat dari 72 persen pada Pilkada 2018. Dengan dukungan PKS dan jejaring sosial yang dimiliki, Ummi Oded optimistis dapat meraih hasil terbaik dalam kontestasi tersebut.
Comments (0)