PKB Akan Bertemu Anies Bahas Pilkada Jakarta Pekan Depan

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan akan menggelar pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 Anies Baswedan pada pekan depan di Jakarta. Pertemuan tersebut ditetapkan untuk membah...

PKB Akan Bertemu Anies Bahas Pilkada Jakarta Pekan Depan

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan akan menggelar pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 Anies Baswedan pada pekan depan di Jakarta. Pertemuan tersebut ditetapkan untuk membahas strategi dan peluang kemenangan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024. Keputusan ini diambil usai Rapat Koordinasi internal partai yang menindaklanjuti hasil beberapa survei terbaru yang menempatkan nama Anies Baswedan pada posisi tertinggi elektabilitas bakal calon gubernur DKI Jakarta.

Pertemuan dengan Anies Baswedan

Dalam rapat koordinasi yang digelar di kantor DPP PKB pada Senin pekan ini, para elit partai menyepakati jadwal pertemuan dengan Anies Baswedan. Pertemuan direncanakan berlangsung di Jakarta pada pekan depan, meski lokasi dan waktu pastinya masih disesuaikan dengan kesepakatan kedua pihak. PKB menyatakan bahwa pertemuan tersebut merupakan bagian dari komunikasi politik intensif untuk memastikan kesiapan menghadapi kontestasi Pilkada Jakarta 2024 berdasarkan UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada Serentak.

"Kami dalam rapat koordinasi telah memutuskan untuk segera bertemu dengan Anies Baswedan pekan depan. PKB mengakui hasil survei yang menempatkan Anies pada posisi teratas, dan kami ingin membahas langkah konkret pemenangan Pilkada Jakarta 2024," ujar Ketua DPP PKB Bidang Pemenangan Pemilu, H. Ahmad Rifai, dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (12/11/2024).

Ahmad Rifai menambahkan bahwa pertemuan tersebut juga akan membahas mekanisme koalisi serta pembagian tugas antar-fraksi di DPRD DKI Jakarta. PKB memiliki 8 kursi di DPRD DKI Jakarta dan memerlukan dukungan minimal 13 kursi untuk dapat mengusung pasangan calon secara mandiri. Oleh karena itu, partai berlambang bintang sembilan ini terus melakukan komunikasi dengan partai-partai lain untuk membentuk koalisi yang solid.

Hasil Survei dan Elektabilitas

Berdasarkan data internal dan hasil survei lembaga independen yang dirujuk PKB, elektabilitas Anies Baswedan untuk Pilkada Jakarta 2024 masih berada di atas angka 35 persen. Angka tersebut disahkan sebagai acuan partai dalam menentukan arah dukungan politik menjelang pendaftaran bakal calon yang dibuka oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta pada tahun 2024.

"Data yang kami terima menunjukkan Anies Baswedan masih tertinggi dalam preferensi masyarakat DKI Jakarta. Hasil survei ini bukan spekulasi, melainkan hasil kerja keras tim yang kami verifikasi melalui Rapat Koordinasi dan Pleno DPP," tegas Ahmad Rifai.

PKB juga mencatat bahwa tingkat ketidakpuasan terhadap kinerja pemerintah provinsi saat ini turut menjadi variabel penting dalam perhitungan strategis partai. Partai tersebut menyatakan bahwa momentum perubahan kepemimpinan di Jakarta harus dimanfaatkan dengan mengusulkan figur yang memiliki rekam jejak jelas dalam tata kelola ibu kota. Selain Anies Baswedan, PKB menyebut masih ada beberapa nama lain yang masuk dalam bursa calon, namun elektabilitasnya masih berada di bawah angka 20 persen.

Persiapan Pilkada Jakarta 2024

Menindaklanjuti keputusan pertemuan dengan Anies Baswedan, PKB telah membentuk tim khusus yang bertugas menyusun peta dukungan di tingkat fraksi DPRD DKI Jakarta. Tim tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan DPP PKB dan berkoordinasi langsung dengan sekretariat fraksi di gedung DPRD DKI Jakarta. Partai ini juga berencana menggelar serangkaian konsolidasi dengan pengurus daerah dari 44 kecamatan dan 267 kelurahan di Jakarta untuk memastikan mesin politik berjalan efektif.

PKB menegaskan bahwa Pilkada Jakarta 2024 bukan sekadar kontestasi regional, melainkan pertarungan politik nasional yang akan menentukan arah pembangunan ibu kota negara. Oleh karena itu, partai menyatakan kesiapannya untuk berdiskusi terbuka dengan Anies Baswedan mengenai visi, misi, dan program kerja jika nantinya berhasil didaulat sebagai calon gubernur.

"Kami ingin memastikan bahwa calon yang kami usung mampu menjalankan amanah rakyat Jakarta. Pertemuan pekan depan adalah langkah awal dari serangkaian proses yang akan kami lalui, termasuk pembahasan di tingkat Pleno DPP dan konsultasi dengan para kiai serta tokoh masyarakat," papar Ahmad Rifai.

Hingga saat ini, PKB belum secara resmi mengumumkan calon pendamping Anies Baswedan sebagai bakal calon wakil gubernur. Namun, partai menyatakan bahwa opsi tersebut juga akan dibahas dalam pertemuan pekan depan. Seluruh keputusan akhir mengenai calon gubernur dan wakil gubernur akan ditetapkan setelah melalui proses musyawarah dalam tubuh partai dan memperhatikan dinamika koalisi yang terus berkembang menjelang masa pendaftaran ke KPU DKI Jakarta.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hendra-wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Comments (0)

User