Herman Deru Raih Bakti Koperasi Nayaka Mahambara, Dorong Koperasi Maju
PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menerima penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara atas dedikasinya dalam memajukan perkoperasian di daerah tersebut. Penghargaan itu diserahkan...
PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menerima penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara atas dedikasinya dalam memajukan perkoperasian di daerah tersebut. Penghargaan itu diserahkan dalam rangkaian peringatan Hari Koperasi ke-79 yang digelar di Palembang, Kamis (20/8/2026), dan diterima langsung oleh Herman Deru di hadapan para pengurus koperasi, akademisi, serta pejabat daerah.
Penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara merupakan bentuk apresiasi tertinggi yang diberikan kepada kepala daerah yang dinilai konsisten mendorong pertumbuhan koperasi, baik dari sisi kelembagaan, permodalan, hingga digitalisasi usaha anggota. Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar simbol, melainkan amanah untuk terus memperkuat ekosistem koperasi di Sumatera Selatan.
"Penghargaan ini merupakan motivasi bagi kami untuk terus bekerja keras mengembangkan koperasi di Sumatera Selatan. Koperasi bukan sekadar badan usaha, tetapi wadah ekonomi kerakyatan yang harus dijaga dan diperkuat," ujar Herman Deru dalam sambutannya.
Komitmen Pemprov Sumsel terhadap Ekosistem Koperasi
Herman Deru menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah menetapkan pengembangan koperasi sebagai salah satu prioritas pembangunan ekonomi daerah. Hal tersebut ditindaklanjuti melalui berbagai kebijakan, antara lain penyertaan modal kepada koperasi primer, pendampingan legalitas badan hukum, serta pelatihan manajemen keuangan bagi pengurus koperasi di 17 kabupaten dan kota.
Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Sumatera Selatan, jumlah koperasi aktif di provinsi itu mencapai ribuan unit yang tersebar di berbagai sektor, mulai dari pertanian, perikanan, hingga jasa keuangan. Herman Deru menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong koperasi agar mampu bersaing di era ekonomi digital, termasuk melalui kerja sama dengan perbankan daerah dalam penyaluran kredit usaha rakyat berbasis keanggotaan.
"Kami berkomitmen memastikan koperasi di Sumatera Selatan tidak hanya bertahan, tetapi tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang sehat, transparan, dan bermanfaat bagi anggota serta masyarakat luas," tegasnya.
Penghargaan sebagai Penguatan Ekonomi Kerakyatan
Bakti Koperasi Nayaka Mahambara diberikan berdasarkan penilaian komprehensif terhadap kinerja kepala daerah dalam lima tahun terakhir. Aspek yang dinilai mencakup kebijakan pengembangan koperasi, realisasi program pemberdayaan, serta dampak sosial ekonomi yang dirasakan anggota koperasi di lapangan.
Herman Deru menjelaskan bahwa pencapaian tersebut tidak lepas dari sinergi antara pemerintah daerah, Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda), dan seluruh pengurus koperasi di Sumatera Selatan. Menurutnya, kolaborasi itu menghasilkan sejumlah program unggulan, seperti gerakan koperasi masuk pasar modern dan digitalisasi pembukuan koperasi melalui aplikasi yang dikembangkan pemerintah daerah.
Ia menambahkan bahwa ke depan, pemerintah provinsi akan memperluas program kemitraan antara koperasi dan badan usaha milik daerah agar rantai distribusi produk anggota semakin pendek dan bernilai tambah. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga daya saing koperasi di tengah dinamika perekonomian nasional.
Harapan bagi Koperasi Sumatera Selatan
Dalam kesempatan yang sama, Herman Deru berpesan agar seluruh pengurus koperasi menjalankan prinsip tata kelola yang baik, mulai dari transparansi laporan keuangan hingga pembagian sisa hasil usaha secara adil kepada anggota. Ia menegaskan bahwa koperasi yang sehat adalah koperasi yang dikelola secara profesional dan berpegang pada nilai-nilai kekeluargaan.
"Saya mengajak seluruh pengurus koperasi untuk terus berinovasi dan menjaga kepercayaan anggota. Dengan pengelolaan yang baik, koperasi akan menjadi pilar ekonomi kerakyatan yang kuat di Sumatera Selatan," ujarnya.
Penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara yang diraih Herman Deru menambah deretan apresiasi nasional yang diterima Sumatera Selatan di bidang ekonomi kerakyatan. Sebelumnya, provinsi ini juga tercatat beberapa kali meraih penghargaan di tingkat nasional atas keberhasilan program pemberdayaan koperasi dan UMKM.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyatakan akan menjadikan penghargaan tersebut sebagai pijakan untuk menyusun program kerja baru dalam Rapat Koordinasi pembangunan koperasi yang dijadwalkan berlangsung pada kuartal mendatang. Dalam rapat tersebut, akan dibahas strategi percepatan sertifikasi produk anggota koperasi, perluasan akses pembiayaan, serta penguatan peran koperasi dalam rantai pasok pangan daerah.
Herman Deru mengakhiri sambutannya dengan menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan koperasi harus diukur dari kesejahteraan anggota. Menurutnya, seluruh kebijakan yang disusun pemerintah provinsi pada akhirnya diarahkan untuk meningkatkan pendapatan dan kualitas hidup masyarakat, sesuai dengan semangat ekonomi kerakyatan yang diamanatkan konstitusi.
Comments (0)