Jakarta — PT Pertamina International Shipping (PIS) bersama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) secara resmi meluncurkan program mobil perpustakaan keliling yang mengangkat tema literasi kelautan bagi anak-anak. Peluncuran ini ditetapkan sebagai bagian dari upaya memperluas akses bahan bacaan sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap dunia maritim nasional.
Program tersebut menempatkan mobil perpustakaan keliling sebagai sarana edukasi bergerak yang menyajikan koleksi bacaan bertema kelautan, mulai dari buku pengetahuan tentang ekosistem laut, biota bawah laut, hingga pengenalan profesi kemaritiman. Berdasarkan keterangan resmi, inisiatif ini menyasar anak-anak pada jenjang pendidikan dasar di sejumlah wilayah, dengan penekanan pada pendekatan belajar yang menyenangkan dan mudah dipahami.
Dukungan terhadap Literasi dan Kecintaan pada Laut
Dalam keterangannya, pihak PIS menyatakan bahwa program ini dirancang untuk mendekatkan anak-anak pada dunia laut melalui medium literasi. "Kami ingin menghadirkan laut lebih dekat kepada anak-anak, bukan hanya sebagai ruang yang jauh di cakrawala, tetapi sebagai bagian dari pengetahuan dan kehidupan mereka sehari-hari," ujar perwakilan PIS.
Menurutnya, laut memiliki peran strategis bagi Indonesia sebagai negara kepulauan. Karena itu, pemahaman sejak dini mengenai pentingnya menjaga ekosistem laut dinilai menjadi fondasi penting bagi pembentukan karakter generasi penerus. Program perpustakaan keliling ini pun ditetapkan sebagai salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan di bidang pendidikan.
"Literasi kelautan bukan sekadar pengetahuan, tetapi bagian dari identitas bangsa maritim yang perlu ditanamkan sejak usia dini," tegasnya.
Sementara itu, Perpusnas menyambut baik kolaborasi tersebut. Lembaga itu menegaskan bahwa perpustakaan keliling merupakan instrumen efektif untuk menjangkau masyarakat, terutama di daerah yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas perpustakaan permanen. Dalam rapat koordinasi antarlembaga, program ini disepakati sebagai langkah konkret memperkuat budaya membaca di tengah masyarakat.
Mobil Perpustakaan sebagai Ruang Belajar Bergerak
Mobil perpustakaan keliling yang digunakan dilengkapi dengan rak koleksi buku, area baca sederhana, serta materi visual yang menarik bagi anak-anak. Selain menyediakan bahan bacaan, kegiatan ini juga diisi dengan sesi bercerita, permainan edukatif, dan pengenalan dasar tentang laut. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan minat baca sekaligus memperkuat pemahaman anak terhadap isu lingkungan.
PIS menekankan bahwa program ini tidak berhenti pada peluncuran semata. Ke depan, kegiatan akan dijadwalkan secara berkala dengan melibatkan sekolah-sekolah dasar, komunitas literasi, serta pemerintah daerah setempat. Jadwal kunjungan disusun berdasarkan pemetaan wilayah yang membutuhkan intervensi literasi, terutama kawasan pesisir dan daerah dengan angka partisipasi membaca yang masih rendah.
"Kami menargetkan program ini menjangkau sebanyak mungkin anak, dengan materi yang terus disesuaikan agar tetap relevan dan menarik," ujar perwakilan PIS.
Kolaborasi untuk Penguatan Literasi Nasional
Kolaborasi antara perusahaan pelayaran nasional dan lembaga perpustakaan negara ini dipandang sebagai contoh sinergi lintas sektor dalam penguatan literasi. Perpusnas menyatakan bahwa keterlibatan dunia usaha mempercepat perluasan layanan perpustakaan, khususnya dalam menyediakan koleksi tematik yang jarang tersedia di perpustakaan sekolah.
Lebih lanjut, kedua pihak berkomitmen melakukan evaluasi berkala terhadap pelaksanaan program. Evaluasi mencakup jumlah kunjungan, tingkat partisipasi anak, serta respons guru dan orang tua. Hasil evaluasi akan menjadi dasar pengembangan program pada tahap berikutnya, termasuk kemungkinan memperluas cakupan wilayah dan menambah jenis koleksi.
Dengan peluncuran ini, PIS dan Perpusnas menegaskan bahwa literasi kelautan merupakan bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Program mobil perpustakaan keliling ditetapkan sebagai langkah awal yang diharapkan berkelanjutan, sejalan dengan agenda nasional dalam meningkatkan minat baca dan kesadaran menjaga laut.
Comments (0)