Petugas Lakukan Pendinginan dan Penyisiran Gedung Bapenda DKI Usai Kebakaran
JAKARTA — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta melakukan pendinginan serta penyisiran di setiap lantai Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta yang terbakar di ...
JAKARTA — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta melakukan pendinginan serta penyisiran di setiap lantai Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta yang terbakar di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, pada Sabtu (8/8/2026). Langkah tersebut diambil untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang berpotensi memicu kobaran api susulan di gedung pelayanan pendapatan daerah itu.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah unit mobil pemadam kebakaran tetap bersiaga di halaman gedung, sementara petugas bergiliran masuk ke dalam bangunan untuk memeriksa kondisi tiap lantai. Penyemprotan air masih dilakukan pada bagian-bagian yang terpantau mengeluarkan asap tipis, terutama pada material plafon dan partisi ruangan yang sempat dilalap api.
Penyisiran Menyeluruh dari Lantai ke Lantai
Komandan regu pemadaman di lokasi kejadian menyatakan, penyisiran dilakukan secara berlapis, mulai dari lantai dasar hingga lantai teratas gedung. Setiap ruangan diperiksa guna memastikan suhu telah turun dan tidak ada material yang masih menyimpan bara.
"Kami memeriksa satu per satu lantai, membuka bagian plafon yang terindikasi masih panas, lalu menyiramnya sampai benar-benar aman. Prosedur ini wajib dilalui sebelum lokasi dinyatakan steril dari potensi kebakaran ulang," ujar komandan regu Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta di lokasi kejadian, Sabtu.
Ia menegaskan bahwa proses pendinginan merupakan tahapan standar dalam setiap penanganan kebakaran gedung bertingkat. Menurutnya, material bangunan yang sempat terbakar dapat menyimpan panas dalam waktu lama sehingga berisiko menyalakan api kembali apabila tidak ditangani secara tuntas hingga ke rongga-rongga tersembunyi.
Lantai 12 Menjadi Prioritas Pendinginan
Dalam operasi tersebut, lantai 12 menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian khusus petugas. Sejumlah personel dikerahkan naik ke lantai itu dengan membawa peralatan penyemprotan serta alat bantu pernapasan guna memeriksa sisa-sisa material yang terbakar.
Petugas menyisir setiap sudut ruangan di lantai 12, memeriksa rongga plafon, serta memastikan tidak ada asap yang masih mengepul dari sela material bangunan. Penyemprotan dilakukan secara bertahap agar suhu di area itu benar-benar turun ke tingkat aman sebelum petugas berpindah ke lantai berikutnya.
"Fokus kami saat ini adalah pendinginan total. Jangan sampai ada titik panas yang luput, karena itu bisa membuat api muncul lagi. Personel kami sebar ke lantai-lantai yang menjadi prioritas, termasuk lantai 12," katanya menegaskan.
Koordinasi dengan Pengelola Gedung
Di sela-sela proses pendinginan, petugas menggelar Rapat Koordinasi singkat dengan pengelola gedung di sekitar lokasi kejadian. Koordinasi itu membahas pemetaan area yang aman untuk dimasuki, status aliran listrik gedung, serta langkah pengamanan aset dan dokumen pelayanan yang berada di dalam bangunan.
Pengelola gedung menyatakan akan menindaklanjuti arahan petugas dengan menutup sementara area yang masih dalam proses pendinginan. Keputusan mengenai pembukaan kembali akses ke dalam gedung akan ditetapkan setelah seluruh lantai dinyatakan aman oleh tim pemadam kebakaran.
Sebagai langkah pengamanan, garis pembatas dipasang di sekitar area gedung. Petugas juga meminta pegawai maupun warga yang berada di sekitar lokasi untuk tidak mendekat ke area yang masih dalam penanganan demi keselamatan bersama.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Hingga proses pendinginan berlangsung, penyebab pasti kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta masih dalam penanganan pihak berwenang. Petugas di lokasi menyatakan, identifikasi penyebab kebakaran akan dilakukan setelah seluruh area dinyatakan aman untuk keperluan olah tempat kejadian perkara.
Informasi mengenai dampak kebakaran, termasuk kemungkinan korban maupun perkiraan kerugian material, masih menunggu pendataan resmi dari instansi terkait. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta menyatakan akan menyampaikan perkembangan penanganan secara berkala kepada publik.
Proses pendinginan dan penyisiran diperkirakan masih berlangsung hingga petugas memastikan seluruh lantai bebas dari titik panas. Setelah tahap itu selesai, lokasi akan diserahkan kepada pihak kepolisian dan pengelola gedung untuk proses lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.
Comments (0)