Pesawat Tabrak Gedung Pencakar Langit di Beijing, Tapi China Bungkam
Beijing, Apaberita.com — Hingga hari keempat pasca-insiden mengejutkan di jantung ibu kota China, suasana keheningan justru semakin menyelimuti publik. Sebuah pesawat kecil menabrak salah satu gedu
Beijing, Apaberita.com — Hingga hari keempat pasca-insiden mengejutkan di jantung ibu kota China, suasana keheningan justru semakin menyelimuti publik. Sebuah pesawat kecil menabrak salah satu gedung pencakar langit tertinggi di Beijing, Menara CITIC, pada Jumat (26/06) lalu. Kecelakaan tragis ini menewaskan sang pilot yang merupakan satu-satunya orang di dalam pesawat, serta mengakibatkan 13 orang lainnya mengalami luka-luka. Akan tetapi, di balik peristiwa dramatis itu, misteri besar masih menggantung: mengapa dan bagaimana insiden ini bisa terjadi?
Keheningan Otoritas di Tengah Kedekatan dengan Pusat Kekuasaan
Hal yang paling mencolok dari tragedi ini adalah minimnya informasi resmi yang dirilis oleh pemerintah China. Media kami mencatat, satu-satunya pernyataan otoritatif yang muncul hingga saat ini hanyalah sebuah laporan singkat sepanjang 60 kata. Laporan tersebut dimuat oleh Beijing Daily, media milik negara. Narasi singkat itu terasa semakin janggal mengingat lokasi kejadian yang hanya berjarak beberapa kilometer dari Zhongnanhai, kompleks markas besar Partai Komunis China yang menjadi pusat pengambilan keputusan negara.
“Kami masih menunggu penjelasan lebih lanjut, namun tampaknya ada upaya keras untuk mengontrol narasi di tengah sensitivitas lokasi,” ujar seorang analis penerbangan kepada Apaberita.com, Selasa (30/06).
Tabrakan dahsyat itu menyebabkan lubang menganga di sisi gedung setinggi 109 lantai tersebut. Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan struktural itu kini telah ditutup dengan papan, seolah menyembunyikan luka fisik sekaligus luka informasi. Upaya pembersihan visual ini berjalan paralel dengan pembersihan jejak digital. Rekaman video dramatis yang sempat beredar viral di internet pasca-insiden mendadak lenyap. Warganet di China yang mencoba mengunggah ulang atau mendiskusikan perihal penyebab pasti kecelakaan ini dihadapkan pada sensor ketat.
Spekulasi pun berkembang liar di ruang-ruang privat, mulai dari dugaan kegagalan mesin hingga kemungkinan adanya unsur kesengajaan yang tidak ingin diumbar ke publik. Hingga berita ini diturunkan, otoritas penerbangan sipil China maupun pihak kepolisian setempat masih membisu. Publik Beijing, dan dunia, hanya bisa menebak-nebak apa yang sebenarnya terjadi di balik dinding ketinggian Menara CITIC yang kini rapat tertutup papan.
Comments (0)