Pertengkaran Sengit Warnai Malam Sebelum Suami Bunuh Istri di Tambora

Kasus pembunuhan tragis mengguncang kawasan Tambora, Jakarta Barat, setelah seorang wanita berinisial R (40) ditemukan tewas di tangan suami sirinya, ES (30). Peristiwa nahas ini terkuak setelah para

Jul 06, 2026 - 14:07
0 0
Pertengkaran Sengit Warnai Malam Sebelum Suami Bunuh Istri di Tambora

Kasus pembunuhan tragis mengguncang kawasan Tambora, Jakarta Barat, setelah seorang wanita berinisial R (40) ditemukan tewas di tangan suami sirinya, ES (30). Peristiwa nahas ini terkuak setelah para tetangga di sekitar lokasi kejadian mengaku mendengar pertengkaran hebat antara pasangan tersebut pada dini hari.

Ribut-ribut di Tengah Malam

Kesaksian para tetangga yang tinggal di Jalan Padamulya VIII RT 001 RW 09, Kelurahan Angke, menjadi kunci awal terungkapnya peristiwa ini. Mereka menyatakan bahwa keributan mulai terdengar sekitar pukul 02.00 WIB pada Jumat, 19 Juni 2026. Suara bentakan dan pertengkaran sengit itu berasal dari dalam rumah korban dan pelaku. Meskipun mendengar teriakan yang mengganggu ketenangan malam, para tetangga memilih untuk tidak langsung melakukan pengecekan. Mereka enggan terlibat karena menganggap hal tersebut sebagai urusan rumah tangga yang bersifat pribadi. Keputusan itu kini menjadi penyesalan mendalam karena berselang beberapa jam kemudian, diketahui bahwa R telah kehilangan nyawanya.

Menurut keterangan yang dihimpun oleh media kami dari pihak kepolisian, aksi kekerasan dalam rumah tangga yang berujung maut itu berlangsung dengan cepat. Tidak ada yang menyangka bahwa cekcok mulut yang biasa mewarnai hubungan mereka akan berakhir dengan darah. Pelaku ES yang berusia 30 tahun kini telah diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kronologi dan Respons Kepolisian

Kapolsek Tambora, AKP Wahyu Hidayat, memberikan keterangan resmi terkait kronologi penemuan mayat korban. Beliau membenarkan bahwa insiden tersebut bermula dari laporan warga yang curiga setelah suasana di rumah korban mendadak senyap pasca keributan besar itu.

"Berawal pada hari Jumat tanggal 19 Juni 2026 sekira jam 02.00 WIB, pelapor dan para saksi (tetangga korban) mendengar ada keributan antara pelaku dengan korban (suami-istri) dari dalam rumah," ujar AKP Wahyu Hidayat kepada awak media, Senin (22/6/2026).

Pihak kepolisian dari Polsek Tambora langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) begitu laporan diterima. Dari hasil penyelidikan sementara, motif pembunuhan tersebut diduga kuat dilatarbelakangi oleh masalah rumah tangga yang sudah berlangsung lama. Hubungan pernikahan siri antara ES dan R diduga menyimpan dinamika konflik yang tidak pernah terselesaikan dengan baik, hingga akhirnya meledak menjadi aksi pembunuhan keji.

Kasus ini menjadi pengingat kelam bagi masyarakat akan pentingnya kepekaan terhadap tanda-tanda kekerasan dalam rumah tangga. Para tetangga yang semula memilih diam karena tidak ingin mencampuri urusan orang lain kini berharap agar ke depannya warga lebih berani untuk melaporkan potensi bahaya sebelum nyawa melayang. Hingga saat ini, penyidik masih terus mendalami kasus tersebut, termasuk memeriksa kejiwaan pelaku dan melakukan autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rizky-amelia

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan peristiwa penting.

Comments (0)

User