Penerbangan Perdana SalamAir Muscat-Medan Resmi, Pemerintah Targetkan Wisman Timur Tengah

Penerbangan perdana maskapai asal Kesultanan Oman, SalamAir, pada rute Muscat–Medan resmi beroperasi setelah pesawatnya mendarat di Bandar Udara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Suma...

Aug 24, 2026 - 07:40
0 0
Penerbangan Perdana SalamAir Muscat-Medan Resmi, Pemerintah Targetkan Wisman Timur Tengah

Penerbangan perdana maskapai asal Kesultanan Oman, SalamAir, pada rute Muscat–Medan resmi beroperasi setelah pesawatnya mendarat di Bandar Udara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara. Pemerintah menegaskan pembukaan rute internasional tersebut merupakan bagian dari strategi memperkuat konektivitas udara Indonesia dengan kawasan Timur Tengah sekaligus menargetkan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). SalamAir sendiri merupakan maskapai berbiaya rendah yang menjadikan Muscat sebagai bandar udara penghubung utama.

Dengan beroperasinya rute ini, penumpang dari Sumatra Utara dan sekitarnya dapat terbang langsung menuju ibu kota Oman tanpa harus transit di Jakarta, Kuala Lumpur, maupun kota penghubung lainnya. Sebaliknya, warga negara Oman dan negara-negara Teluk yang hendak berkunjung ke Indonesia bagian barat kini memiliki jalur penerbangan yang lebih pendek dan efisien. Kualanamu tercatat menjadi gerbang masuk baru bagi penerbangan langsung dari kawasan Timur Tengah setelah sebelumnya layanan serupa lebih banyak terkonsentrasi di wilayah Jakarta dan Bali.

Penerbangan Perdana Tandai Perluasan Jaringan

Pendaratan pesawat perdana tersebut disambut oleh perwakilan pemerintah daerah, pengelola bandar udara, serta sejumlah pemangku kepentingan pariwisata di Sumatra Utara. Pihak maskapai dalam keterangan resminya menyatakan bahwa pembukaan rute Muscat–Medan merupakan keputusan strategis untuk memperluas jaringan penerbangan di Asia Tenggara. “Kami menilai Sumatra Utara memiliki posisi yang strategis sebagai pintu gerbang kawasan barat Indonesia,” demikian pernyataan resmi maskapai. Penerbangan langsung ini juga dipandang sebagai jawaban atas kebutuhan konektivitas yang selama ini menjadi kendala utama pertumbuhan kunjungan wisman dari kawasan Timur Tengah.

Pemerintah menyatakan dukungan penuh atas kehadiran maskapai internasional tersebut. Konektivitas udara yang andal dinilai sebagai prasyarat utama bagi pertumbuhan sektor pariwisata dan perdagangan nasional. Dalam keterangannya, pemerintah menyampaikan bahwa pembukaan rute ini sejalan dengan upaya memperluas pasar wisatawan, khususnya dari negara-negara yang selama ini belum memiliki koneksi penerbangan langsung dengan Indonesia.

Pemerintah Optimistis Dongkrak Wisman Timur Tengah

Optimisme pemerintah didasari pada karakteristik wisatawan Timur Tengah yang dikenal memiliki tingkat belanja tinggi serta rata-rata masa tinggal lebih lama dibandingkan wisatawan dari kawasan lain. Berkurangnya waktu tempuh akibat adanya penerbangan langsung dinilai akan meningkatkan daya saing destinasi Indonesia. Pemerintah juga memastikan kemudahan akses bagi warga negara Oman melalui fasilitas visa on arrival yang telah tersedia, sehingga proses kedatangan wisman di bandara dapat berlangsung cepat dan nyaman.

Selain sektor pariwisata, rute Muscat–Medan membuka peluang penguatan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Oman, baik dalam bidang perdagangan maupun investasi. Sumatra Utara, dengan mayoritas penduduk muslim dan kedekatan budaya dengan kawasan Timur Tengah, dinilai memiliki potensi besar menyerap kunjungan, baik untuk tujuan wisata maupun ibadah. Konektivitas ini juga berpeluang memperlancar arus jemaah umrah dari Sumatra Utara menuju kawasan Teluk.

Dampak Ekonomi dan Kesiapan Pelayanan Bandara

Pemerintah daerah memperkirakan beroperasinya rute internasional baru ini akan mendorong pertumbuhan sektor usaha terkait pariwisata, seperti perhotelan, restoran, transportasi darat, serta usaha mikro, kecil, dan menengah di sekitar kawasan Kualanamu. Dalam Rapat Koordinasi yang digelar menjelang penerbangan perdana, sejumlah instansi telah menyiapkan layanan imigrasi, bea cukai, karantina, hingga ground handling agar kedatangan penumpang internasional dapat terlayani secara optimal.

Pengelola bandar udara menyatakan kesiapan fasilitas dan sumber daya manusia dalam menyambut rute baru tersebut. Kapasitas terminal internasional Kualanamu dinilai memadai untuk menampung peningkatan arus penumpang. Pemerintah menindaklanjuti pembukaan rute ini dengan melakukan pemantauan terhadap tingkat keterisian penumpang serta mempertimbangkan penambahan frekuensi penerbangan apabila permintaan pasar terus meningkat.

Pemerintah menegaskan komitmennya menjaga keberlanjutan rute penerbangan internasional yang baru dibuka melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Evaluasi berkala akan dilakukan untuk memastikan rute Muscat–Medan memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat. Dengan beroperasinya penerbangan perdana ini, pemerintah optimistis jumlah wisman asal Timur Tengah akan meningkat secara signifikan dan Sumatra Utara semakin kokoh sebagai salah satu destinasi utama Indonesia di kawasan barat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hendra-wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Comments (0)

User