Penembak Pilot AS di Yahukimo KKB Baru Pimpinan Mbalingga
Apaberita.com, Jakarta – Satuan Tugas Penegakan Hukum Operasi Damai Cartenz (ODC) memastikan bahwa kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang bertanggung jawab atas penembakan pilot PT AMA asal Amerik
Apaberita.com, Jakarta – Satuan Tugas Penegakan Hukum Operasi Damai Cartenz (ODC) memastikan bahwa kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang bertanggung jawab atas penembakan pilot PT AMA asal Amerika Serikat, Nicholas F. Goselin, adalah kelompok Bakusip. Kelompok ini merupakan faksi baru yang dipimpin oleh M. Mbalingga dan sebelumnya tidak terlalu dikenal dalam peta konflik bersenjata di wilayah Yahukimo, Papua.
Kepastian ini diperoleh berdasarkan sejumlah unggahan di media sosial yang mengklaim bahwa Bakusip merupakan bagian dari jaringan yang dipimpin oleh Elkius Kobak, seorang tokoh kunci dalam gerakan bersenjata di Yahukimo. Namun, Satgas Gakkum ODC menegaskan bahwa Bakusip menunjukkan karakteristik operasional yang berbeda dan sedang dalam proses konsolidasi kekuatan di pedalaman Papua.
Kronologi dan Identifikasi Pelaku
Menurut laporan media kami, penembakan terhadap pilot Nicholas F. Goselin terjadi saat pesawat PT AMA sedang menjalankan misi penerbangan di kawasan terpencil Yahukimo. Tim investigasi ODC menemukan bukti-bukti digital dan saksi lapangan yang mengarah pada kelompok Bakusip sebagai pelaku utama. Kepala Satgas Gakkum ODC, Komisaris Besar Polisi IGG Era Adhinata, memberikan pernyataan resmi dari Jayapura.
"Dari sejumlah unggahan di media sosial, Bakusip mengaku sebagai bagian dari kelompok pimpinan Elkius Kobak di wilayah Yahukimo," ujar Komisaris Besar Polisi IGG Era Adhinata kepada Apaberita.com, Sabtu (4/7/2026).
Pernyataan ini sekaligus mengonfirmasi bahwa kelompok Bakusip tidak beroperasi secara tunggal, melainkan memiliki afiliasi dengan struktur komando yang lebih besar. Elkius Kobak sendiri dikenal sebagai salah satu pemimpin senior KKB yang telah lama menjadi target operasi penegakan hukum di Papua.
Profil Kelompok Bakusip dan Ancaman Keamanan
Analisis keamanan dari Apaberita.com menunjukkan bahwa kemunculan kelompok Bakusip menambah kompleksitas peta konflik di Yahukimo. Kelompok ini terindikasi merekrut anggota dari desa-desa sekitar dan menggunakan taktik serangan sporadis terhadap target bernilai tinggi, termasuk tenaga penerbangan sipil. Penembakan terhadap pilot asing dianggap sebagai eskalasi yang mengancam stabilitas penerbangan perintis di Papua.
Sejauh ini, Satgas ODC terus melakukan pengejaran terhadap M. Mbalingga dan anggotanya. Operasi gabungan TNI-Polri diperkuat di wilayah tersebut untuk mencegah aksi susulan dan melindungi masyarakat serta pekerja transportasi udara yang menjadi tulang punggung logistik di pedalaman.
Respons dan Langkah Strategis
Selain penegakan hukum, pemerintah daerah bersama aparat keamanan juga mendorong pendekatan kesejahteraan untuk meredam perkembangan kelompok-kelompok bersenjata baru. Masyarakat diimbau untuk tidak memberikan dukungan logistik maupun simpati kepada Bakusip dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan.
Apaberita.com akan terus memantau perkembangan situasi di Yahukimo dan memberikan informasi terkini terkait penanganan kasus ini. Keberhasilan ODC mengidentifikasi kelompok pelaku menjadi langkah awal penting dalam menuntaskan kejahatan bersenjata yang merugikan banyak pihak, termasuk dunia penerbangan sipil di Tanah Papua.
Comments (0)