Pendiri YHI-PP Buka Suara soal Temuan Senjata dan Narkoba di Sekolah

JAKARTA — Salah satu pendiri Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang (YHI-PP), Yan Sofyan Syafe'i, buka suara terkait temuan senjata tajam hingga barang bukti yang diduga narkotika di lingkungan sekolah y...

Pendiri YHI-PP Buka Suara soal Temuan Senjata dan Narkoba di Sekolah

JAKARTA — Salah satu pendiri Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang (YHI-PP), Yan Sofyan Syafe'i, buka suara terkait temuan senjata tajam hingga barang bukti yang diduga narkotika di lingkungan sekolah yang berada di bawah naungan yayasan tersebut di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Klarifikasi resmi itu disampaikan dalam jumpa pers yang digelar di Jakarta Selatan sebagai respons atas informasi yang berkembang di kalangan publik dalam beberapa hari terakhir.

Dalam keterangannya, Yan menegaskan bahwa pihak yayasan tidak menutup-nutupi peristiwa tersebut. Ia menyatakan seluruh temuan telah ditindaklanjuti sesuai prosedur internal yayasan dan dilaporkan kepada aparat penegak hukum untuk diproses lebih lanjut berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Kami menegaskan bahwa yayasan bersikap terbuka dan kooperatif. Setiap temuan yang berkaitan dengan barang terlarang di lingkungan sekolah telah kami tindaklanjuti dan kami serahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib," ujar Yan Sofyan Syafe'i dalam jumpa pers tersebut.

Klarifikasi Resmi Yayasan

Yan menyatakan, jumpa pers itu digelar untuk meluruskan berbagai informasi yang dinilai belum utuh diterima masyarakat. Menurutnya, yayasan memandang perlu memberikan penjelasan resmi agar tidak berkembang tafsir yang keliru mengenai kondisi sekolah-sekolah di bawah naungan YHI-PP.

Ia menjelaskan, temuan barang-barang terlarang itu diketahui melalui mekanisme pengawasan internal yang selama ini dijalankan yayasan bersama pihak sekolah. Setelah temuan diverifikasi, yayasan segera mengambil langkah tegas dengan melibatkan aparat kepolisian setempat.

"Begitu temuan itu kami ketahui, langkah pertama yang kami ambil adalah mengamankan barang bukti dan berkoordinasi dengan kepolisian. Kami tidak ingin persoalan ini ditangani setengah-setengah karena menyangkut keselamatan anak-anak didik kami," katanya.

Kendati demikian, Yan enggan merinci jumlah maupun jenis barang bukti yang diamankan. Ia beralasan, keterangan lebih detail merupakan kewenangan aparat penegak hukum yang kini menangani perkara tersebut.

Kerja Sama dengan Aparat Penegak Hukum

Yan menuturkan, yayasan telah menjalin komunikasi intensif dengan jajaran kepolisian di wilayah Jakarta Selatan untuk menindaklanjuti temuan itu. Ia memastikan seluruh informasi yang dimiliki yayasan telah disampaikan secara terbuka demi kepentingan penyelidikan.

Menurutnya, yayasan juga siap memfasilitasi kebutuhan aparat selama proses pemeriksaan berlangsung, termasuk memberikan akses terhadap lingkungan sekolah serta keterangan dari para guru dan tenaga kependidikan. Ia menegaskan, yayasan menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan.

"Kami menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada kepolisian. Yayasan akan terus berkoordinasi dan mendukung setiap langkah yang diambil aparat demi tegaknya hukum dan keamanan lingkungan pendidikan," ucapnya.

Langkah Pembinaan dan Pencegahan ke Depan

Lebih jauh, Yan memaparkan sejumlah langkah pembinaan yang akan diperkuat yayasan. Di antaranya peningkatan pengawasan di lingkungan sekolah, pemeriksaan berkala terhadap barang bawaan peserta didik sesuai prosedur, serta penguatan program bimbingan konseling dan pendidikan karakter.

Ia menambahkan, yayasan juga akan menggandeng orang tua murid, tokoh masyarakat, dan instansi terkait dalam upaya pencegahan peredaran narkotika serta barang berbahaya lainnya di kalangan pelajar. Menurutnya, persoalan ini tidak dapat diselesaikan oleh sekolah semata, melainkan memerlukan sinergi seluruh pihak.

"Ke depan, kami akan memperketat pengawasan dan memperkuat pembinaan karakter. Kami berkomitmen menjadikan lingkungan sekolah sebagai tempat yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk barang terlarang," tuturnya.

Yan juga meminta masyarakat tidak menggeneralisasi peristiwa tersebut sebagai gambaran menyeluruh kondisi sekolah di bawah naungan yayasan. Ia menegaskan, yayasan yang telah lama berkiprah di dunia pendidikan itu tetap berkomitmen menjaga mutu pendidikan dan keselamatan seluruh peserta didik.

Jumpa pers tersebut ditutup dengan pernyataan bahwa yayasan akan menyampaikan perkembangan berikutnya secara berkala kepada publik. Yan memastikan, setiap keputusan yang diambil yayasan akan selalu mengedepankan kepentingan dan masa depan anak-anak didik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bagus-nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Comments (0)

User