Pemprov Jateng Gelar Gebyar Hadiah Samsat 2026, Sediakan Ratusan Juta Rupiah dan Emas bagi Wajib Pajak
Semarang, Apaberita.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menunjukkan apresiasi tinggi kepada masyarakat yang patuh membayar pajak kendaraan bermotor melalui program Gebyar Hadiah Samsat 2026. Dala
Semarang, Apaberita.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menunjukkan apresiasi tinggi kepada masyarakat yang patuh membayar pajak kendaraan bermotor melalui program Gebyar Hadiah Samsat 2026. Dalam periode pertama pengundian, Pemprov Jateng menyiapkan hadiah spektakuler berupa uang tunai senilai ratusan juta rupiah serta puluhan gram emas murni. Pengundian berlangsung meriah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, pada Jumat (26/6), sebagai bagian dari rangkaian tahunan untuk mendorong kesadaran pajak dan pembangunan daerah.
Pengundian Perdana dan Hadiah Menggiurkan
Kegiatan yang dikemas dalam tajuk “Gebyar Hadiah Samsat 2026” ini menjadi momentum penting bagi Pemprov Jateng untuk membalas kontribusi warga. Hadiah utama meliputi uang tunai dengan total mencapai lebih dari tiga ratus juta rupiah, serta emas batangan seberat puluhan gram yang dibagikan kepada sejumlah pemenang yang beruntung. Pengundian dilakukan secara acak dari basis data pembayar pajak kendaraan bermotor yang telah melunasi kewajibannya tepat waktu sepanjang periode yang ditentukan. Sistem ini dirancang transparan dan diawasi langsung oleh pejabat daerah guna menjamin keadilan bagi seluruh peserta.
“Gebyar Hadiah Samsat merupakan wujud nyata apresiasi pemerintah daerah kepada masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan Jawa Tengah melalui pembayaran pajak kendaraan bermotor. Setiap rupiah yang disetorkan akan kembali dalam bentuk program dan infrastruktur yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujar Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno, saat memberikan sambutan dalam acara tersebut.
Dorong Kepatuhan dan Partisipasi Masyarakat
Melalui Gebyar Hadiah Samsat, Pemprov Jateng berharap dapat meningkatkan angka kepatuhan pajak yang selama ini menjadi tulang punggung pendapatan asli daerah. Selain memberikan insentif langsung, acara ini sekaligus menjadi media edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya pajak dalam pembiayaan pembangunan jalan, jembatan, fasilitas kesehatan, dan pendidikan. Menurut laporan dari Badan Pendapatan Daerah setempat yang dikutip Apaberita.com, animo warga terhadap program serupa terus meningkat dari tahun ke tahun, terlihat dari lonjakan jumlah transaksi di kantor-kantor Samsat menjelang batas akhir kepesertaan.
Panitia penyelenggara menjelaskan bahwa mekanisme pengundian akan berlangsung secara periodik sepanjang 2026, sehingga masih ada banyak kesempatan bagi wajib pajak untuk menjadi pemenang. Masyarakat yang ingin turut serta hanya perlu memastikan bahwa pajak kendaraan bermotor mereka telah dilunasi dan data kendaraan terverifikasi dengan benar dalam sistem Samsat. Dengan langkah ini, Pemprov Jateng menegaskan bahwa membayar pajak bukan sekadar kewajiban, melainkan juga peluang untuk mendapatkan rezeki tambahan serta turut memajukan Jawa Tengah.
Comments (0)