Pemprov DKI Gencar Bangun 11 Rusun Baru Tahun Depan, Fokus Dorong Konsep Hunian Vertikal

Apaberita.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan akan memulai pembangunan 11 rumah susun (rusun) baru pada tahun 2027 mendatang. Langkah strategis ini merupakan bagian

Jul 07, 2026 - 23:38
0 0
Pemprov DKI Gencar Bangun 11 Rusun Baru Tahun Depan, Fokus Dorong Konsep Hunian Vertikal

Apaberita.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan akan memulai pembangunan 11 rumah susun (rusun) baru pada tahun 2027 mendatang. Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyediakan hunian yang layak dan terjangkau, sekaligus mendorong peralihan masyarakat ke konsep hunian vertikal di tengah keterbatasan lahan ibu kota.

Informasi yang dihimpun tim Apaberita.com menyebutkan bahwa proyek ambisius tersebut saat ini tengah dalam tahap pengusulan. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta secara aktif mengajukan proposal pembangunan kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Usulan ini dilakukan agar 11 rusun baru tersebut bisa mendapatkan dukungan pendanaan dan masuk dalam portofolio Program 3 Juta Rumah yang digagas oleh pemerintah pusat.

Kepala DPRKP DKI Jakarta, Kelik Indriyanto, menyampaikan optimismenya terhadap realisasi proyek ini. Dalam keterangannya kepada awak media pada Sabtu (27/6/2026), ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama percepatan penyediaan hunian bagi warga Jakarta.

"Terkait 11 rusun tersebut sedang proses pengusulan ke Kementerian PKP. Besar harapan dapat didukung penuh melalui Program 3 Juta Rumah sebagai portofolio bersama antara pemerintah pusat dan daerah," ujar Kelik.

Dorong Pemerataan Hunian Vertikal

Pembangunan belasan rusun baru ini selaras dengan visi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang menekankan pentingnya penataan kota melalui hunian vertikal. Pramono menilai, konsep rusun atau apartemen terjangkau bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mutlak untuk menjawab persoalan kepadatan penduduk dan keterbatasan lahan di Jakarta. Dengan memperbanyak rusun di berbagai titik, pemerintah berharap dapat merelokasi warga dari permukiman kumuh sekaligus menekan backlog atau kesenjangan kepemilikan rumah yang masih tinggi.

Ketersediaan lahan menjadi tantangan tersendiri dalam realisasi proyek ini. Meskipun demikian, Pemprov DKI memastikan telah memetakan sejumlah lahan potensial milik pemerintah daerah yang tersebar di lima wilayah kota administrasi dan satu kabupaten administrasi. Rencananya, rusun-rusun ini akan dibangun dengan konsep hunian berimbang dan dilengkapi fasilitas penunjang seperti ruang terbuka hijau, area komersial, serta akses transportasi publik yang memadai.

Dengan masuknya proyek ini dalam skema Program 3 Juta Rumah, diharapkan proses pembangunan dapat berjalan lebih masif dan tepat sasaran. Masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) menjadi segmen prioritas yang akan menikmati manfaat dari unit-unit hunian tersebut.

DPRKP DKI Jakarta saat ini masih terus berkoordinasi secara intensif dengan kementerian terkait guna memastikan kesiapan administrasi, Dana Alokasi Khusus (DAK), hingga Detail Engineering Design (DED) dari masing-masing lokasi rusun. Informasi detail mengenai 11 lokasi strategis pembangunan rusun tersebut akan segera diumumkan kepada publik setelah proses pengusulan mendapatkan persetujuan resmi dari pemerintah pusat.

Langkah ini diharapkan tidak hanya menambah stok hunian layak, tetapi juga mempercantik wajah perkotaan Jakarta sebagai kota global yang modern dan berkelanjutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hendra-wijaya

Editor Politik. Editor politik dan dinamika kekuasaan.

Comments (0)

User