Pelempar Molotov di Rumah Pengacara Jaktim Berjumlah 2 Orang, Kini Diburu
Jakarta - Aksi teror pelemparan bom molotov menyasar rumah seorang pengacara di kawasan Ciracas, Jakarta Timur. Insiden yang terjadi pada dini hari tersebut kini tengah diselidiki secara intensif ole
Jakarta - Aksi teror pelemparan bom molotov menyasar rumah seorang pengacara di kawasan Ciracas, Jakarta Timur. Insiden yang terjadi pada dini hari tersebut kini tengah diselidiki secara intensif oleh aparat kepolisian. Dua orang pelaku yang diduga kuat sebagai eksekutor lapangan masih dalam pengejaran.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Apaberita.com, rumah milik pengacara bernama Sulardi menjadi sasaran pelemparan molotov oleh orang tidak dikenal. Peristiwa mengejutkan ini terjadi pada Rabu (1/7) sekitar pukul 02.30 WIB, saat suasana permukiman dalam keadaan lengang dan sebagian besar warga tengah beristirahat.
Kronologi kejadian bermula ketika dua orang tak dikenal mengendarai sepeda motor mendekati kediaman korban. Tanpa banyak basa-basi, salah satu dari mereka tiba-tiba melemparkan benda mencurigakan yang kemudian diketahui sebagai bom molotov ke arah pagar rumah. Api sempat berkobar sesaat sebelum akhirnya dapat dipadamkan oleh penghuni rumah dan warga sekitar yang terbangun karena suara ledakan kecil.
"Diduga pelaku dua orang menggunakan sepeda motor," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP Made Budi, dalam keterangannya kepada awak media, Jumat (3/7/2026).
Keterangan dari saksi mata di lokasi kejadian turut memperkuat dugaan bahwa pelaku memang berjumlah dua orang. Mereka digambarkan datang secara tiba-tiba, melemparkan molotov tepat ke bagian pagar rumah, lalu melarikan diri dengan kecepatan tinggi menggunakan sepeda motor yang sudah disiapkan.
Pihak kepolisian dari Polres Metro Jakarta Timur telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan sejumlah barang bukti. Serpihan botol, sisa cairan diduga bahan bakar, serta rekaman kamera pengawas milik warga sekitar menjadi petunjuk penting bagi tim penyidik. Saat ini, identitas dan motif kedua pelaku masih dalam proses pendalaman.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti apa yang menjadi latar belakang aksi teror tersebut. Polisi enggan berspekulasi, namun tidak menutup kemungkinan bahwa insiden ini berkaitan dengan profesi korban sebagai pengacara yang kerap menangani berbagai perkara hukum. Tim gabungan masih memburu kedua pelaku, memeriksa saksi-saksi, dan menganalisis rekaman CCTV dari sejumlah titik di sekitar lokasi.
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga Ciracas dan sekitarnya, untuk tetap tenang dan segera melapor jika melihat gerak-gerik mencurigakan. Informasi sekecil apa pun dari publik diharapkan dapat membantu proses penyelidikan dan mempercepat penangkapan para pelaku. Apaberita.com akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menyajikan informasi terbaru seputar pengejaran pelaku pelemparan molotov di rumah pengacara tersebut.
Comments (0)