Oct 10, 2026
Politik

Operasi Penindakan Narkoba di Kampus Ambon dan Boncos

AMBON — Aparat penegak hukum menggelar operasi penindakan peredaran narkotika di lingkungan Kampus Ambon dan kawasan Boncos. Operasi tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarak...

Operasi Penindakan Narkoba di Kampus Ambon dan Boncos

AMBON — Aparat penegak hukum menggelar operasi penindakan peredaran narkotika di lingkungan Kampus Ambon dan kawasan Boncos. Operasi tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan yang diduga melibatkan sejumlah oknum di dua lokasi tersebut.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor setempat, AKP Rizky Pratama, menyatakan bahwa operasi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pemberantasan narkoba yang dilaksanakan secara berkala. "Operasi ini kami lakukan berdasarkan laporan masyarakat dan hasil analisis intelijen yang menunjukkan adanya indikasi peredaran narkotika di dua titik tersebut," ujarnya dalam keterangan resmi kepada wartawan, Rabu (19/2/2025).

Dasar Hukum dan Tujuan Operasi

Menurut AKP Rizky Pratama, pelaksanaan operasi merujuk pada ketentuan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Operasi ini bertujuan untuk menindaklanjuti temuan awal sekaligus memberikan efek jera kepada para pelaku. "Kami bertindak berdasarkan UU yang berlaku. Setiap langkah yang kami ambil telah melalui kajian hukum dan koordinasi dengan instansi terkait," tegasnya.

Dalam operasi tersebut, aparat melakukan penyisiran di sejumlah titik yang dianggap rawan, termasuk area kos, warung, dan tempat berkumpul lainnya. Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan pengelola kampus dan aparat desa setempat untuk memastikan kegiatan berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas akademik maupun warga sekitar.

Barang Bukti dan Pihak yang Diamankan

Dari hasil operasi, aparat mengamankan sejumlah barang bukti berupa paket kecil narkotika jenis sabu, alat hisap, serta uang tunai yang diduga hasil transaksi. Beberapa orang turut diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. "Ada beberapa orang yang kami amankan. Saat ini mereka masih menjalani pemeriksaan intensif di kantor kami," kata AKP Rizky Pratama.

Ia menambahkan bahwa pihaknya belum dapat menyimpulkan keterlibatan pihak lain sebelum proses pemeriksaan selesai. "Kami akan mendalami peran masing-masing pihak. Jika ditemukan bukti keterlibatan oknum lain, kami tidak akan segan menindak sesuai ketentuan hukum," ujarnya.

Respons Pengelola Kampus dan Masyarakat

Pihak pengelola Kampus Ambon menyambut baik langkah penegak hukum. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Maria Latuconsina, menyatakan bahwa kampus berkomitmen mendukung upaya pemberantasan narkoba. "Kami mendukung penuh operasi ini. Kampus harus menjadi ruang yang bersih dari narkotika. Kami juga akan memperketat pengawasan di lingkungan kampus," tuturnya.

Tokoh masyarakat Boncos, Ahmad Sanusi, mengapresiasi operasi tersebut. Ia berharap kegiatan serupa terus dilakukan secara berkelanjutan. "Kami berharap operasi ini tidak hanya sekali. Warga sudah lama resah dengan peredaran narkoba di kawasan ini," ujarnya.

Rencana Tindak Lanjut

AKP Rizky Pratama menegaskan bahwa operasi akan dilanjutkan secara berkala dengan sasaran yang lebih luas. Pihaknya juga akan menggencarkan sosialisasi bahaya narkoba kepada masyarakat, khususnya generasi muda. "Kami akan terus melakukan razia dan penyuluhan. Pencegahan harus berjalan seiring dengan penindakan," jelasnya.

Selain itu, kepolisian berencana menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) serta pemerintah daerah untuk memperkuat program rehabilitasi bagi pengguna yang terjaring. Langkah ini diambil agar penanganan tidak hanya bersifat represif, tetapi juga rehabilitatif.

Hingga berita ini diturunkan, proses pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang diamankan masih berlangsung. Aparat belum memberikan keterangan resmi mengenai status hukum para pihak yang terjaring. Masyarakat diimbau untuk terus memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS dimas-permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Comments (0)

User