No Na Terharu Saksikan Penonton HITC Los Angeles 2026 Berlipat Ganda

Grup vokal perempuan asal Indonesia, No Na, kembali tampil di festival musik Head in the Clouds (HITC) Los Angeles 2026 yang digelar di Los Angeles, Amerika Serikat, akhir pekan lalu. Keempat personel...

No Na Terharu Saksikan Penonton HITC Los Angeles 2026 Berlipat Ganda

Grup vokal perempuan asal Indonesia, No Na, kembali tampil di festival musik Head in the Clouds (HITC) Los Angeles 2026 yang digelar di Los Angeles, Amerika Serikat, akhir pekan lalu. Keempat personel, yakni Baila Fauri, Christy Gardena, Esther Geraldine, dan Shazfa Adesya, naik panggung untuk kedua kalinya di festival yang sama setelah penampilan perdana mereka pada edisi 2025.

Dalam sesi wawancara pada Minggu (9/8), Esther Geraldine menyatakan penampilan tahun ini terasa berbeda dibandingkan partisipasi pertama mereka. Perbedaan itu terutama terlihat dari jumlah penonton yang hadir menyaksikan aksi panggung No Na.

"Aku hampir menangis karena kami bisa melihat jumlah penontonnya dua sampai tiga kali lipat lebih besar dari tahun lalu. Dan ada banyak sekali orang Indonesia, dan orang-orang benar-benar tahu lagu kami kali ini! Jadi itu sangat emosional," tutur Esther.

Jumlah Penonton Meningkat Dua hingga Tiga Kali Lipat

Esther menuturkan, lonjakan jumlah penonton menjadi penanda bahwa kehadiran No Na di kancah musik internasional semakin dikenal. Antusiasme penonton, termasuk banyaknya warga Indonesia yang datang langsung ke lokasi acara, memberikan pengalaman emosional tersendiri bagi keempat personel.

Festival Head in the Clouds merupakan ajang musik tahunan yang digelar label 88Rising dan menampilkan deretan musisi Asia serta diaspora Asia dari berbagai negara. Keikutsertaan No Na dalam dua edisi beruntun menempatkan mereka sebagai salah satu penampil asal Indonesia yang mendapat panggung di ajang tersebut.

Esther juga mengenang penampilan perdana grupnya pada Head in the Clouds Los Angeles 2025. Ketika itu, No Na untuk pertama kalinya tampil sebagai grup di festival tersebut. Bagi Esther, setiap kesempatan kembali ke panggung Head in the Clouds selalu membawa makna mendalam.

"Sekarang terasa sangat emosional tampil untuk kedua kalinya karena tahun lalu adalah penampilan pertama kami sebagai No Na di Head in the Clouds LA 2025. Jadi setiap kali kami kembali ke festival Head in the Clouds mana pun, itu selalu menjadi momen emosional," ucap Esther.

Tembang Lelo Ledung dan Sisipan Lirik Bahasa Jawa

Pada penampilan kali ini, No Na kembali menonjolkan identitas Indonesia di atas panggung internasional. Aksi mereka dibuka dengan tembang tradisional "Lelo Ledung" yang menggema ke seluruh area venue, sebelum dilanjutkan dengan sejumlah nomor lagu andalan grup.

Momen lain yang mencuri perhatian terjadi ketika No Na membawakan lagu "Rollerblade" dengan menyisipkan lirik berbahasa Jawa, "Jenenge sopo". Kejutan tersebut memicu reaksi meriah penonton di lokasi serta menjadi perbincangan hangat warganet di Tanah Air.

Kombinasi unsur tradisional dan musik kontemporer itu menunjukkan konsistensi No Na dalam mempertahankan ciri khas mereka, sekaligus memperkenalkan khazanah budaya Indonesia kepada penonton mancanegara.

Misi Membawa Budaya Indonesia ke Panggung Dunia

Esther menyatakan, membawa unsur Indonesia ke panggung internasional merupakan bagian dari tujuan No Na sejak grup ini terbentuk. Ia berharap semakin banyak masyarakat dunia yang mengenal Indonesia melalui kekayaan budaya dan talenta para pelaku seninya.

Menurut Esther, respons penonton yang ikut menyanyikan lagu-lagu No Na menjadi bukti bahwa karya mereka diterima lintas negara dan bahasa. Hal itu, lanjutnya, menjadi motivasi bagi grup untuk terus berkarya dan tampil di berbagai panggung internasional.

Sebelum tampil di HITC Los Angeles 2026, No Na juga telah mencuri perhatian publik melalui penampilan mereka di kanal musik asal Jepang, The First Take. Penampilan tersebut menjadi salah satu penanda perjalanan karier grup ini di industri musik Asia.

Dengan kembalinya No Na ke panggung Head in the Clouds untuk kedua kalinya, grup ini menegaskan posisinya sebagai salah satu representasi musisi Indonesia di festival berskala internasional. Lonjakan jumlah penonton pada edisi tahun ini menjadi bukti nyata bertumbuhnya basis penggemar mereka di luar negeri.

Ke depan, No Na menyatakan komitmennya untuk terus menghadirkan unsur Indonesia dalam setiap penampilan, baik melalui pemilihan lagu, lirik, maupun unsur visual di atas panggung.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User