Menhan Israel Tolak Kritikan AS: Tak Ada yang Bisa Mendikte Kami!

Tel Aviv, Apaberita.com – Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, dengan tegas menolak berbagai kritikan yang dilontarkan Amerika Serikat terhadap para pejabat Tel Aviv. Penolakan ini muncul menyus

Jul 08, 2026 - 00:15
0 0
Menhan Israel Tolak Kritikan AS: Tak Ada yang Bisa Mendikte Kami!

Tel Aviv, Apaberita.com – Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, dengan tegas menolak berbagai kritikan yang dilontarkan Amerika Serikat terhadap para pejabat Tel Aviv. Penolakan ini muncul menyusul sikap Israel yang konsisten menentang rencana kesepakatan damai antara AS dan Iran. Katz menekankan bahwa tidak ada pihak luar yang berhak mendikte kebijakan keamanan negaranya.

Peringatan Keras untuk Iran

Dalam sebuah wawancara dengan media lokal Israel pada Sabtu (20/6/2026), seperti dikutip Apaberita.com, Katz memperingatkan bahwa Israel akan merespons setiap serangan dari Iran dengan tindakan segera dan kekuatan penuh. Pernyataan itu ia sampaikan di tengah memanasnya perdebatan mengenai perundingan diplomatik antara Washington dan Teheran yang dinilai Israel sebagai ancaman langsung.

"Jika Iran menyerang kami, kami akan bertindak segera dan merespons dengan kekuatan. Tidak ada yang dapat memberitahu kami apa yang harus dilakukan, dan kami telah membuktikannya,"

tegas Katz sebagaimana dilaporkan media Israel, Channel 14. Komentar itu merupakan respons langsung terhadap tekanan AS agar Israel lebih menahan diri dalam menghadapi potensi agresi Iran dan tidak mengganggu proses diplomasi bilateral yang tengah berjalan.

Penolakan terhadap Diplomasi AS

Pejabat tinggi AS sebelumnya secara terbuka mengkritik pernyataan-pernyataan pejabat Israel yang menolak segala bentuk normalisasi hubungan dengan Iran. Washington menilai langkah tersebut melemahkan upaya stabilitas kawasan. Namun, Katz menegaskan kembali bahwa Israel tidak akan mengkompromikan haknya untuk mempertahankan diri.

Ketegangan antara kedua sekutu ini kian meningkat seiring kemajuan Iran dalam program nuklirnya. Israel memandang setiap kesepakatan yang tidak menjamin penghentian total program nuklir Teheran sebagai langkah yang terlalu lunak dan berbahaya bagi eksistensi negaranya. Perbedaan pandangan inilah yang memicu friksi terbuka antara Tel Aviv dan pemerintahan AS saat ini.

Kritik AS terhadap Israel, menurut sejumlah laporan yang diterima Apaberita.com, tidak hanya disalurkan melalui jalur diplomatik tertutup namun juga diungkapkan dalam forum publik. Menteri Luar Negeri AS sebelumnya menyebut bahwa penolakan Israel terhadap perundingan dengan Iran berpotensi merusak upaya perdamaian di Timur Tengah. Meski demikian, pernyataan Katz mencerminkan pandangan yang dominan di kalangan keamanan Israel, yaitu bahwa Iran hanya dapat dihentikan dengan kekuatan militer, bukan diplomasi.

Dengan pernyataan terbaru ini, Katz kembali mempertegas sikap Israel yang akan bertindak berdasarkan kalkulasi keamanannya sendiri, bebas dari dinamika politik global yang dianggap tidak mengakomodasi ancaman nyata yang dihadapi negaranya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hendra-wijaya

Editor Politik. Editor politik dan dinamika kekuasaan.

Comments (0)

User