Sep 16, 2026
Sumatera Utara

MEDAN — Pemko Proyeksikan Belanja APBD 2027 Capai Rp7,16 Triliun

Suasana hangat dan penuh khidmat mewarnai Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan pada Senin (14/9/2026). Dalam rapat paripurna yang krusia

MEDAN — Pemko Proyeksikan Belanja APBD 2027 Capai Rp7,16 Triliun

Suasana hangat dan penuh khidmat mewarnai Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan pada Senin (14/9/2026). Dalam rapat paripurna yang krusial tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Medan secara resmi memaparkan proyeksi rancangan keuangan daerah untuk masa depan kota. Di hadapan para wakil rakyat, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan Tahun Anggaran 2027.

Langkah strategis ini menjadi pijakan awal arah kebijakan dan pembangunan Kota Medan dalam beberapa tahun mendatang. Pemko Medan memproyeksikan alokasi belanja daerah sebesar Rp7,16 triliun lebih, sebuah nilai anggaran yang dirancang untuk menjawab berbagai tantangan perkotaan sekaligus mengakselerasi pemulihan serta pertumbuhan ekonomi lokal.

Fokus Pemanfaatan Anggaran pada 17 Program Prioritas

Anggaran bernilai triliunan rupiah tersebut tidak dialokasikan tanpa arah yang jelas. Wali Kota Medan menegaskan bahwa seluruh struktur belanja akan dikonsentrasikan untuk menyokong keberlanjutan 17 program prioritas pembangunan yang telah dicanangkan oleh pemerintah daerah.

Dalam pidatonya di rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, Rico Waas menggarisbawahi pentingnya distribusi anggaran yang adil, responsif, dan tepat sasaran bagi seluruh lapisan warga kota.

"Alokasi anggaran akan diarahkan secara proporsional untuk memperkuat berbagai sektor, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, percepatan pembangunan infrastruktur, hingga pemberdayaan UMKM dan pengelolaan lingkungan," tegas Rico Waas di hadapan pimpinan dan anggota dewan.

Kebutuhan dasar masyarakat tetap menjadi benteng utama dalam perencanaan anggaran kali ini. Sektor pendidikan dan kesehatan dirancang menerima porsi yang mampu menjamin peningkatan mutu layanan publik secara berkesinambungan. Sementara itu, percepatan infrastruktur difokuskan pada penanganan banjir dan perbaikan drainase kota yang selama ini menjadi aspirasi mendesak warga Medan.

Proyeksi Alokasi Strategis APBD Kota Medan 2027

Untuk memberikan gambaran yang transparan mengenai pemanfaatan belanja daerah senilai Rp7,16 triliun, Pemko Medan memetakan alokasi prioritas APBD 2027 ke dalam beberapa fokus utama:

Sektor Prioritas Fokus Utama Pembangunan
Pendidikan & Kesehatan Peningkatan sarana sekolah dan kualitas fasilitas layanan medis dasar.
Infrastruktur & Lingkungan Penanganan banjir, perbaikan jalan, serta pengelolaan sampah terpadu.
Ekonomi & UMKM Bantuan permodalan, pelatihan digitalisasi, dan pendampingan usaha kerakyatan.

Rico menekankan bahwa keberhasilan 17 program prioritas ini amat bergantung pada ketepatan eksekusi di lapangan. “Kebijakan anggaran bukan sekadar angka-angka matematis di atas kertas, melainkan wujud nyata komitmen moral pemerintah dalam memajukan harkat hidup warga Kota Medan,” tambah Rico dengan penuh penekanan emosional.

Sinergi Eksekutif dan Legislatif Demi Kesejahteraan Rakyat

Proyeksi belanja sebesar Rp7,16 triliun tentu memicu pembahasan mendalam antara pihak eksekutif dan legislatif. Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, bersama jajaran wakil rakyat dijadwalkan akan mengawal ketat pembahasan Ranperda APBD 2027 ini melalui berbagai tahapan pemandangan umum fraksi hingga komisi.

Sinergi yang harmonis antara Pemko Medan dan DPRD diharapkan mampu melahirkan instrumen APBD yang efisien, transparan, dan bebas dari pemborosan. Penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga menjadi pilar krusial untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global.

Dengan diproyeksikannya APBD 2027 ini, masyarakat Kota Medan menaruh harapan besar agar alokasi pembangunan tidak hanya berpusat pada fisik kota, melainkan juga menyentuh aspek kesejahteraan sosial dan kualitas hidup lingkungan secara menyeluruh.

Wali Kota Medan Rico Waas memaparkan Ranperda APBD 2027 dalam rapat paripurna DPRD. Anggaran bernilai Rp7,16 triliun lebih ini difokuskan untuk 17 program prioritas seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur penanganan banjir, hingga daya dukung UMKM.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS hendra-wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Comments (0)

User