Sep 16, 2026
Sumatera Utara

Medan — Mendikdasmen Pastikan Pembelajaran SMPN 16 Kembali Normal Penuh

Apaberita.com, Medan — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti memastikan seluruh proses kegiatan belajar mengajar di UPT SMP Nege

Medan — Mendikdasmen Pastikan Pembelajaran SMPN 16 Kembali Normal Penuh

Apaberita.com, Medan — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti memastikan seluruh proses kegiatan belajar mengajar di UPT SMP Negeri 16 Medan telah kembali berjalan penuh 100 persen secara tatap muka. Kepastian tersebut didapatkan setelah proyek revitalisasi gedung dan penataan lingkungan sekolah yang sempat lumpuh akibat bencana banjir rampung dikerjakan.

Peninjauan langsung dilakukan oleh Mendikdasmen Abdul Mu’ti di kompleks UPT SMP Negeri 16 Medan pada Senin, 14 September 2026. Dalam kunjungannya, ia melihat langsung sarana dan prasarana yang telah dipugar guna memastikan fasilitas pendidikan tersebut aman dan layak digunakan oleh seluruh peserta didik maupun tenaga pendidik.

“Pembangunan revitalisasi sekolah yang terdampak banjir ini selesai tepat pada waktunya, yakni pada bulan Agustus lalu. Seluruh kegiatan pembelajaran kini sudah berlangsung 100 persen dan tidak ada lagi metode daring,” tegas Abdul Mu’ti saat meninjau ruang-ruang kelas baru.

Kronologi dan Tahapan Pemulihan Fasilitas Sekolah

Lumpuhnya aktivitas di SMPN 16 Medan bermula dari musibah banjir besar yang merendam kawasan sekolah hingga ketinggian lebih dari satu meter. Penanganan komprehensif pun segera dirancang oleh pemerintah demi menjamin kelangsungan pendidikan siswa. Berikut adalah linimasa pemulihan sekolah tersebut:

  1. September 2025: Kawasan SMPN 16 Medan terendam banjir dengan ketinggian air melebihi satu meter yang merusak fasilitas ruang kelas, perlengkapan belajar, serta sarana administrasi sekolah.
  2. April 2026: Proyek revitalisasi dan rekonstruksi fisik sekolah resmi dimulai oleh pemerintah daerah dan kementerian terkait.
  3. Agustus 2026: Seluruh pekerjaan konstruksi fisik, pembenahan gedung, serta penataan halaman sekolah dinyatakan selesai tepat waktu.
  4. September 2026: Mendikdasmen meninjau langsung operasional sekolah dan memastikan sistem pembelajaran tatap muka telah pulih seutuhnya.

Rekayasa Lahan Cegah Ancaman Banjir Berulang

Kepala UPT SMP Negeri 16 Medan, Taripar Rudi Sihaloho, menjelaskan bahwa proyek perbaikan ini tidak hanya berfokus pada renovasi bangunan fisik yang rusak, melainkan juga rekayasa struktur tanah. Area lingkungan sekolah sebelumnya berada di elevasi yang cukup rendah sehingga sangat rentan menjadi daerah tangkapan air saat intensitas curah hujan tinggi.

“Sebelumnya posisi lahan sekolah kami sangat rendah, sehingga dalam proses revitalisasi ini dilakukan penimbunan dan peninggian tanah terlebih dahulu sebelum infrastruktur dibangun kembali,” jelas Taripar Rudi Sihaloho.

Menciptakan Ekosistem Belajar yang Aman dan Nyaman

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menambahkan bahwa pemulihan satuan pendidikan yang terdampak bencana alam memiliki dimensi yang lebih luas dari sekadar pemugaran gedung. Aspek psikologis, kenyamanan, serta jaminan keselamatan bagi siswa dan guru menjadi prioritas utama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Pemerintah menargetkan seluruh satuan pendidikan di wilayah rawan bencana di Indonesia memiliki kesiapan infrastruktur yang tangguh mitigasi. Dengan peninggian kontur tanah dan perbaikan sistem drainase di SMPN 16 Medan, para guru dan peserta didik diharapkan dapat menjalani rutinitas akademik tanpa dibayangi rasa cemas akan datangnya banjir susulan saat musim hujan tiba.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS hendra-wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Comments (0)

User