LRT Velodrome-Manggarai Diresmikan Agustus, Bakal Nyambung ke Dukuh Atas
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan bahwa jalur LRT Jakarta dari Velodrome hingga Manggarai akan segera diresmikan pada Agustus mendatang. Proyek strategis yang menelan investasi sebesar Rp12,
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan bahwa jalur LRT Jakarta dari Velodrome hingga Manggarai akan segera diresmikan pada Agustus mendatang. Proyek strategis yang menelan investasi sebesar Rp12,5 triliun ini diharapkan mampu mengurai kemacetan dan meningkatkan konektivitas transportasi umum di ibu kota. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan optimisme tersebut dalam acara Pencanangan Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Minggu (21/6).
Investasi Besar untuk Mobilitas Modern
Pembangunan LRT rute Velodrome–Manggarai bukan hanya soal penambahan jalur, melainkan bagian dari visi besar integrasi antarmoda. Dengan dana Rp12,5 triliun, proyek ini mencakup konstruksi elevated track, stasiun-stasiun baru, serta sistem persinyalan yang terhubung dengan moda transportasi lain seperti MRT, KRL Commuter Line, dan TransJakarta. Pengamat transportasi menilai investasi ini sebanding dengan dampak jangka panjang yang akan dirasakan warga Jakarta, terutama dalam mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.
“Pemerintah DKI Jakarta sudah memutuskan untuk LRT dari Velodrome sampai dengan Manggarai yang mudah-mudahan akan diresmikan pada bulan Agustus ini, yang jumlah investasinya 12,5 triliun,” ujar Pramono Anung di hadapan awak media.
Pernyataan tersebut menegaskan komitmen Pemprov DKI untuk terus mempercepat proyek-proyek transportasi massal, meskipun tantangan pembiayaan dan teknis kerap muncul. Menurut laporan Apaberita.com, progres fisik jalur ini sudah mencapai tahap akhir, dengan beberapa titik tengah menjalani uji coba sistem kelistrikan dan persinyalan.
Koneksi ke Dukuh Atas: Hub Transportasi Terpadu
Tak berhenti di Manggarai, Pemprov DKI juga merencanakan perpanjangan rute menuju Dukuh Atas. Kawasan ini disiapkan sebagai pusat transit terintegrasi yang menghubungkan LRT, MRT, KRL, dan bus TransJakarta. Dengan hadirnya LRT hingga Dukuh Atas, masyarakat dari Jakarta Timur dan sekitarnya bisa langsung terhubung ke jantung bisnis Sudirman-Thamrin tanpa perlu berganti moda berkali-kali.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, dalam kesempatan terpisah, menyebutkan bahwa desain teknis perpanjangan ini sudah masuk tahap finalisasi, dan pembangunan fisik akan dimulai setelah Velodrome–Manggarai beroperasi penuh. Integrasi ini juga sejalan dengan konsep pedestrian deck yang tengah dibangun di kawasan Dukuh Atas untuk memudahkan pejalan kaki berpindah antarmoda.
Dampak Positif bagi Warga Jakarta
Pengguna transportasi umum menyambut baik percepatan ini. LRT Jakarta yang sudah beroperasi dari Velodrome ke Kelapa Gading dianggap nyaman dan tepat waktu, sehingga ekspansi ke Manggarai tentu akan memperluas jangkauan manfaat. Selain mengurangi waktu tempuh, kehadiran LRT juga diharapkan menekan polusi udara dan meningkatkan kualitas hidup warga.
Apaberita.com mencatat, hingga Juni 2026, rata-rata okupansi LRT Jakarta terus meningkat, terutama pada jam sibuk. Dengan tersambungnya rute ke Manggarai dan nantinya ke Dukuh Atas, jumlah penumpang diprediksi naik hingga 40 persen pada tahun pertama operasi. Pemprov DKI pun bersiap menambah armada jika permintaan terus melonjak.
Harapan dan Tantangan
Meski target peresmian Agustus sudah di depan mata, sejumlah pihak mengingatkan perlunya memastikan keamanan dan kenyamanan operasional. Sertifikasi dari Kementerian Perhubungan, uji beban jembatan, serta integrasi tiket antarmoda menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sebelum komersialisasi. Namun, dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah, optimisme tetap kuat.
LRT Velodrome–Manggarai akan menjadi tonggak penting dalam sejarah transportasi Jakarta. Peresmiannya nanti bukan hanya seremoni, melainkan simbol keseriusan kota ini membangun ekosistem mobilitas yang cerdas dan inklusif. Warga Jakarta kini tinggal menunggu Agustus untuk merasakan langsung manfaat dari investasi triliunan rupiah ini.
Comments (0)