LCC Empat Pilar MPR RI Bali Diikuti Sembilan Sekolah, Ini Juaranya
Denpasar, Apaberita.com – Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Abraham Liyanto, secara resmi membuka Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Bali. Acara berlangsung di Bali Sunse
Denpasar, Apaberita.com – Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Abraham Liyanto, secara resmi membuka Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Bali. Acara berlangsung di Bali Sunset Road Convention Center (BSCC), Denpasar, pada Sabtu (4/7/2026).
Kegiatan ini merupakan wujud komitmen MPR RI dalam menanamkan dan memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan. Empat Pilar yang dimaksud meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika. Kali ini, sosialisasi dilakukan dengan metode yang lebih segar dan dekat dengan dunia pelajar, yakni melalui ajang kompetisi.
Landasan Hukum dan Tujuan Strategis
Dalam sambutannya, Abraham Liyanto menegaskan bahwa penyelenggaraan LCC Empat Pilar bukanlah kegiatan seremonial semata, melainkan amanat langsung dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD serta Tata Tertib MPR RI. Regulasi tersebut menugaskan Badan Sosialisasi MPR untuk memasyarakatkan Empat Pilar kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk segmen pelajar sebagai penerus bangsa.
“Kami tidak ingin nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hafalan di ruang kelas. Empat Pilar harus hidup dalam keseharian anak muda kita,” ujar Abraham di hadapan peserta dan undangan.
Pendekatan Kompetisi Terbukti Efektif
Abraham menyoroti hasil survei Litbang Kompas yang menunjukkan bahwa penyampaian materi kebangsaan melalui mekanisme lomba atau permainan lebih mudah diserap oleh generasi muda ketimbang metode sosialisasi konvensional seperti ceramah atau seminar satu arah.
"Pendekatan melalui kompetisi dinilai efektif menjangkau pelajar. Berdasarkan hasil survei Litbang Kompas, penyampaian materi kebangsaan melalui lomba lebih mudah diterima oleh generasi muda dibandingkan metode sosialisasi konvensional," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (5/7/2026).
LCC Empat Pilar tingkat Provinsi Bali tahun ini diikuti oleh sembilan sekolah menengah atas dan sederajat dari berbagai kabupaten/kota di Pulau Dewata. Para peserta harus melalui babak penyisihan yang ketat, menguji pengetahuan mereka tentang sejarah, konstitusi, wawasan kebangsaan, dan implementasi Empat Pilar dalam kehidupan bermasyarakat.
Meski persaingan berlangsung sengit, suasana tetap penuh antusiasme. Setiap tim menunjukkan persiapan matang dan semangat sportivitas yang tinggi. Dukungan dari guru pendamping dan sorakan penonton menambah semarak jalannya kompetisi.
Sayangnya, hingga laporan ini disusun, panitia belum merilis secara resmi daftar para juara. Informasi yang dihimpun Apaberita.com di lapangan menyebutkan bahwa proses penjurian masih berlangsung untuk memastikan akurasi skor dari seluruh babak. Publik, khususnya kontingen dari masing-masing sekolah, masih menantikan pengumuman pemenang utama yang akan segera disampaikan seusai rapat dewan juri.
MPR RI berharap, melalui LCC ini, para pelajar tidak hanya menjadi cerdas secara kognitif, tetapi juga tumbuh menjadi generasi penerus yang memiliki karakter kebangsaan kuat dan mampu mengamalkan Empat Pilar dalam perannya sebagai warga negara. Acara serupa rencananya akan terus digelar di provinsi lain sepanjang tahun 2026 untuk memperluas jangkauan sosialisasi.
Comments (0)