KULON PROGO, Apaberita.com — Pemerintah Kabupaten Kulon Progo resmi membuka rangkaian peringatan Hari Jadi ke-75 daerah tersebut. Momentum usia tiga perempat abad ini dimanfaatkan secara strategis oleh Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, untuk menegaskan arah kebijakan baru daerah yang berfokus pada percepatan pembangunan infrastruktur, perluasan investasi, penataan ruang publik modern, serta pemulihan ekonomi masyarakat secara inklusif.
Peringatan tahun ini dirancang berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya karena mengintegrasikan agenda kebudayaan lokal dengan akselerasi program pembangunan daerah jangka menengah dan panjang.
Transformasi dan Agenda Strategis Menuju Usia 75 Tahun
Bupati Agung Setyawan memaparkan bahwa keberadaan infrastruktur strategis nasional seperti Yogyakarta International Airport (YIA) di pesisir selatan Kulon Progo harus menjadi katalisator pertumbuhan yang nyata bagi warga lokal. Pemerintah kabupaten telah menyusun sejumlah tahapan krusial dalam agenda akselerasi tahun ini:
- Pembukaan Rangkaian HUT: Peluncuran tema dan identitas visual hari jadi sebagai simbol kebangkitan ekonomi dan kolaborasi masyarakat.
- Konsolidasi Iklim Investasi: Pembukaan akses kemudahan perizinan terpadu demi menarik investor sektor pariwisata, industri kreatif, dan manufaktur ramah lingkungan.
- Optimalisasi Infrastruktur Wilayah: Peningkatan konektivitas jalan penghubung kawasan pesisir, perbukitan Menoreh, serta pusat-pusat perdagangan rakyat.
- Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Komunitas: Penguatan kapasitas UMKM lokal melalui digitalisasi pasar dan fasilitasi akses permodalan tanpa agunan berbelit.
Empat Sektor Utama Jadi Prioritas Percepatan
Dalam arahannya, Bupati menggarisbawahi empat sektor vital yang akan digenjot sepanjang tahun anggaran berjalan. Pertama adalah sektor akselerasi pembangunan fisik yang terintegrasi antarkecamatan agar tidak terjadi kesenjangan antara wilayah selatan dan utara.
Kedua, sektor investasi daerah yang ditargetkan mampu menyerap ribuan tenaga kerja lokal. Ketiga, penyediaan ruang publik terbuka hijau yang ramah anak, lansia, serta disabilitas guna meningkatkan indeks kebahagiaan warga. Keempat, program ekonomi kerakyatan yang berbasis pada komoditas unggulan pertanian, perikanan, dan kerajinan.
"Peringatan hari jadi ke-75 ini bukan sekadar panggung seremonial belaka, melainkan pijakan awal transformasi besar Kulon Progo. Kita harus bergerak cepat, mempermudah investasi yang bertanggung jawab, mempercantik ruang publik kita, dan memastikan roda ekonomi berputar langsung di kantong-kantong masyarakat," tegas Bupati Agung Setyawan di hadapan jajaran OPD dan tokoh masyarakat.
Komitmen Kolaborasi Lintas Sektor
Pemerintah Kabupaten Kulon Progo juga melibatkan partisipasi aktif sektor swasta, akademisi, serta komunitas kreatif guna memastikan seluruh agenda perayaan dan program pembangunan berjalan transparan serta berdampak langsung. Penataan kawasan perkotaan Wates dan sekitarnya kini mulai digarap bertahap agar tampil lebih representatif sebagai etalase barat Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dengan semangat kebersamaan di usia ke-75, Pemkab Kulon Progo optimistis lompatan pembangunan dan kesejahteraan sosial dapat tercapai secara berkelanjutan.
Comments (0)