Sep 16, 2026
DI Yogyakarta

Empat Wisatawan Terseret Ombak Pantai Jungwok Gunungkidul, Satu Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL, Apaberita.com — Tragedi kecelakaan laut kembali menelan korban jiwa di kawasan pesisir selatan Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebanyak empat oran

Empat Wisatawan Terseret Ombak Pantai Jungwok Gunungkidul, Satu Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL, Apaberita.com — Tragedi kecelakaan laut kembali menelan korban jiwa di kawasan pesisir selatan Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebanyak empat orang wisatawan asal Sukoharjo dan Solo, Jawa Tengah, terseret ombak besar saat tengah asyik berswafoto di Pantai Jungwok, Kalurahan Jepitu, Kapanewon Girisubo, Kabupaten Gunungkidul. Insiden nahas ini mengakibatkan satu orang korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut bermula ketika rombongan pelancong memanfaatkan akhir pekan untuk menikmati panorama tebing karang dan hamparan pasir putih Pantai Jungwok. Namun, minimnya kewaspadaan terhadap fluktuasi pasang surut air laut berujung pada malapetaka ketika deburan ombak besar tiba-tiba menghantam lokasi tempat para korban berdiri.

Kronologi Kejadian di Bibir Pantai Jungwok

Berdasarkan keterangan saksi dan laporan dari tim SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul, peristiwa kecelakaan laut ini terjadi secara mendadak dengan tahapan peristiwa sebagai berikut:

  1. Pukul 09.30 WIB: Rombongan wisatawan tiba di kawasan Pantai Jungwok dan langsung menuju area bebatuan karang di pinggir pantai untuk mengabadikan momen berswafoto.
  2. Pukul 10.15 WIB: Empat korban berdiri terlalu dekat dengan jalur pecahan ombak meski kondisi perairan selatan sedang menunjukkan aktivitas gelombang tinggi.
  3. Pukul 10.20 WIB: Gelombang tinggi susulan menghantam kawasan bebatuan karang dengan keras, seketika menyeret keempat korban ke area perairan yang lebih dalam dan menjebak mereka dalam arus balik.
  4. Pukul 10.35 WIB: Petugas SAR gabungan bersama warga lokal meluncurkan operasi penyelamatan darurat untuk mengevakuasi seluruh korban dari pusaran ombak.
"Para wisatawan tersebut berdiri di area spot foto yang rawan terjangkau ombak pasang. Saat ombak besar datang menyapu, mereka kehilangan keseimbangan dan langsung terseret arus bawah ke tengah laut," ujar salah seorang saksi mata di sekitar lokasi kejadian.

Upaya Evakuasi dan Penanganan Medis

Melihat kejadian tersebut, tim SAR gabungan yang bersiaga di posko pemantauan segera melemparkan pelampung dan menerjunkan personel penyelamat ke perairan. Dari operasi cepat tersebut, tiga orang korban berhasil diselamatkan ke daratan dalam kondisi lemas dan mengalami luka ringan akibat goresan karang tajam.

Sayangnya, satu korban asal Solo dilaporkan terbentur material karang dan terlalu banyak menelan air laut saat terseret arus deras. Tim medis yang berupaya memberikan pertolongan resusitasi jantung paru (RJP) di tepi pantai menyatakan korban telah meninggal dunia sebelum sempat dilarikan ke fasilitas kesehatan rujukan terdekat.

Peringatan Keselamatan di Pesisir Selatan

Peristiwa tragis ini mempertegas pentingnya kesadaran wisatawan terhadap bahaya karakteristik pantai selatan Jawa yang terkenal dengan fenomena rip current atau arus robek. Koordinator SAR Satlinmas mengimbau masyarakat luas untuk selalu mematuhi rambu-rambu bahaya:

  • Patuhi Peringatan Petugas: Jangan mengabaikan bendera merah atau tanda bahaya yang telah dipasang di titik-titik rawan kecelakaan.
  • Waspadai Ombak Susulan: Hindari berfoto di atas batuan karang licin yang berhadapan langsung dengan laut lepas.
  • Perhatikan Kondisi Cuaca: Selalu cek prakiraan cuaca serta peringatan dini tinggi gelombang dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelum berwisata ke pantai.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User