Sep 16, 2026
Bengkulu

KPK Geledah Rumah Kontraktor di Bengkulu, Sita Dua Koper Dokumen

BENGKULU, Apaberita.com — Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi proyek pengadaan barang dan jasa di

KPK Geledah Rumah Kontraktor di Bengkulu, Sita Dua Koper Dokumen

BENGKULU, Apaberita.com — Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi proyek pengadaan barang dan jasa di wilayah Provinsi Bengkulu. Langkah tegas tersebut ditunjukkan melalui penggeledahan intensif di kediaman seorang kontraktor swasta, Adi Sumarta, yang berlokasi di kawasan Kelurahan Tanah Patah, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu, pada Minggu sore.

Aktivitas penyidik lembaga antirasuah di kediaman mewah tersebut menarik perhatian warga sekitar. Dengan pengawalan ketat aparat kepolisian bersenjata lengkap, tim penyidik menyisir sejumlah ruangan guna mengamankan berbagai alat bukti yang berkaitan langsung dengan kasus yang tengah ditangani.

Kronologi Penggeledahan di Kediaman Adi Sumarta

Operasi penggeledahan berlangsung selama beberapa jam dengan tahapan sistematis untuk memastikan seluruh dokumen penting tidak dihilangkan atau dimanipulasi oleh pihak terkait. Berikut rangkaian kronologinya:

  1. Pukul 14.00 WIB: Iring-iringan kendaraan penyidik KPK tiba di lokasi rumah kontraktor Adi Sumarta dengan pengamanan aparat kepolisian setempat.
  2. Pukul 14.30 WIB: Tim penyidik mulai memasuki area utama rumah dan memeriksa berkas-berkas di ruang kerja serta ruang arsip pribadi.
  3. Pukul 17.15 WIB: Proses pemeriksaan ruangan selesai, penyidik mulai mendata dan memilah dokumen yang memiliki nilai pembuktian materiil.
  4. Pukul 18.00 WIB: Tim penyidik KPK meninggalkan lokasi dengan membawa sejumlah barang sitaan yang telah disegel secara resmi.

Penyitaan Dua Koper Berisi Dokumen dan Catatan Keuangan

Dari penggeledahan yang berlangsung lebih dari empat jam tersebut, penyidik KPK berhasil membawa keluar dua koper besar yang diduga kuat berisi berkas transaksi perbankan, dokumen kontrak proyek, hingga catatan aliran dana ke sejumlah pihak.

"Penggeledahan ini merupakan bagian dari pengumpulan bukti untuk melengkapi berkas penyidikan perkara yang sedang berjalan. Seluruh barang bukti yang disita akan dianalisis secara mendalam," ungkap salah seorang sumber internal di lingkungan penegak hukum.

Penyidik memfokuskan pencarian bukti pada keterlibatan pihak rekanan dalam tender proyek strategis daerah. Beberapa poin penting yang menjadi fokus penggeledahan meliputi:

  • Dokumen lelang proyek: Berkas administratif terkait penetapan pemenang tender pengadaan barang dan jasa.
  • Catatan transaksi finansial: Rekening koran serta bukti transfer yang mengindikasikan adanya aliran dana tidak sah (kickback).
  • Perangkat elektronik: Gawai dan media penyimpanan digital milik pihak terkait guna mengekstrak komunikasi digital.

Komitmen KPK dalam Menuntaskan Kasus Korupsi Daerah

Penyelidikan intensif yang dilakukan komisi antirasuah di Bengkulu ini menegaskan komitmen penegakan hukum tanpa pandang bulu terhadap praktik kongkalikong antara birokrat dan pihak swasta. Praktik korupsi dalam sektor pengadaan dinilai telah merugikan keuangan negara sekaligus menghambat pemerataan pembangunan infrastruktur di daerah.

Setelah penggeledahan ini, penyidik KPK dijadwalkan memanggil sejumlah saksi kunci, termasuk Adi Sumarta, guna mengonfirmasi barang bukti yang disita. Publik menanti langkah penetapan tersangka baru yang berpotensi menyeret pejabat daerah serta aktor-aktor lain yang turut menikmati aliran dana haram tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bagus-nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Comments (0)

User