Kondisi Taman Tarumajaya yang Memprihatinkan
Kabupaten Bekasi – Sebuah taman publik di kawasan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, kini berubah fungsi secara ironis menjadi tempat pembuangan sampah liar. Ruang terbuka hijau yang semestinya menjadi
Kabupaten Bekasi – Sebuah taman publik di kawasan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, kini berubah fungsi secara ironis menjadi tempat pembuangan sampah liar. Ruang terbuka hijau yang semestinya menjadi paru-paru kota dan tempat rekreasi warga justru dipenuhi tumpukan limbah rumah tangga yang menggunung.
Berdasarkan pantauan Apaberita.com di lokasi, kondisi taman sangat memprihatinkan. Sampah plastik, sisa makanan, popok bayi, hingga perabotan rumah tangga bekas terlihat berserakan di berbagai sudut taman. Bau tak sedap menyengat dan lalat beterbangan di sekitar tumpukan sampah yang dibiarkan membusuk. Beberapa bagian taman yang dulu ditanami rumput hijau dan tanaman hias kini tertutup seluruhnya oleh limbah rumah tangga.
"Dulu taman ini bersih dan sering dipakai anak-anak bermain. Sekarang sudah jadi tempat buang sampah warga sekitar. Kami sudah sering melapor, tapi belum ada tindakan tegas," ujar Sutarno (45), warga setempat, saat ditemui Apaberita.com, Selasa (25/5/2026).
Warga lainnya, Rini (32), mengeluhkan dampak kesehatan yang mulai dirasakan keluarganya. "Anak saya jadi sering batuk dan gatal-gatal. Kami khawatir ini akan menimbulkan penyakit. Apalagi musim hujan, sampah hanyut dan mencemari saluran air," katanya dengan nada cemas.
Akibat Minimnya Kesadaran dan Fasilitas?
Kondisi ini diduga terjadi karena minimnya kesadaran warga dalam membuang sampah pada tempatnya, ditambah kurangnya fasilitas pengelolaan sampah di tingkat lingkungan. Beberapa warga mengaku tidak memiliki akses ke tempat pembuangan sementara (TPS) yang memadai, sehingga memilih jalan pintas dengan membuang sampah di taman. Akibatnya, area yang seharusnya menjadi ruang publik yang asri justru berubah menjadi sumber penyakit dan pencemaran lingkungan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi yang dikonfirmasi Apaberita.com mengakui adanya persoalan tersebut. "Kami sudah menerima laporan dan akan segera melakukan pembersihan serta penegakan aturan. Taman harus difungsikan kembali sebagaimana mestinya. Kami juga akan menambah armada pengangkut sampah di wilayah Tarumajaya," ujarnya. Pihaknya mengimbau agar masyarakat turut bertanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan. "Tanpa partisipasi warga, masalah ini tidak akan selesai. Sampah bukan hanya urusan pemerintah, tapi juga tanggung jawab kita bersama," tambahnya.
Darurat Sampah di Bekasi
Fenomena taman yang beralih fungsi menjadi TPS liar ini bukanlah kasus pertama di Bekasi. Di beberapa wilayah lain, ruang publik kerap disalahgunakan untuk pembuangan sampah sembarangan. Hal ini menunjukkan darurat pengelolaan sampah yang perlu segera ditangani secara sistemik, tidak hanya melalui pembersihan insidental, tetapi juga lewat perubahan perilaku dan penyediaan infrastruktur yang memadai.
Pengamat lingkungan dari Universitas Indonesia, Dr. Andi Prasetyo, menyebut bahwa persoalan sampah di kawasan perkotaan seperti Bekasi memerlukan pendekatan dari hulu ke hilir. "Pemerintah harus menyediakan infrastruktur yang memadai, tetapi juga harus ada edukasi dan penegakan hukum. Jika dibiarkan, sampah bukan hanya merusak estetika kota, tapi juga mengancam kesehatan dan lingkungan," jelasnya.
Apaberita.com akan terus memantau perkembangan penanganan taman di Tarumajaya ini. Warga berharap taman dapat segera dibersihkan dan kembali hijau seperti sedia kala, agar anak-anak dan keluarga bisa menikmati ruang terbuka yang bersih dan sehat.
Comments (0)