Kenneth Tinjau Saluran Air Jakbar, Beri Bantuan Warga Disabilitas

JAKARTA — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan saluran air di kawasan Duri Kepa, Kecamatan...

Jul 19, 2026 - 05:42
0 1
Kenneth Tinjau Saluran Air Jakbar, Beri Bantuan Warga Disabilitas

JAKARTA — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan saluran air di kawasan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Jumat (18/7/2026). Dalam kunjungan kerja tersebut, legislator Fraksi PDI Perjuangan ini tidak hanya memantau aspek teknis proyek infrastruktur, namun juga menyempatkan diri untuk menyerap aspirasi warga dan memberikan bantuan kepada penyandang disabilitas di sekitar lokasi pembangunan.

Peninjauan ini merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD DKI Jakarta terhadap penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Kenneth hadir didampingi oleh perwakilan Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta, pihak kelurahan, serta Ketua RW dan RT setempat. Proyek perbaikan saluran air di Duri Kepa dinilai krusial mengingat wilayah tersebut kerap menjadi langganan genangan saat musim penghujan tiba.

Pemantauan Progres dan Serapan Anggaran

Berdasarkan keterangan yang diperoleh di lapangan, proyek saluran air yang tengah dikerjakan mencakup pengerukan sedimentasi, perbaikan dinding turap, serta pelebaran dimensi saluran untuk meningkatkan kapasitas tampung air. Kenneth menyatakan bahwa pekerjaan fisik telah mencapai lebih dari 65 persen dan ditargetkan rampung pada awal Agustus 2026. "Kami memastikan pengerjaan saluran air ini berjalan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam dokumen kontrak. Tidak boleh ada penyimpangan kualitas material maupun volume pekerjaan," tegasnya saat memberikan keterangan kepada awak media di sela-sela peninjauan.

Kenneth mengungkapkan bahwa total anggaran yang dialokasikan untuk proyek ini mencapai Rp 4,8 miliar. Dana tersebut bersumber dari APBD DKI Jakarta dan dikelola oleh Dinas SDA melalui mekanisme e-katalog. Ia menekankan pentingnya pengawasan berlapis agar tidak terjadi kebocoran anggaran yang dapat merugikan kepentingan publik. "Setiap rupiah uang rakyat harus dipertanggungjawabkan. Kami di DPRD akan terus mengawal hingga proyek ini tuntas dan berfungsi optimal," tambahnya.

Interaksi dengan Warga dan Temuan Lapangan

Selama menelusuri area proyek, Kenneth aktif berdialog dengan warga sekitar. Sejumlah warga menyampaikan keluhan terkait aroma tidak sedap yang timbul selama proses pengerukan lumpur, serta kemacetan lalu lintas lokal akibat penyempitan jalan oleh material proyek. Menurut Kenneth, persoalan-persoalan teknis semacam itu merupakan dinamika wajar dalam setiap pembangunan dan dapat diselesaikan melalui koordinasi intensif antara kontraktor pelaksana, pengawas lapangan, dan masyarakat. "Saya sudah meminta kontraktor untuk mempercepat pengangkutan lumpur hasil kerukan dan memasang rambu-rambu pengaman yang lebih memadai. Kenyamanan warga tetap prioritas," ujarnya.

Selain menyerap keluhan, Kenneth menerima masukan dari warga mengenai perlunya penambahan titik lampu penerangan di sepanjang saluran air yang baru direvitalisasi. Ia berjanji akan mengoordinasikan permintaan tersebut dengan Dinas Perindustrian dan Energi (PE) Provinsi DKI Jakarta pada rapat kerja komisi berikutnya.

Komitmen Bantuan bagi Penyandang Disabilitas

Puncak dari kunjungan kerja Kenneth adalah saat ia mendatangi kediaman seorang warga penyandang disabilitas yang tinggal tak jauh dari lokasi proyek. Warga tersebut diketahui mengalami keterbatasan fisik sehingga kesulitan mengakses fasilitas publik. Dalam pertemuan itu, Kenneth mendengarkan secara saksama berbagai kesulitan yang dihadapi oleh warga bersangkutan, mulai dari aksesibilitas lingkungan hingga kebutuhan alat bantu mobilitas.

Kenneth menegaskan komitmennya untuk membantu penyandang disabilitas di Duri Kepa melalui skema bantuan sosial yang tersedia di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ia menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Sudin Sosial Jakarta Barat agar warga tersebut mendapatkan kursi roda serta bantuan pemenuhan kebutuhan dasar lainnya. "Kepedulian terhadap kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas, harus menjadi perhatian bersama. Negara wajib hadir untuk mereka. Saya pastikan dalam minggu depan bantuan sudah bisa disalurkan," tegasnya.

Kenneth menambahkan bahwa dirinya telah menginstruksikan stafnya untuk melakukan pendataan terhadap penyandang disabilitas lain di Kelurahan Duri Kepa dan kelurahan-kelurahan sekitarnya yang belum terjangkau program bantuan Pemprov DKI. Ia berencana menjadikan isu ini sebagai salah satu pokok bahasan dalam rapat kerja Komisi E DPRD DKI Jakarta yang membidangi kesejahteraan sosial. "Pendekatan kita harus inklusif. Pembangunan infrastruktur tidak boleh mengabaikan dimensi sosial," pungkasnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User