Kemendikdasmen Perpanjang Pendaftaran TKA Jenjang SMA Tiga Pekan
Ruang pengumuman daring Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendadak berubah lebih ramai dari biasanya. Pada Senin (18/5/2026), keme
Ruang pengumuman daring Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendadak berubah lebih ramai dari biasanya. Pada Senin (18/5/2026), kementerian secara resmi mengumumkan bahwa pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat diperpanjang selama tiga pekan. Keputusan ini diambil menyusul tingginya animo siswa dan sejumlah kendala teknis yang muncul pada masa pendaftaran awal.
Perpanjangan ini sekaligus memajukan jadwal pendaftaran yang semula dijadwalkan berakhir pada pekan kedua Mei. Kini, portal resmi pendaftaran akan tetap dibuka hingga 8 Juni 2026. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih luas bagi siswa kelas XII yang belum sempat mendaftar, terutama dari daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T) yang kerap terkendala akses internet dan informasi.
Mengapa Kemendikdasmen Perpanjang Masa Daftar?
Berdasarkan data sementara yang dihimpun oleh Pusat Asesmen Pendidikan (PAP), per 16 Mei 2026, tercatat baru 68 persen dari total kuota peserta TKA jenjang SMA yang terisi. Angka ini dianggap rendah jika dibandingkan dengan persentase pendaftaran jenjang SMP yang telah menyentuh 82 persen pada periode yang sama. Kesenjangan itu memicu evaluasi internal di Kemendikdasmen.
Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Anindito Aditomo, dalam konferensi pers virtual menjelaskan, "Kami mendengar langsung keluhan dari banyak sekolah, terutama di wilayah Indonesia timur. Beberapa di antaranya bahkan baru mendapatkan informasi teknis pada pekan ini. Memperpanjang tiga pekan adalah langkah afirmatif agar tidak ada anak yang kehilangan haknya untuk mengikuti asesmen ini."
Selain faktor geografis dan keterbatasan informasi, kendala teknis juga menjadi penyebab. Sejumlah pengguna melaporkan bahwa portal pendaftaran TKA sempat mengalami error server pada jam-jam sibuk, sehingga banyak calon peserta gagal menyelesaikan proses unggah dokumen. Laporan itu masuk melalui kanal aduan resmi Kemendikdasmen maupun media sosial.
Sambutan dan Kekhawatiran Dari Sekolah
Perpanjangan ini disambut lega oleh kalangan pendidik. Muhadi, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA Negeri 3 Surabaya, mengaku sekitar 12 persen siswa kelas XII di sekolahnya belum mendaftar karena terkendala verifikasi Nomor Induk Siswa Nasional (NISN). "Ini kabar baik. Sejak sistem berganti ke platform baru, beberapa data siswa perlu sinkronisasi ulang. Tiga pekan cukup untuk memastikan seluruh siswa kami bisa terdaftar," ujarnya saat dihubungi terpisah.
Namun, di sisi lain, perpanjangan masa pendaftaran juga memunculkan pertanyaan tentang potensi penundaan jadwal pelaksanaan tes. Sejumlah guru bimbingan konseling menyuarakan kekhawatiran bahwa mundurnya batas pendaftaran akan berdampak pada persiapan mental siswa. TKA sendiri merupakan asesmen pengganti Ujian Nasional yang bersifat opsional namun penting untuk pemetaan mutu pendidikan dan pertimbangan masuk perguruan tinggi.
Menanggapi hal itu, Kemendikdasmen memastikan bahwa jadwal pelaksanaan TKA tetap sesuai rencana, yakni pada 21–25 Juli 2026. "Tidak ada perubahan jadwal tes. Perpanjangan pendaftaran tidak memengaruhi waktu pelaksanaan karena sistem kami sudah siap memproses data secara paralel dengan persiapan logistik ujian," tegas Plt. Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat, Anang Ristanto.
Implikasi Terhadap Kebijakan Pendidikan
Kebijakan perpanjangan ini bukan sekadar soal angka partisipasi. Pengamat pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta, Dr. Retno Listyarti, memandang langkah Kemendikdasmen sebagai sinyal perbaikan ekosistem asesmen nasional. "TKA masih dalam fase transisi menuju sistem yang benar-benar mapan. Perpanjangan ini menunjukkan bahwa kementerian bersikap adaptif. Namun, yang harus dikawal adalah bagaimana memastikan kualitas pelaksanaan tetap terjaga meski waktu persiapan singkat," katanya.
Senada dengan itu, Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Ubaid Matraji, menekankan pentingnya transparansi data selama masa perpanjangan. "Kami mendorong Kemendikdasmen untuk membuka dashboard publik yang menunjukkan progres pendaftaran per provinsi. Ini penting agar publik dapat ikut mengawal dan memastikan tidak ada manipulasi data peserta," ujarnya.
Kemendikdasmen sendiri mengklaim telah memperkuat infrastruktur server pendaftaran dengan menambah kapasitas cloud dan memperluas pita lebar. Selain itu, kementerian juga menggandeng dinas pendidikan provinsi untuk menggelar posko pendaftaran di daerah yang minim akses internet. Posko-posko tersebut akan beroperasi mulai pekan depan di lebih dari 200 titik yang tersebar di 24 provinsi.
Angka, Target, dan Harapan
Hingga berita ini diturunkan, total pendaftar TKA jenjang SMA sudah menembus angka 587.000 peserta dari target nasional sebanyak 860.000 peserta. Dengan perpanjangan tiga pekan, Kemendikdasmen optimistis target tersebut bisa tercapai, bahkan terlampaui. Perbandingan data menunjukkan bahwa pendaftaran pada jenjang SMA di wilayah Jawa dan Bali sudah di atas 75 persen, sedangkan Maluku dan Papua masih di bawah 45 persen.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, Agus Krey, menyatakan bahwa pihaknya akan memanfaatkan masa perpanjangan ini untuk melakukan pendampingan intensif ke sekolah-sekolah di kabupaten pegunungan. "Kami sudah membentuk tim yang akan turun langsung membantu siswa mendaftar. Transportasi dan sinyal adalah masalah utama, tetapi kami berkomitmen agar tidak ada satu pun siswa tertinggal," pungkasnya.
Bagi para siswa, perpanjangan tiga pekan ini menjadi kesempatan emas untuk mempersiapkan diri lebih matang. Meski TKA bukan syarat wajib kelulusan, hasil tes ini tetap dinantikan banyak perguruan tinggi negeri sebagai pertimbangan jalur seleksi prestasi. Dengan demikian, geliat pendaftaran yang kembali memuncak di portal resmi Kemendikdasmen menjadi cermin betapa pentingnya asesmen ini bagi masa depan pendidikan menengah di Indonesia.
[SOCIAL_TWEET]: Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA resmi diperpanjang tiga pekan hingga 8 Juni 2026! Kemendikdasmen buka posko pendaftaran di 200+ titik demi pastikan akses bagi seluruh siswa, terutama di daerah 3T. Yuk daftar sekarang! #TKA2026 #PendidikanIndonesia[SOCIAL_TG]: 📢 Update Penting! Kemendikdasmen perpanjang pendaftaran TKA SMA 3 pekan, batas akhir 8 Juni 2026. Jadwal tes tetap 21–25 Juli. Ada 200+ posko daftar di 24 provinsi, jangan sampai ketinggalan! 🏫📚
Comments (0)