Cyber Breaker Season 3 Gaet 916 Peserta, Perkuat SDM Digital Indonesia

Kompetisi keamanan siber Cyber Breaker Competition Season 3 berhasil mencatatkan angka partisipasi yang signifikan dengan menarik 916 peserta atau setara 4

Jul 17, 2026 - 18:07
0 0
Cyber Breaker Season 3 Gaet 916 Peserta, Perkuat SDM Digital Indonesia

Kompetisi keamanan siber Cyber Breaker Competition Season 3 berhasil mencatatkan angka partisipasi yang signifikan dengan menarik 916 peserta atau setara 458 tim dari berbagai penjuru Indonesia. Ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Peris.ai Cybersecurity bersama RRQ ini menjadi bukti nyata antusiasme generasi muda terhadap industri keamanan siber yang semakin strategis di era transformasi digital.

Pelaksanaan kompetisi tahun ini berlangsung dengan format yang lebih matang dan terstruktur dibandingkan dua edisi sebelumnya. Setiap tim yang mendaftar dipastikan telah memiliki kemampuan teknis dasar di bidang cybersecurity, sehingga persaingan berlangsung ketat sejak babak penyisihan. Peserta tidak hanya berasal dari kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Yogyakarta, tetapi juga dari daerah-daerah yang selama ini jarang terdengar di kancah kompetisi teknologi nasional.

Jembatan Antara Dunia Pemerintah dan Sektor Bisnis

Salah satu fokus utama Cyber Breaker Season 3 adalah menjembatani kesenjangan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) digital antara sektor pemerintah dan dunia bisnis. Kedua sektor ini menghadapi tantangan serupa berupa kelangkaan tenaga ahli cybersecurity yang kompeten, sementara ancaman siber terus meningkat dari tahun ke tahun.

Menurut penyelenggara, kompetisi ini tidak sekadar menjadi arena adu kemampuan teknis, melainkan juga berfungsi sebagai talent scouting ground bagi perusahaan dan instansi pemerintah yang membutuhkan profesional keamanan siber. Beberapa pemenang dari edisi sebelumnya telah mendapatkan tawaran kerja dari perusahaan teknologi besar dan lembaga negara yang sedang memperkuat infrastruktur digitalnya.

"Kami melihat bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam bidang cybersecurity, namun masih ada gap yang cukup lebar antara kebutuhan industri dan ketersediaan talenta yang siap kerja. Melalui Cyber Breaker, kami ingin mempercepat proses pencetakan SDM digital yang berkualitas," ujar perwakilan Peris.ai Cybersecurity dalam keterangan resminya.

Format Kompetisi dan Tantangan yang Dihadapi Peserta

Cyber Breaker Season 3 menghadirkan serangkaian tantangan yang dirancang untuk menguji kemampuan peserta dalam berbagai aspek keamanan siber. Mulai dari penetration testing, digital forensics, analisis malware, hingga simulasi serangan dan pertahanan terhadap infrastruktur kritis. Setiap tantangan disusun oleh tim profesional yang telah berpengalaman menangani insiden keamanan siber di level internasional.

  • Babak Penyisihan: Menguji kemampuan dasar peserta dalam mengidentifikasi kerentanan sistem dan melakukan eksploitasi secara etis.
  • Babak Perempat Final: Fokus pada simulasi serangan terhadap aplikasi web dan analisis celah keamanan.
  • Babak Semi Final: Melibatkan tantangan keamanan jaringan dan infrastruktur cloud.
  • Babak Grand Final: Simulasi penuh penanganan insiden keamanan siber pada skala enterprise.

Kolaborasi Strategis dengan RRQ

Keterlibatan RRQ sebagai salah satu penyelenggara membawa warna berbeda dalam kompetisi ini. Dikenal sebagai salah satu organisasi esports terbesar di Indonesia, RRQ tidak hanya membantu dari sisi promosi dan penjaringan peserta, tetapi juga memberikan pendekatan yang lebih inklusif terhadap komunitas gamer yang memiliki minat di bidang teknologi. Banyak peserta yang mengaku bahwa keterlibatan RRQ membuat kompetisi terasa lebih dekat dengan generasi muda.

Kolaborasi ini juga menjadi sinyal positif bahwa dunia esports dan cybersecurity memiliki keterkaitan erat, terutama dalam hal pengembangan skill teknis seperti problem solving, kerja sama tim, dan kemampuan berpikir analitis. Banyak profesional cybersecurity yang berawal dari latar belakang gaming dan competitive programming.

Dampak dan Harapan ke Depan

Dengan total 458 tim yang bertanding, Cyber Breaker Season 3 diharapkan mampu menghasilkan talenta-talenta baru yang siap mengisi kebutuhan industri. Data dari penyelenggara menunjukkan bahwa lebih dari 60 persen peserta berasal dari kalangan mahasiswa dan fresh graduate, yang mengindikasikan bahwa minat terhadap cybersecurity semakin tumbuh di kalangan akademisi.

Ke depan, penyelenggara berkomitmen untuk memperluas jangkauan kompetisi hingga ke tingkat regional Asia Tenggara. Harapannya, Indonesia tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga mampu mengekspor talenta cybersecurity ke pasar internasional yang selama ini didominasi oleh negara-negara seperti India, Filipina, dan Singapura.

Penutup

Cyber Breaker Competition Season 3 membuktikan bahwa ekosistem keamanan siber Indonesia terus bergerak maju. Partisipasi 916 peserta dari berbagai daerah menjadi indikator bahwa kesadaran akan pentingnya cybersecurity sudah mulai merata. Dengan dukungan kolaborasi antara sektor swasta, komunitas esports, dan pemerintah, masa depan SDM digital Indonesia tampak semakin cerah.

[SOCIAL_TWEET]: Kompetisi keamanan siber Cyber Breaker Season 3 berhasil menarik 916 peserta dari seluruh Indonesia! Ajang ini menjembatani kebutuhan SDM digital antara pemerintah dan sektor bisnis. #CyberBreaker #SDMIndonesia #Cybersecurity[SOCIAL_TG]: 🔐🛡️ Cyber Breaker Season 3 gaet 916 peserta! Talenta cybersecurity Indonesia makin bersinar! 🇮🇩✨

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User