BANDUNG, Apaberita.com — Industri alas kaki lokal kembali menorehkan prestasi membanggakan di panggung internasional. CV Fortuna Shoes, produsen sepatu asal Bandung, Jawa Barat, berhasil menembus empat pasar ekspor utama dunia, yakni Jepang, Inggris, Korea Selatan, dan Jerman. Keberhasilan ekspansi global ini didorong oleh pemanfaatan fasilitas tarif preferensi serta keunggulan mutu produk buatan tangan lokal.
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri secara langsung menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian dan konsistensi kualitas yang ditunjukkan Fortuna Shoes dalam mempertahankan standar manufaktur kelas dunia.
Kronologi dan Strategi Perluasan Pasar Ekspor
Keberhasilan CV Fortuna Shoes menjangkau pasar negara maju tidak terlepas dari langkah strategis perusahaan dalam memanfaatkan kesepakatan dagang internasional. Berikut adalah alur dan tahapan penting dalam pengembangan pasar ekspor tersebut:
- Optimalisasi Tarif Preferensi: Perusahaan memanfaatkan skema fasilitas tarif preferensi melalui berbagai perjanjian perdagangan bebas (Free Trade Agreement/FTA) guna meningkatkan daya saing harga di negara mitra seperti Jepang dan Korea Selatan.
- Penguatan Standar Mutu: Mempertahankan nilai tradisional dan keterampilan pengerjaan tangan (craftsmanship) yang presisi sehingga mampu memenuhi standar ketat pasar Eropa seperti Inggris dan Jerman.
- Sinergi Promosi Ekspor: Menjalin kerja sama berkelanjutan dengan Kementerian Perdagangan untuk memperluas akses pasar melalui penjajakan kesepakatan bisnis.
Peran Perwakilan Dagang dan Fasilitasi Business Matching
Kementerian Perdagangan terus berupaya membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha domestik. Pemerintah berkomitmen mengoptimalkan instrumen perdagangan di luar negeri guna mempertemukan produsen lokal dengan calon pembeli potensial.
“Kementerian Perdagangan mengoptimalkan peran perwakilan perdagangan (perwadag), baik Atase Perdagangan maupun Indonesian Trade Promotion Center (ITPC). Melalui fasilitasi berbagai business matching dan business pitching, pelaku usaha lokal dapat terhubung langsung dengan buyer potensial,” tegas Wamendag Dyah Roro Esti saat berkunjung ke Bandung.
Pemerintah mendorong Fortuna Shoes memanfaatkan jejaring perwadag tersebut agar penetrasi pasar ke negara-negara non-tradisional lainnya dapat terus berkembang secara terukur dan berkelanjutan.
Peluang Strategis Melalui Trade Expo Indonesia
Sebagai langkah lanjutan penguatan pasar internasional, CV Fortuna Shoes dipastikan turut serta dalam ajang pameran dagang bergengsi Trade Expo Indonesia (TEI). Perusahaan akan tergabung dalam paviliun stan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memperluas kemitraan dagang.
- Peluang Transaksi Langsung: TEI menjadi sarana strategis bagi pelaku usaha lokal untuk melakukan business matching langsung di lokasi pameran bersama delegasi pembeli mancanegara.
- Rekam Jejak Partisipasi Global: Berkaca pada penyelenggaraan TEI sebelumnya yang sukses mencatatkan kehadiran 8.045 buyer internasional, ajang ini dinilai sangat efektif mengerek performa ekspor nasional.
- Kolaborasi Lintas Lembaga: Integrasi antara pemerintah daerah dan pusat menjadi motor penggerak percepatan UMKM naik kelas menuju skala ekspor.
Menjaga Warisan Kualitas Sejak 1969
Didirikan di Bandung pada tahun 1969, CV Fortuna Shoes memegang teguh tiga pilar utama dalam proses produksinya, yakni tradition (tradisi), craftmanship (keahlian tangan), dan quality (kualitas prima). Penerapan metode pembuatan sepatu klasik dengan durabilitas tinggi membuktikan bahwa produk kriya Indonesia mampu bersaing secara setara dengan merek premium global.
Kementerian Perdagangan berharap keberhasilan Fortuna Shoes dapat menjadi inspirasi bagi produsen lokal lainnya untuk terus berinovasi, memanfaatkan fasilitas kemudahan dagang internasional, dan membawa produk buatan Indonesia semakin mendunia.
Comments (0)